Prologue


Title: Matchmaker

Rated: T possible M

Couple: Yunjae and others

Warn: GS!

Summary: Namanya Kim Jaejoong, matchmaker yang sudah tidak perlu ditanyakan lagi kehebatannya. Sudah banyak pasangan yang menikah karenanya. Tapi, bagaimana ketika suatu saat mantan suaminya menjadi kliennya?

Prologue | Chapter 1 | Chapter 2 | Chapter 3 | Chapter 4 | Chapter 5 | Chapter 6 | Chapter 7

”Maaf boo, bukannya aku tidak mencintaimu lagi, tapi kau terlalu sibuk. Kau selalu lebih memikirkan klienmu daripada diriku bahkan ketika kita bersama,” ujar namja pemilik mata musang yang sedang menatap ke arah seorang yeojya yang sedang duduk di atas sofa. Namja itu berdiri dan memandang dengan ekspresi sendu.

Sang yeojya masih menundukkan kepala, mencoba merenungkan perkataan suaminya. ”Yunnie, aku –”

Drrt. Drrt.

Ponsel yeojya itu yang terletak di atas sofa bergetar. Melihat siapa yang meneleponnya, yeojya itu segera mengambil ponselnya. ”Bentar Yun, aku angkat telepon ini dulu.”

Namja itu hanya bisa menghela nafas melihat istrinya kembali mengabaikannya karena mengurusi kliennya. Merasa sedikit kesal, namja itu akhirnya menarik ponsel itu dari telinga istrinya dan menekan tombol merah. ”Yun!” tegur sang yeojya.

Yeojya itu terlihat cantik meskipun sedang marah. Mata doe-nya yang bening memancarkan amarah, bibir merahnya yang dimajukan membuatnya terlihat imut, dan pipinya yang digembungkan membuat dirinya terlihat menggemaskan. Biasanya dengan cara itu sang namja akan mengalah, tapi tidak hari ini. Hari ini, dia harus meluruskan semuanya. ”Dengar boo, aku sudah tidak marah ketika kau melupakan hari ulang tahun pernikahan kita karena kau harus mengurus pernikahan Kyuhyun waktu itu. Tapi aku sudah tidak tahan ketika kau tidak bisa datang ke acara Changmin hanya karena apa? Karena kau harus mengurusi klienmu LAGI!”

Semua keluh kesah namja itu dikeluarkannya kepada sang yeojya. Dia sudah tidak bisa menahan semua emosi yang sudah ditimbunnya selama ini. Keheningan menerpa mereka. Sang yeojya terlihat merenung, memikirkan bahwa apa yang dikatakan sang namja ada benarnya. Helaan nafas kemudian keluar dari suaminya. ”Kurasa lebih baik kita berpisah saja boo,” ujarnya dengan pelan.

”Maksudmu apa, Yun?” tanya yeojya itu dengan ragu-ragu. Dia berharap bahwa sang suami tak akan mengatakan apa yang sedang dia pikirkan saat ini.

”Kita cerai.”

.

.

Matchmaker

”Prologue”

by eL-ch4n

15.04.2012

.

.

Namanya adalah Kim Jaejoong. Seorang yeojya yang berusia 27 tahun, memiliki mata doe yang bening, pipi sedikit chubby, wajah yang cantik, dan bibir yang merah menggoda. Tubuhnya ramping dan ideal, membuat beberapa yeojya cukup iri dengan lekuk tubuhnya. Tutur katanya sopan dan ramah. Senyum yang dipancarkannya selalu menunjukkan kehangatannya. Dia adalah salah seorang matchmaker yang bekerja di perusahaan ’Bolero’ yang dimiliki oleh pasangan suami istri Tan Hankyung dan Tan Heechul.

”Terima kasih untuk bantuannya selama ini Jaejoong-shi. Akhirnya aku berhasil menemukan yeojya yang sesuai denganku.” Seorang namja berbadan tegap dengan jidat yang sedikit lebar sedang merangkul pundak seorang yeojya yang berwajah imut.

Jaejoong menggelengkan kepalanya dengan sebuah senyum di wajahnya. ”Ani, saya justru berterima kasih pada anda Yoochun-shi karena anda bersedia memakai jasa saya,” ujar Jaejoong dengan lembut. Dia menundukkan kepalanya hingga bertemu dengan meja untuk menunjukkan rasa hormatnya.

Tindakannya mendatangkan seulas senyuman di wajah pasangan itu. Jaejoong akhirnya mengangkat kepalanya dan tersenyum lembut ke arah pasangan itu. ”Kalau anda perlu bantuan saya jangan ragu untuk menelepon saya, Yoochun-shi, Junsu-shi.”

Pasangan itu mengangguk tanpa meninggalkan senyuman di wajah mereka. ”Ah, kami akan mengirim undangan pernikahan kami nanti dan kami harap anda bisa datang, Jaejoong-shi,” ujar yeojya yang memiliki suara melengking seperti lumba-lumba itu.

Sang matchmaker bersalaman dengan pasangan yang baru saja berhasil disatukannya. Bahkan setelah mereka pergi, senyuman tak pernah hilang dari wajahnya. Sebuah tepukan di pundaknya akhirnya menyadarkan dia kembali di alam nyata. Rambut hitamnya yang cukup panjang diikat ekor kuda agar tak menganggu. ”Heechul-shi?”

Di belakangnya berdiri seorang yeojya yang tak kalah cantik darinya. Rambutnya hitam dan sedikit bergelombang daripada Jaejoong. Wajahnya sedikit diberi makeup agar terlihat lebih cerah. ”Jaejoong, sudah berkali-kali kukatakan untuk memanggilku eonnie saja kan? Kalau kau panggil aku dengan embel-embel ’shi’ aku berasa sudah tua,” ucap Heechul dengan nada manja.

Jaejoong hanya tersenyum tipis. ”Ah, arasso, eonnie. Jadi ada yang bisa kubantu?” Jaejoong tahu kalau yeojya yang lebih tua darinya itu memanggil dirinya, pasti ada hal lain yang ingin disampaikannya dan biasanya itu tak lepas dari keadaan Jaejoong yang masih single.

Ya, seorang Kim Jaejoong yang terkenal dengan kepiawaiannya menjodohkan pasangan ternyata masih single. Setidaknya sejak 1 tahun yang lalu dia kembali menjadi single dan menjadi seorang Kim Jaejoong. ”Aish, tak bisakah aku datang dan mengunjungi pegawaiku yang paling hebat ini?” Yeojya itu kemudian merangkul Jaejoong dan memeluk yeojya mungil itu. ”Jadi, mereka adalah pasanganmu yang ke berapa hari ini?”

Tangan Jaejoong menunjukkan angka empat ke Heechul sembari menyengir lebar. Heechul hanya tersenyum senang dan kembali memeluk Jaejoong. ”Aigoo, kau memang keren! Nah, kalau begitu hari ini kau sudah tidak ada klien lagi kan?” Yeojya pemilik mata doe itu menggeleng. ”Bagus, sebenarnya aku punya satu klien lagi untukmu. Dia adalah teman lama Hannie, kau mau?”

Setelah berpikir cukup lama akhirnya Jaejoong mengangguk. Lagipula tugasnya untuk sore itu sudah selesai. Heechul tersenyum senang dan entah Jaejoong sadari atau tidak senyuman itu lebih terlihat seperti sebuah seringaian. ”Ayo, kebetulan dia sudah datang. Aku ajak kau menemuinya.” Yeojya itu hanya mengangguk pasrah dan menerima tarikan tangan dari yeojya yang lebih tua darinya itu.

Dalam perjalanan ke ruang kerja Heechul, yeojya itu menceritakan mengenai klien Jaejoong itu. ”Jadi dia itu sebenarnya sudah menikah, tapi setahun yang lalu dia bercerai dengan istrinya. Dia memang duda, tapi dia sangat tampan. Yah, sebenarnya dia mengatakan bahwa dia tidak ingin menikah lagi. Mungkin trauma karena pernikahannya dulu?”

Mendengar kata pernikahan, sekeping memori terlintas di kepala Jaejong. Dia kembali teringat dengan masa lalunya kembali. Ada sebuah perasaan rindu akan kehangatan yang pernah dia rasakan. Bagaimana sepasang lengan kekar itu melingkar di perutnya yang ramping dan membawanya dalam dekapan hangat. Bagaimana bibir itu selalu membisikkan kata-kata pujian yang berhasil membuat kedua pipinya merona. Tapi semuanya itu bagaikan masa lalu, hanya sebuah kepingan yang tak akan kembali lagi.

”Lalu di mana istrinya sekarang?” tanya Jaejoong yang kembali dari lamunannya.

Yang ditanya terlihat sedang berpikir keras. ”Hmm, mwolla, kau tanyakan saja pada dirinya nanti. Ah, kita sudah sampai.”

”Eonnie, siapa nama klienku?”

”Ah, hampir lupa, dia juga sudah mempunyai anak dan namanya,” ujar Heechul yang perlahan membuka pintu kerjanya dan mempersilakan Jaejoong untuk masuk. ”Jung Yunho.”

Mata Jaejoong seketika itu membesar karena kaget karena namja yang berdiri di hadapannya sekarang adalah Yunho, Jung Yunho yang merupakan mantan suaminya dulu. Sepertinya, ini tidak akan menjadi tugas yang mudah bagi Jaejoong.

.

.

TBC?

.

.

A/N:

Sungguh demi apapun saya tidak tahu kenapa saya malah bikin ff baru sementara masih banyak ff lain yg belum beres *jedukin kepala ke dinding* yang jelas plot ini terpikir sama saya saat saya lagi ada di jalan dan menunggu kemacetan. Terus karena saya yakin plot ini akan kembali mengejar saya ke mimpi, jadi mending saya ketik dulu *curcol*

Saya tahu mungkin plot ini rasanya cliche dan umum, saya mohon maaf untuk hal itu. Jika ada kmiripan, itu tidak disengaja. Yang jelas, ini semua murni dari pikiran saya! Terima kasih untuk pengertiannya.

Sebenarnya saya mau bkin ff yang lain, tpi membaca TL yang berisi tentang Yunppa yang menangis, entah kenapa saya jadi ingin mengetik ff ini T^T

Jadi, mau dilanjutkan ff ini?

_Verzeihen

Advertisements

26 responses to “Prologue

  1. aaaah jadi Mommy n Daddy cere gitu? wah mereka ketemu lagi.. trus gmn donk? apa akan ada clbk? oh ya annyeong el-ch4an, naneun frey klo di fb namanya ticko freysha.. minta izin ubek2 baca ff ya

  2. wadaw mereka ketemu?
    kayak nya eomma bakalan lama nyariin istri buat appa
    secara cuma eomma aja yang cocok kalo disandingin ama appa

  3. bnr2 menarik perhatianku ni ff wahh wahhh ternyata pkerjaan jae menyita waktu dan membuat yunpa tdk suka ,,,tp the next klien’y dia

  4. jadi macthmaker mantan suami sndiri pasti akan mnimbulkan ksan canggung
    apalagi kdua mntan psangan itu masih saling mncintai
    ku harap mreka bsa kmbali brsatu

    annyeoung el-shi saya reader baru disini
    hehehehe

  5. Ommo, .knp yunpa asal ngmong cerai gtu, Ahaaa yunpa pzti hbs kjedot tmbok _plak_ , .wuah client jaema, her Ex, . Seruu

  6. salam kenal,Resha imnida
    aq sempat baca ff author di ffn,dan nemuin blog ini dari sana
    New YunJae Shipper^^

  7. eon, bc prolognya ja q udh gregetan stengah mati. tu da novelnya ya eon? kl mau bli,gmn crnya? bls please. ksh tau y?

  8. Annyeong, ku reader baru ni. Tadinya ku pikir ni ff hanya berisi romance. Ternyata ada misterinya juga. Jadi penasaran. Koq hyunjoong nya jahat ma yunppa cii..padahal kalo mw bales dendam kan harusnya yunho yg lakuin itu ke dy. Ni malah sebaliknya.
    jadi makin penasaran ma ni ff.
    Kapan lanjut updatenya ni??

Leave your trail behind

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s