Work Out


Sekali lagi saya kembali datang untuk menyebarkan virus se7min XD

Senang deh udah mulai banyak yang suka *hug minnie* semoga makin banyak ya :3

.

.

Title: Pure Love

Couple: Se7min/Min7en Collection

Rated: K-T

Summary: Cinta itu murni tak peduli ke mana cinta itu ditujukan.

.

.

Story

Title: Work Out

Couple: Se7min Collection

Rated: M (-_____-””)

Story Summary: Se7en ingin kurus dan Changmin harus kena akibatnya.

Warn: PWP! Uke!Min. Alur lambat. A bit AU!

.

.

”Dong Wook, akhir-akhir ini aku rasa kau sedikit gemukan ya?” tanya TOP kepada Se7en di ruang tunggu mereka. Saat ini mereka sedang melakukan YG Family Concert untuk persiapan comeback mereka. Se7en yang sedang duduk di sofa segera berdiri dan menuju ke cermin besar yang ada di dekatnya. Dia mengamati setiap struktur tubuhnya dan merasa memang pipinya sedikit lebih temben dari sebelumnya.

Suara tawa dari Jiyong membuat Se7en memutar kepalanya. ”Kenapa, Jiyong-ah?” tanya Se7en dengan heran pada namjachingu TOP yang tertawa terbahak-bahak di sofa yang lain.

”Andwae, akhirnya aku sadar apa yang beda darimu! Benar kata TOP, kau sedikit gemukan. Baju yang kau kenakan saja sekarang rasanya begitu pas.” Dan sekali lagi gelak tawa Jiyong terdengar disusul oleh Daesung dan Seungri. Taeyang sendiri hanya tertawa kecil mendengar alasan leader-nya.

”Memangnya kau dan Changmin, tidak, urm…kau tahu?” tanya TOP dengan hati-hati kepada penyanyi yang lebih tua darinya itu. Mungkin tampangnya terlihat easy-going, tapi kalau sudah emosi, Se7en bisa lebih mengerikan daripada Jaejoong yang cemburu.

Se7en hanya menatap TOP dengan tajam. ”Bagaimana bisa menyentuhnya jika ada Yunho yang selalu mengawasi ke manapun magnaenya itu pergi? Bahkan pergi kencan saja ada saja orang ketiga yang selalu mengikuti kami! Setiap mau menyentuh Changmin saja, entah bagaimana selalu saja ada yang menghalangi. Jangan tertawa!” perintah Se7en kepada

”Hahaha…kasihan kau Dong Wook, sudah dapat namjachingu, eh appa namjachingumu posesif sekali, hahaha…” Jiyong tak menyelesaikan kalimatnya karena dia kembali tertawa.

”Sabar ya, hyung.” ujar Taeyang pada Se7en.

Namja pelantun ’When I can’t sing’ ini hanya bisa menghela nafas melihat kelakuan dongsaengnya yang bukannya membantunya, malah menertawakannya. ”Ya sudah, kami akan membantumu.” ujar Jiyong yang sudah berdiri dan menghampiri Se7en. ”Lagipula sekalian kau harus work out.” Sebuah kedipan dari Jiyong membuat Se7en menyeringai dan mengangguk dengan antusias.

”He? Maksudny apa, hyung?” tanya Daesung yang terlalu polos atau sedikit –ehem-bodoh-ehem. TOP hanya menggelengkan kepalanya dan menghela nafas. ”Sepertinya aku harus siap-siap dengan amukan dari Yunho.” ujarnya pelan.

Taeyang dan Seungri? Mereka saling bertatapan dengan ekspresi bingung, tak kalah polosnya dengan ekspresi Daesung sekarang.

.

.

Work Out

by eL-ch4n

19.03.2012

.

.

Drrt. Drrt.

”10 menit lagi!” teriak sang sutradara untuk memberitahu kepada member DBSK bahwa waktu istirahat mereka tinggal 10 menit lagi. Di saat yang sama, ponsel Changmin bergetar dan dia meraihnya untuk membaca nama ’Shichi’ di depan layar ponselnya. Mengecek sekelilingnya dan memastikan bahwa kondisinya memungkinkan, Changmin segera mengangkat panggilan dari kekasihnya.”Shichi?”

”Minku, besok kau ada acara?”

Changmin segera memutar badannya sedikit memojok di dinding agar tidak ketahuan oleh para hyungdeulnya. ”Besok hanya acara pagi saja, sehabis itu kami kosong sampai malam.”

”Ah, besok aku mau mengajakmu jalan, bisa?” tanya Se7en dengan nada yang sulit diartikan oleh Changmin.

”Jalan? Tapi…” Tentu saja magnae itu sadar kalau jalan artinya dia harus pergi dengan salah satu hyungdeulnya, karena Yunho tak pernah mengijinkan dia pergi berdua saja dengan Se7en. Padahal kan Yunho sudah menyetujuinya, tapi kenapa dia sekarang melakukan hal seperti ini?

”Ajak saja Yunho-hyung dan yang lainnya, semakin ramai semakin seru!” Sang magnae memajukan bibirnya. Terlihat sekali bahwa dia cemberut dan tidak suka dengan pernyataan namjachingunya. Apakah Se7en tak ingin menghabiskan waktu berdua bersama dengannya?

”Shichi…” ujar Changmin dengan nada yang sedikit manja.

”Ayo, time’s up!” Perintah dari sutradara mau tak mau membuat Changmin harus rela memutuskan pembicaraannya dengan Se7en, meski dia terlihat masih sangat enggan. Begitu banyak hal yang ingin ditanyakan olehnya.

Karena terlalu sibuk dengan pikiran di otaknya, hari itu Changmin tidak begitu konsentrasi sampai-sampai mereka harus mengulang mengambil gambar yang sama sebanyak 5 kali.

.

.

”Changmin, kau kenapa tadi?” tanya Junsu dalam perjalanan pulang mereka. Changmin yang duduk di kursi belakang samping kiri sedari tadi hanya melamun  dan melihat pemandangan yang mereka lewati. Tidak mendapat respon dari sang magnae, Junsu berbalik menatap kekasihnya yang juga menggelengkan kepalanya tanda tak tahu.

Drrt. Drrt.

Ketika merasakan getaran pada saku celananya, Changmin segera meraih ponselnya dan mendapati satu pesan masuk dari namjachingunya.

From: Shichi

To: Minku

Besok, aku jemput kau jam berapa?

Changmin tersenyum lembut dan segera mengetik balasan untuk namjachingunya.

From: Minku

To: Shichi

Jam 11 kami udah selesai, kita mau ke mana?

Tak berapa ponselnya bergetar kembali.

From: Shichi

To: Minku

Ke gym, aku perlu work out. Kau ajak juga hyungdeulmu sekalian daripada mereka harus membuntuti kita. Aku juga sudah mengajak anggota Bigbang.

Mendengar jawaban dari namjachingunya, Changmin mengerutkan kepalanya tanda tak suka.  Bukankah ini seharusnya kencan mereka? Kenapa jadi acara keluarga seperti ini? Changmin hanya bisa menghela nafas sebelum mengetik balasan untuk Se7en.

From: Minku

To: Shichi

Ne, aku tunggu kau.

Setelah itu, Changmin tak menerima balasan apapun yang menambahkan kekesalan yang dia rasakan sekarang. Jika aura bisa membunuh, mungkin saat ini Dong Bang Shin Ki hanya akan tersisa dirinya saja. Junsu semakin merapat ke arah namjachingunya karena merasa aura tak enak dari Changmin sementara Yunjae couple hanya bisa menggeleng-geleng melihat kelakuan magnaenya.

”Dari Dong Wook?” Akhirnya Jaejoong membuka suara memecahkan keheningan di antara mereka. Changmin hanya mengangguk dan tak membuka mulutnya. ”Dia tulis apa?” Kembali lagi hening di antara mereka semakin mencekam.

”Dia ajak  hyungdeul dan member Bigbang untuk pergi ke gym bersama besok.” ujar Changmin dengan nada datar namun dingin.

”Oh, begitu.” Dan setelah itu, semuanya kembali hening, tak ada yang berani berbicara. Selama perjalanan semua sibuk dengan kegiatan masing-masing.

.

.

”Ah, selesai!” teriak Junsu sembari merenggangkan kedua tangannya di atas kepalanya. Yoochun berjalan di belakangnya disusul oleh Yunjae couple yang saling berpegangan tangan. Sementara Changmin? Magnae itu masih duduk dengan lesu menatap layar ponselnya yang kosong.

Drrt. Drrt.

Begitu ponselnya kembali bergetar, seulas senyuman tipis terukir di wajah sang magnae.

From: Shichi

To: Minku

Aku tunggu kalian di bawah.

Changmin menaikkan kedua alisnya tanda tak mengerti. Kemudian beberapa saat, pembicaraan kemarin kembali ke dalam memorinya. Hatinya terbelah dua antara senang dan sedih. Senang karena akhirnya bisa bertemu dengan Shichi-nya dan sedih karena tidak bisa menghabiskan waktu berdua saja. Dia menghela nafas ketika para hyung-nya menghampirinya. ”Minnie?”

Dia berbalik menatap Jaejoong yang memanggil namanya tadi. ”Shichi bilang dia menunggu kita di bawah.” ujarnya pelan sebelum berjalan meninggalkan keempat hyung-nya yang masih bingung dengan kelakuan magnae mereka.

.

.

”Minku!” teriak Se7en ketika dia melihat Changmin dan para hyungnya menuju ke arah basement. Tanpa mempedulikan keadaan sekitar, dia menghampiri magnae DBSK itu dan memeluknya dengan erat. Sungguh pemandangan yang langka jika mengingat sifat Se7en yang cukup terkesan cool.

Yunho berdeham dan membuat kedua namja itu melepas pelukan mereka. Terlihat wajah Changmin begitu memerah karena malu, sementara Se7en hanya menyengir lebar. ”Apa kabar Yunho-ah?” tanyanya dengan sopan. Dia juga mengangguk ke arah member lainnya sekedar memberi hormat.

”Ayo! Jangan lama-lama!” Suara teriakan khas magnae Bigbang menyadarkan mereka.

Mungkin ini adalah salah satu kejadian bersejarah melihat anggota DBSK dan Bigbang saling bertegur sapa dengan anggota lengkap. Jiyong hanya menyengir lebar, TOP masih dengan tampang datarnya, Taeyang dengan senyum tipis, Seungri dengan wajah cerianya, dan tak lupa Daesung yang tersenyum lebar hingga matanya terlihat seperti garis lurus.

Yunho meletakkan tangannya di pinggang Jaejoong seolah takut bahwa namjachingunya akan lepas dari tangannya. Yoochun sendiri hanya menyengir lebar dan memberikan toss kepada para member Bigbang. Junsu juga menyengir tak kalah lebar dari namjachingunya dan menyalami satu-satu personil Bigbang tersebut. ”Nah, ayo kita pergi! Kapan lagi Bigbang dan DBSK bisa pergi bareng seperti ini!” seru Jiyong. Dia segera menarik Jaejoong dari dekapan Yunho dan meletakkan tangannya pada pundak namja cantik di DBSK itu.

Seungri segera menghampiri Junsu yang merupakan idolanya. Dia juga mengajak Yoochun untuk ikut dalam pembicaraan mereka. Yunho sendiri dihampiri TOP dan Daesung. Daesung sudah cukup akrab dengan Yunho karena mereka pernah bertemu dalam acara Family Outing ketika mereka bekerja sama untuk memberikan kentang manis bagi para yeojya agar memilih mereka.

Merasa ada sesuatu yang cukup aneh, Yunho terhenti ketika mereka akan mencapai mobil mereka. Begitu dia membalikkan badan, dia bernafas lega karena masih menemukan Se7en dan Changmin yang asyik mengobrol dengan Taeyang yang bertugas seperti penjaga mereka. ”Kenapa hyung?” tanya Daesung melihat ke arah pandangan Yunho.

”Gwenchana, ayo segera masuk mobil.” ujar Yunho.

Kembali lagi Yunho merasa ada yang ganjil ketika mobil yang mereka tumpangi hanya cukup untuk mengisi 7 orang saja karena di kursi pengemudi sudah ada satu supir yang menunggu mereka. Sepertinya itu adalah supir Bigbang karena Yunho tak pernah melihatnya. Kalau begitu berarti ada 4 orang yang tak akan ikut masuk dalam mobil itu dan entah kenapa dia mulai curiga. Dia bermaksud menarik tangan Jaejoong, tetapi dihalangi oleh Jiyong yang kemudian mendorongnya masuk. Entah bagaimana sekarang dia sudah berada di dalam mobil sementara Jiyong dan TOP berada di luar.

”Aku bawa mobil lagi, jadi TOP, Dong Wook hyung, dan Changmin akan ikut aku saja. Kita berjumpa di sana.” ujar Jiyong dengan tersenyum lebar.

”Aku saja yang ikut mobilmu, Dong Wook biar ikut mobil yang ini.” ujar Yunho. Membiarkan Se7en dengan Changmin berdua saja tidak pernah ada dalam kamusnya. Meskipun ada Jiyong dan TOP, tetap saja perasaannya mengatakan ada sesuatu yang tidak beres.

”Kau mau ikut aku dan meninggalkan Jaejoong?” tanya Jiyong dengan mengangkat kedua alisnya.

Mendengar nama kekasihnya, Yunho berbalik dan menatapi namjachingunya yang sudah memajukan bibirnya tanda dia cemberut karena mau ditinggal oleh Yunho. Akhirnya Yunho menghela nafas dan mengalah. Sepertinya untuk kali ini, mau tak mau, dia harus mengalah. ”Arasso, kita berjumpa di sana.” ujar Yunho dengan nada pasrah.

TOP hanya tersenyum tipis sementara Jiyong menyengir lebar sembari melambaikan tangannya. Se7en sendiri hanya tersenyum khasnya dan Changmin masih dengan wajah bingungnya dengan apa yang terjadi. Ketika pintu mobil hitam yang membawa sebagian anggota DBSK dan Bigbang itu ditutup, Jiyong segera memutar badannya dan menyengir lebar ke arah pasangan Se7min itu. ”Dengan begini, semuanya beres.”

”Apa ini maksudnya Shichi?” tanya Changmin ke namjachingunya masih dengan ekspresi bingung. Mereka sekarang sedang berjalan ke arah mobil Jiyong dengan TOP masuk di kursi pengemudi. Jiyong di sampingnya, Se7en dan Changmin duduk di belakang.

”Anggap saja, ini hadiah kami untuk hyung yang baru saja melakukan come back-nya. Lagipula, dia benar-benar perlu work out, Min. Seharusnya sebagai namjachingu yang baik, kau harus menjaga tubuh kekasihmu.” Perkataan Jiyong yang terakhir sukses mendatangkan semburat merah pada pipi Changmin. Se7en hanya mengelus rambut hitam milik namjachingunya.

”Nah, sekarang kita mau ke mana?” tanya TOP dengan pandangan pada jalanan di depannya.

Se7en terlihat berpikir sejenak sebelum berkata, ”Kau tahu apartemenku yang satu lagi?” TOP mengangguk. ”Ke sana saja. Nanti setelah itu kalian boleh pergi.”

”Shichi, bagaimana dengan Yunho-hyung dan yang lainnya?” tanya Changmin dengan wajah yang menggemaskan membuat Se7en ingin ehem-melahapnya-ehem saat itu juga.

”Tenang saja, sudah diatur semuanya. Daesung sudah cukup dekat dengan Yunho, apalagi dia cukup jago dengan humornya. Pasti mudah untuk mengalihkan perhatian mereka.” ujar Jiyong dengan tenang.

”Lalu kalau kami tak datang juga ke tempat perjanjian?” tanya Changmin dengan nada polos.

Jiyong tertawa dengan pelan. ”Kau ini sebenarnya benar-benar pintar tidak sih?” Pertanyaan itu mendatangkan kerutan di kening Changmin. ”Dia tidak mau mengijinkan kalian pergi berdua saja kan?” Changmin mengangguk.

”Maksud Yongie itu kalau kita pergi bersamamu dan hyung pasti Yunho tidak akan masalah. Selama ada yang mengawasi.” sela TOP untuk membantu kekasihnya menjelaskan persoalan mereka kepada Changmin.

Akhirnya magnae DBSK itu pun mengangguk tanda mengerti. ”Oh, gomawo ya hyung.” kata Changmin sembari tersenyum lebar. Karena sudah tidak tahan lagi, Se7en segera meraih dagu Changmin, memutar kepala namja itu dan kemudian melumat bibir merah yang sudah begitu lama dirindukannya.

”Aigo, kalian bisa melakukannya nanti saat sudah di kamar kan?” gerutu Jiyong yang tidak digubris sama sekali oleh Se7min couple itu.

”Sudahlah, nanti juga kita akan menyusulnya.” ujar TOP dengan tenang membuat Jiyong tersipu malu seketika. Kekasihnya itu selalu bisa mengatakan hal-hal seperti itu dengan tenang seolah tak ada yang salah sehingga akhirnya dia sendiri yang salah tingkah.

”Urm…Ck…” Ketika bibir mereka terlepas, saliva saling bertautan, membentuk jembatan antara bibir sang penyanyi senior dengan sang magnae DBSK. ”Hmm…”

”Jangan sampai saliva kalian jatuh ke atas mobilku!” Tapi, tentu saja teguran Jiyong tak dihiraukan oleh kedua namja yang sudah sibuk saling bertarung satu sama lain di atas kursi mobilnya. ”Urgh. Kalau sampai mereka melakukannya di sini, aku akan –”

”Sshh..sudahlah, kalau itu terjadi, kita tinggal membersihkannya bersama kan?” tawar TOP sembari mengedipkan mata kanannya kepada sang composer yang langsung tersipu malu.

.

.

”Oke, kami akan jemput kalian 2 jam lagi jadi lakukan sesuka kalian selama 2 jam itu.” ujar Jiyong sebelum dia dan namjachingunya melesat dengan mobilnya menuju ke tempat lain.

”Terkadang aku berpikir siapa yang hyung siapa yang dongsaeng.” kata Se7en sembari menggaruk-garuk kepalanya yang tidak gatal.

Changmin hanya menggeleng kepalanya tanda dia juga tak tahu dengan pertanyaan retoris yang diajukan namjachingunya. ”Ayo masuk.” Badannya segera berputar 180 derajat menghadap ke arah pintu yang sedang dibukakan oleh namjachingunya.

Gulp.

Sebelum mengambil langkah masuk, sang magnae menelan ludah untuk mempersiapkan dirinya.

Blam.

Begitu pintu ditutup, dia merasakan sepasang lengan kekar yang familiar melingkar di perutnya. Dia menyandarkan dirinya pada dada bidang sang penyanyi senior dan menghirup aroma sang kekasih. ”Shichi.” gumam Changmin dengan lembut. Desahan keluar dari bibirnya ketika bibir Se7en mengecupi lehernya yang putih. ”Urm…”

”Kau mandi dulu saja, aku tak ingin buru-buru melakukan ini denganmu.” Se7en tersenyum lembut kepada kekasihnya yang sudah berhadapan dengan dirinya. Dia memberi kecupan singkat pada bibir merah ranum itu dan segera melepas pelukannya. ”Kamar mandinya ada di sana.” Dia menunjuk ke arah pintu yang menuju kamar mandinya. Changmin mengangguk dan berjalan ke arah sana. ”Handuknya akan kuberi nanti. Kau masuk saja dulu.” teriak Se7en kepada Changmin yang sudah sepenuhnya masuk ke dalam kamar mandi.

Se7en terlihat menggaruk-garuk kepalanya yang sama sekali tidak gatal. Jujur, ini bukan kali pertama dia melakukan hubungan seperti ini, tapi rasanya ini berbeda. Tentu saja berbeda kalau kau harus melakukannya dengan orang yang kau cintai. Dia terduduk di sudut tempat tidur sembari melipat tangan seolah berpikir. Tiba-tiba saja dia tersenyum lebar dan segera menyusul Changmin ke dalam kamar mandi.

.

.

Suara shower terdengar di dalam kamar mandi. Changmin yang sudah polos tak memakai apapun sedang membasahi tubuhnya yang masih bau keringat dengan air dan sabun yang ada. Dia terlalu asyik dengan pikirannya sampai tak menyadari suara pintu yang terbuka dan sosok Se7en yang juga sama polos dengan dirinya sedang menyelinap masuk. Dia tidak sadar sampai akhirnya sepasang lengan Se7en melingkar di perutnya –lagi.

”Eek!” serunya ketika mendadak mendapat pelukan seperti itu. Mereka bisa merasakan tubuh satu sama lain yang tidak terbalutkan apapun. ”Shichi?” tanya Changmin dengan ragu. Kepalanya sedikit dimiringkan ke arah kiri ketika kepala Se7en berbaring di pundak kanannya. ”Ahh…” Dia mengeluarkan desahan kala lidah Se7en mulai menjilati tengkuknya.

”Aku akan membersihkanmu, Min. Ayo kita mandi bersama.” bisik Se7en dengan nada seksi di telinga Changmin membuat namja itu mengerang nikmat.

Se7en mengolesi tangannya dengan sabun dan mulai mengeksplorasi tubuh namjachingunya dengan tangannya. Mulai dari leher, pundak, dan terhenti pada kedua tonjolan di dada Changmin. ”Hmm…sepertinya ini harus dibersihkan.” bisiknya lembut pada telinga sang magnae.

”Ohh…”

Tangan Se7en dengan lihai memilin kedua tonjolan tersebut hingga terasa menegang. Kemudian setelahnya, kedua tangannya turun ke bawah dan menyentuh kejantanan Changmin. ”Ahh…Shichi!” teriak Changmin ketika tangan namjachingunya mulai mengocok miliknya dengan tempo yang sedikit pelan. ”Ahh…faster…ohh…”

Se7en segera menghentikan gerakannya dan memutar kekasihnya sehingga mereka saling berhadapan. Tanpa aba-aba, dia segera melumat bibir merah tersebut sekali lagi dan memenangkan pertarungan antar lidah. Sementara lidahnya mendesak masuk untuk mengeksplor mulut Changmin, tangannya mengocok milik Changmin sehingga mau tak mau sang magnae membuka mulutnya membiarkan lidah sang namjachingu masuk dan mengeksplor mulutnya. ”Urm…” Suara kecipak mulut saling bertemu terdengar diiringi suara shower yang masih setia membasahi tubuh mereka.

Bibir Se7en yang telah terlepas dari namjachingunya segera menelusuri setiap inci dari tubuh sang magnae yang selama ini sudah memabukkannya.

Slurp.

”Oh…Shichi…ahh…” Changmin meracau ketika mulut Se7en mengulum miliknya seperti mengulum permen. Dia bisa merasakan betapa hangatnya mulut Se7en ketika mendekap miliknya. Dia bisa mengalami kenikmatan yang selama ini cuma bisa dia lihat dari keempat hyungnya.

Kedua tangan Se7en tak tinggal diam. Tangan kanannya menahan kaki Changmin agar namja itu tidak terjatuh sementara tangan kirinya memainkan kedua twinsball Changmin. Mulutnya sendiri masih setia dengan kegiatan mengulum milik Changmin. Ketika dirasanya milik Changmin mulai membesar dan mengeluarkan cairan precum, sang pelantun ’Lalala’ itu segera mempercepat temponya.

”Oh…ahh…cumming…Shichi!”

Splurt.

Cairan putih milik Changmin keluar dari miliknya dan memuncrat ke dalam mulut sang kekasih yang dengan setia langsung menelannya. Changmin segera berlutut dan menjilat cairannya sendiri yang masih tersisa di muka namjachingunya. Ketika lidahnya bertemu dengan bibir Se7en, bibirnya langsung dilumat sekali lagi. Kedua kakinya melingkar dengan erat di pinggang sang penyanyi senior.

Se7en segera mengangkat dirinya sekaligus Changmin tanpa melepaskan ciuman mereka. Kedua tangan Changmin juga melingkar di leher sang kekasih agar dirinya tidak terjatuh. Tangan kanan Se7en menutup shower dan segera menyusul tangan kirinya untuk menopang tubuh Changmin dengan memegang kedua pantat kenyal milik sang magnae.

.

.

Dalam sekejap mereka sudah berada di atas tempat tidur Se7en dengan tubuh Se7en menimpa kekasihnya. Bibir mereka masih saling bertautan, walau sesekali terlepas untuk mengambil udara. ”Urm…ahhh…” Badan Changmin sedikit melengkung ke atas hingga Se7en tak perlu terlalu menunduk untuk menjilat nipple kekasihnya yang begitu tegang dan memerah.

Slurp. Slurp.

Seluruh bagian dari tubuh Changmin serasa seperti candu baginya. Satu kali tidak cukup, dua kali masih kurang, dan akhirnya dia terus dan terus menjilati setiap inci dari tubuh sang magnae DBSK itu. ”Ohh..ahh..” Desahan yang terus keluar dari namja bernama lengkap Shim Changmin itu meningkatkan libido Se7en untuk semakin mengeksplorasi tubuh namjachingunya.

Ketika akhirnya dia telah sampai di antara kedua paha Changmin dan terhenti pada hole pink yang mungil dan begitu menggoda itu, dia meneguk ludah. Bibirnya yang mulai kering dijilat terutama karena melihat hidangan utama hari ini. ”Shichi…kotor…jangan…” ucap Changmin tak menentu ketika dirasanya sesuatu yang basah berada di dalam hole-nya. Dia bisa menebak kalau itu adalah lidah Se7en karena namjachingunya itu terlihat sedang menjilati sesuatu di tengah selangkangannya.

”Tidak, Minku (jilat), semua milikmu itu indah seperti dirimu (jilat).”

Meski dalam keadaan seperti itu, wajah Changmin masih bisa memerah mendengar ungkapan dari kekasihnya. ”Oh…Shichi…need you, please?” pinta Changmin dengan nada memelas.

Gulp.

Akal sehatnya mengatakan bahwa dia seharusnya berhenti karena dia tidak tahu bagaimana reaksi Yunho nanti, tetapi bagian lain dari dirinya mengatakan bahwa ini saat yang tepat untuk melanjutkan hubungan mereka ke tahap lebih tinggi. ”Minku.” gumam Se7en dengan pelan.

Please? Aku tahu apa yang kulakukan dan aku menginginkanmu sekarang Shichi.” pinta Changmin kali ini dengan nada yang lebih tegas. Matanya juga terlihat serius dan Se7en hanya bisa menghela nafas dan mencumbu bibir kekasihnya sebelum mempersiapkan diri ke tahap selanjutnya. Baru saja tangannya hendak memasuki dinding rektum milik sang kekasih, tangannya dihentikan oleh tangan lainnya yang pastinya milik namja yang berada di bawahnya. ”Aku ingin kau yang memasukiku lebih dulu, Shichi.” gumam Changmin. Dia menggigit bibirnya terlihat bahwa dia sedang bergulat hebat.

Se7en tersenyum lembut dan mengelus kening sang kekasih sebelum mengecupnya cukup lama. ”Gwenchana?” Changmin mengangguk. ”Ini akan sakit, tapi kau fokuskan saja pada rasa nikmat oleh tanganku, oke?” Changmin kembali mengangguk dan menuruti aba-aba dari kekasihnya.

Kedua tangan Se7en segera mengocok kembali milik Changmin membuat sang magnae kembali merasakan kenikmatan yang dia rasakan tadi. ”Urgh!” Sakit yang dirasakan Changmin ketika sesuatu menembus dindingnya untuk pertama kali tak bisa dilukiskan, namun menuruti kata kekasihnya, dia mencoba memfokuskan pada rasa nikmat yang ada.

Setelah berhasil menembus dinding ketat milik Changmin, Se7en terdiam sampai kekasihnya bisa menyesuaikan diri dengan miliknya. Melihat namja yang ada di bawahnya mengangguk, Se7en segera memulai gerakannya. Tangannya sudah terlepas dari milik Changmin dan menarik kedua paha Changmin untuk melingkar di pinggangnya. Dia memegang erat kedua kaki Changmin sekaligus membantu dirinya untuk memaju-mundurkan miliknya.

”Urgh…sakit…” isak Changmin ketika milik Se7en terasa menyiksa di dalam dindingnya.

Se7en sendiri bisa merasakan dinding Changmin menyempit membuat dirinya merasa sesak. Seketika itu juga dia menghentikan gerakannya untuk menarik nafas sejenak juga membiarkan namjachingunya merilekskan diri. ”Ssh…tenang, Minku, ini aku…relax, okay?” Changmin mengangguk dengan mata terpejam, mencoba mencari kenikmatan yang bisa dia rasakan.

”Arhh….ohhh….ahhh….” Akhirnya setelah beberapa kali memasukkan miliknya dalam sudut yang berbeda, Se7en menemukan titik sensitif milik namjachingunya. Alhasil, dia menyerang ke titik tersebut membabi buta. ”Ohh…ahhh…faster…there…ahh…Shichi!”

Se7en memejamkan mata, menikmati bagaimana dinding Changmin terasa begitu hangat memeluk miliknya. Dia juga bisa merasakan bagaimana miliknya semakin membesar dan sebentar lagi akan mencapai orgasme. ”Ahh…so tight, Minku…so tight…”

”Ohh…there…deeper…Shichi!”

Akhirnya, setelah beberapa menit berlalu, Se7en mulai merasakan bahwa dia akan mengeluarkan cairan miliknya, ”Minku, cumm…cumming.”

”Ahh…Shichi…me too…ahhh…SHICHI!”

”MINKU!”

Keduanya saling memanggil satu sama lain ketika mencapai puncak orgasme. Changmin mengeluarkan miliknya hingga berhamburan di perutnya dan sang kekasih. Sedangkan milik Se7en keluar di dalam dinding Changmin membuat sang magnae merasa dindingnya begitu penuh. Cairan putih Se7en sendiri beberapa mengalir keluar karena dinding Changmin yang tak cukup menampung.

Baru saja Changmin hendak bernafas lega, dia merasakan milik Se7en kembali membesar. Dia menatap namjachingunya dengan horor. ”Mian, Minku, aku masih mau.” kekeh Se7en. Dia segera menarik Changmin, yang sudah setengah tersadar karena energinya sudah mulai terkuras, ke arah dinding dan menempelkan Changmin pada dinding. Satu kaki Changmin dibiarkannya menginjak tanah, sementara kaki yang lain diangkatnya dengan lebar agar mempermudah hentakannya ke dalam dinding Changmin.

”Ohh…ahh…there…ahhh…Shichi! Yeshh…ohh…” Changmin kembali meracau ketika titik prostatnya ditusuk oleh milik Se7en berkali-kali membuat dia dengan cepat mencapai orgasmenya yang ketiga sementara Se7en sendiri masih kuat untuk menggerakkan miliknya maju dan mundur untuk bergesekan dengan dinding Changmin. Ketika Changmin mencapai orgasmenya yang keempat, Se7en baru mengeluarkan orgasmenya yang kedua.

Ketika Changmin berpikir semuanya akan selesai, dia kembali merasakan sesuatu berdenyut di dalamnya. Dia menatap Se7en yang menyeringai di hadapannya dan hanya bisa pasrah ketika tubuhnya terangkat dengan kejantanan Se7en masih berada di dalamnya ke atas meja pantry dapur. Untung saja meja tersebut kosong dan tak berisi apapun sehingga mereka tidak perlu membereskan barang-barang yang akan berserakan di atas lantai.

Sepertinya 2 jam yang akan mereka lewati benar-benar akan dimanfaatkan Se7en untuk menikmati tubuh Changmin. Poor Changmin yang harus memuaskan nafsu Se7en yang sepertinya tak kalah buas dengan Yunho dan Siwon yang terkenal di atas ranjang.

.

.

”Jiyong-ah, bagaimana?” bisik Se7en di ponselnya karena dia tidak ingin membangunkan namjachingunya yang sudah tertidur karena kelelahan melakukan beronde-ronde yang sudah tak terhitugn lagi.

Suara Jiyong terdengar sedikit serak membuat Se7en berpikir apa jangan-jangan pasangan itu juga baru saja melakukan hal yang sama dengannya. Mengingat kelakuan dongsaengnya, pemikirannya bukan tidak mungkin. ”Ah, Shit! Oh, hyung, Yunho sempat mencari kita tadi, tapi kukatakan bahwa kita macet dan sepertinya 2 jam lagi baru datang.”

”Itu masalahnya, aku tak yakin bahwa Changmin bisa hadir dalam kondisi sempurna.” gumam Se7en sembari mengelus punggung sang kekasih yang polos dan yang sedang tertidur pulas.

”Aigoo hyung, memangnya kalian melakukannya berapa ronde sih?” gerutu Jiyong.

”Entahlah, aku sudah tidak sempat menghitungnya, di tempat tidur tiga kali, meja dapur dua kali, dinding tiga kali, kamar mandi tiga ka –”

”Stop! Aku tak mau mendengarnya lagi! Oh telingaku yang suci.” Jiyong segera mengeluarkan beberapa kata yang Se7en sendiri tidak menduga dongsaengnya tahu akan kata tersebut. ”Oke, jadi tadi aku sudah tanya sama Seungri. Untung saja kita punya magnae yang tak kalah pintar dari yang lain.”

”Memang apa yang dia lakukan?” Kedua alis mata Se7en terangkat, penasaran dengan apa yang bisa dilakukan oleh magnae Bigbang yang terkenal ambisius itu.

”Jadi dia memberikan Jaejoong dan Junsu aphrosidiac. Jangan tanya dia dapat dari mana. Alhasil, mau tak mau kedua seme DBSK itu harus memuaskan nafsu sang uke. Jadi, ya, kau tahu selanjutnya.”

Se7en tertawa pelan. ”Jadi maksudmu, mereka terlalu sibuk dengan pasangan masing-masing dan tak akan menyadari ketidakhadiran kami, begitu?”

”Bingo! Tapi jangan lupa untuk mengantar Changmin malam ini ke DBSK, aku akan menjemput kalian jam 10 nanti. Masih ada 4 jam lagi, dan tolong kontrol nafsumu, hyung!”

”Ne, ne, arasso, gomawo ya, Jiyong-ah. Titip salam juga sama Seunghyun, bilang sama dia jangan terlalu memforsirmu atau kau juga tak akan bisa jalan nanti.” Meski tak bisa melihat wajah namja yang di seberang, namun Se7en bisa membayangkan wajah Jiyong yang memerah karena malu.

”Ya sudah, aku tutup teleponnya sekarang.” Setelah pembicaraan mereka terputus, Se7en segera melirik ke namjachingunya yang memeluk perutnya dengan erat seolah takut bahwa Se7en akan meninggalkan dirinya. Dengan lembut Se7en merapikan poni namjachingunya dan mengelus rambut hitam milik Changmin. Dengan perlahan dia menundukkan kepalanya untuk mencium kening Changmin.

Ketika kecupannya terlepas, badan Changmin menggeliat dan mata namjachingunya terbuka. Changmin melepaskan pelukannya pada Se7en dan mengucek matanya. Gerakan Changmin saat ini terlihat begitu imut dan menggoda di mata Se7en. Rambut masih basah oleh keringat dan shower. Bibir yang begitu merah karena beberapa kali dicumbu. Muka yang begitu mengkilap, sekali lagi oleh keringat dan shower. Tak lupa juga kedua tangannya yang mengucek matanya dengan gerakan yang begitu menggemaskan. Naas bagi Changmin karena milik Se7en masih berada di dalam dirinya.

”Shichi?” tanyanya dengan tampang yang bisa dikatakan polos dalam kacamata Se7en. Tak perlu waktu lama sampai suara itu kembali diisi oleh desahan-desahan yang keluar dari kedua namja tersebut.

.

.

”Shichi!”

”Mian, Minku…sekali lagi, oke? Terakhir, aku janji.”

”Ohh…ahh…deeper…there.”

”Ohh..yesh…tight, so tight.”

”Ahhh~”

Cum for me Minku, cum.”

Shichi…SHICHI!”

”MINKU!”

.

.

Dan memang work out seperti ini yang paling bagus untuk Se7en karena dia mengeluarkan begitu banyak keringat dalam satu hari, jauh lebih banyak daripada harus pergi ke gym.

.

.

The End

.

.

Kasian kau Changmin, sudah akhirnya punya kekasih, kekasihnya lebih pervert dan sadis dari Yunho dan Siwon :3 *dijitak*

NO GS, gak bisa bayangin Changmin-KU jadi cewek u.u #maksa

Oke, mungkin pada heran kalau bias saya Changmin tapi kenapa saya pasangin sama Se7en..jawaban saya simple, saya SUKA XD…daripada sama Yunho (dibenci Yunjae shipper) atau sama Junsu (dibenci Yoosu shipper) mending dia sama namja lain…walau ada Hanbyul noona sih…tapi yah, namanya juga FANFIC…sudah ya, semoga kalian semakin suka dengan couple ini seperti saya yang semakin cinta ^^V

Dan satu lagi saya mohon maaf untuk bahasa kasar saya sejenak.

Buat kalian yang BASH cerita saya, saya Cuma mau ngomgong, PERSETAN dengan kalian! Kalau Cuma mikirin kalian yang TIDAK BISA MENGHARGAI karya orang lain, saya tidak akan bisa maju-maju u.u

Jadi daripada ngurusin kalian mending saya mikirin mereka yang masih MENGHARGAI dan MENIKMATI karya saya oke? 😉 jadi JANGAN SIA-SIAKAN waktu anda untuk BASH saya, tidak ada gunanya…saya akan tetap berkarya selama masih ada yang menanti saya, oke? 😉

So, see u on next fanfic ^^

Last, review? 😉

_Verzeihen

Advertisements

42 responses to “Work Out

  1. Brapa kalipun dbaca te2p ja lucu >\\\\<
    Tp klo diitung2, di tempat tidur tiga kali, meja
    dapur dua kali, dinding tiga kali, kamar mandi tiga
    ka –li = 11kali, blm yg blm keitung, dlm wkt 2 jm, klo yg diitung cuma 11 rondenya dlm 120 mnit brati 1 ronde skitar 10,9mnit. blm wkt yg dgunakan buat pindah tmpat dll, 1rondenya kilat bgt y??? Se7en nggak mndrita enjakulasi dini kn???*dhajar Se7en* abaikan komen sya. ni otak lg error kyaknya ^_^
    Knapa jg sya pake ngitung wkt org NCan????*jdukin kpala kdinding*.
    Bisa minta Yunjae & Yoosu ver.nya???*puppy eyes*
    Tp Changwonnya duluan ja deh….*nagih*
    Gomawo ^o^

  2. buahahahahahahaha…ketawa ngakak eL…
    pinter..pinter banget anak2 BigBang ngerjain Yunho appa…lol
    sakit perut deh ikh..masih gak kebayang se7en segitu ‘niat’-nya u/workout sampe minnie di’hajar’ berkali2…hahay deh…ampyuuunn dah..
    udah gtu isengnya seungri pake ngasih aphrosidiac lagi…hehehe..tambah parah deh…*ketawa nista bareng jiyong…

    • hahaha
      iyia dong..kan sekali2 yunpa yng dikerjain ^.~
      seungri emang kren XDDD
      se7en kan udah lama gak dapat jatah, jadi skali2lah #lho
      kasian changmin, tpi gpp dhe, yg penting senang (?) 😛

  3. Hahahahaha kl changmin di pasangin ma se7en ato yunho aq suka2 aja dia jd uke.
    wakkkakakakakaka

    Changmin….. dia itu kl diceritain jd same juga ok, jd uke jg ok.

    ElCh4n… suka dah ama ceritanya… walau kadang mikir….. bisa sie ngebayangin yg seperti ini.
    tapi aku SUKAaaaaaaaaaa bacanya.
    wakakakakaka

    Gumawo~yo…

  4. Kya~~ minkuuuuuu~ aissshhh sichiii.. Kasian tuh minku… Hahaha… Benar” menghargai waktu ya sichi~ hahahaha

  5. kekekeke walaupun kemarin dah sempet baca tapi tetep aja gak bosenin….
    tuh si se7en nafsuan amat,, gak bsa liat si minnie umma rehat dikit aja langsung dihajar kkkkk~~~~ kerja bagus appa.. buatkan dongsaeng yang banyak buatku ne,, hehehe #digorok changmin
    teruskan menyebarkan virus se7min ne noona….

  6. Buset dah se7en parah bgt,,kasian bgt si minnie..
    G bakalan bisa jalan deh tuh bocah.,
    Yahh aq kira yunho baKalan marahin se7en,,pengen tw marah’a kaya gmn pdhl >_<

  7. aaa…. se7en si seme sejatiiiiiiiiiii
    hihihi
    hot bgt el chan! daebak

    itu si magnae seungri pinter juga memperpanjang waktu wkwkwkwk benar2 kelakuan kucing garong #plakk kelakuan evil hihi

    aku suka bgt se7min! ini klo ada se7min moment pasti deh cucokkk banget,unyu pisann euy!

  8. setuju ma ni ff kayany lebih berhasil bwt se7en work out dranjang drpada dgym… Jd suka ma ni couple…

  9. waduh br d ff in member big bang m dbsk bersatu..mskipun bsatunya dlm hal yg..ehem ehem he…poor changmin always be uke..kecuali klo sm kyu he..

  10. panasssssssss*kipas” pake tangan yunjae.ya ampoooooonnnn se7en…dirimuuuuuu…….*speechless*.minnieeeeee pasrah amat…omaigat.nganga tengah malam boo…like it xD

  11. Gawat nih, gara2 mondar-mandir di WPnya eL aku jd suka sama couple ini XD Racun dari eL bekerja dgn cepat ternyata.
    Syet dah itu si Se7en, nafsu tertahan bikin dia membabi buta. Salahnya para Hyung Changmin jg sih, akibatnya terjadi akumulasi nafsu sama Se7en.

    PS: penggambaran Daesung di sini mengingatkanku pada Dumb and Dumber couple di Family Outing wkwkwk jadi pengen lanjutin ntn FO lg.

    • keanapa? kenapa gawat? O.oa wkwkwk
      kan keren..racunku emang top deh XDD #lho
      se7en itu nafsunya paling gila, marga choi itu kan seme semua ~_~ #eh

      hahaha…
      ayo nonton..saya jga dah laam gak nonton sejak daesung gk ada di FO ~_~

  12. el chan….. Tanggung jawab nggak! Gr2 el chan aku jdi suka se7min ^^ *blm komen udh geje*. Hot story *nyalain AC* aku suka ma alur ceritanya and cara el chan ngegambarin karakternya DBSK and BigBang yg pas bgt ma image mereka. Tapi kasian ma Minku beronde2…… Keep writing se7min^^

  13. waaa se7min pasangan favorit *o* just it :b emmm MINKU itu imut waktu di paradise rance jd keniget wajah min kalo baca ff eL

  14. aahhh seungri pinter yaaaa *-*/\
    ah maaf lancang :3 sebelumnya. waktu aku searching ff di mesin pencarian di gugle /? nemu ini wp btw bagus el *-*/\ sumpah bingung mau bilang apalagi. terlalu keren *-*/\ jadi suka sama se7min kopel /? padahal tadinya ga kepikiran begitu xD wkwkwk.

Leave your trail behind

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s