Chapter 8 – Truth


Title: Matchmaker

Rated: T possible M

Couple: Yunjae and others

Warn: GS!

Don’t Like Don’t Read

Summary: Namanya Kim Jaejoong, matchmaker yang sudah tidak perlu ditanyakan lagi kehebatannya. Sudah banyak pasangan yang menikah karenanya. Tapi, bagaimana jika mantan suaminya menjadi kliennya?

Prologue | Chapter 1 | Chapter 2 | Chapter 3 | Chapter 4 | Chapter 5 | Chapter 6 | Chapter 7

.

.

“Jaejoong-ah?”

Yeojya yang dipanggil namanya tadi tersadar dari lamunannya. Dia kemudian menatap namja yang berada di hadapannya sekarang. Mereka memutuskan untuk makan siang di salah satu restoran yang letaknya cukup jauh dari kantor Jaejoong. Sebenarnya Jaejoong cukup heran, namun dia mencoba untuk mengabaikan pikirannya.

”Ah, ne?” tanya Jaejoong dengan tersenyum. Dia memainkan sedotan pada gelasnya, mencoba untuk menutupi rasa gugupnya sekarang. Entah kenapa sejak mendengar perkataan Yunho dengan Heechul, Jaejoong mempunyai perasaan tidak enak dengan namja yang ada di hadapannya.

Hyun Joong terkekeh pelan. ”Gwenchana? Kau terlihat memikirkan sesuatu, mau berbagi?” tanya Hyun Joong dengan ramah.

Jaejoong segera menggelengkan kepalanya dengan cepat. Dia mengigit bibir bawahnya karena terlalu gugup. Suasana di ruangan ini entah kenapa menjadi sesak. ”Aku baik-baik saja, jadi, Hyun Joong, kapan aku bisa mulai melakukan tugasku?” tanya Jaejoong dengan senyum ramah.

”Ah, well, bagaimana kalau sekarang?” tanya Hyun Joong dengan sebuah seringaian yang membuat Jaejoong merinding.

Dan entah apa yang terjadi, tiba-tiba saja kepalanya menjadi pusing. Pandangannya mengabur dan detik berikutnya, dia merasakan kegelapan menyelimutinya. Sesaat sebelum dia benar-benar diliputi kegelapan, dia melihat Hyun Joong menghampirinya sembari tersenyum tipis. ”Mianhae, Jaejoong,” bisik namja itu di telinga Jaejoong.

.

.

8th Match

”Truth”

by eL-ch4n

16.07.2012

.

.

”Urgh,” erang Jaejoong sembari mendudukkan tubuhnya. Kepalanya masih pusing karena apapun yang diberikan padanya tadi.

”Oh, kau sudah sadar?” Sebuah suara yang familiar di telinganya membuat dirinya menjadi siaga. Dia memundurkan tubuhnya hingga menyentuh sandaran ranjang. Tatapan penuh selidik diberikannya pada namja yang tengah tersenyum di hadapannya sekarang. ”Jangan banyak bergerak, kau belum pulih sepenuhnya,” tegur Hyun Joong dengan ramah.

Jaejoong menatap tajam ke arah Hyun Joong, menolak saat namja itu hendak menyentuhnya. ”Kenapa kau melakukan ini?” tanya Jaejoong dengan dingin. Hyun Joong menghela nafas. Senyuman lembut tak pernah lepas dari wajahnya, hal ini membuat Jaejoong menjadi penasaran. Kenapa namja itu masih tersenyum?

Tangan kanan Hyun Joong kemudian mendekat ke arah Jaejoong membuat yeojya itu menutup mata, menanti apa yang akan datang, tetapi yang dia rasakan adalah sesuatu yang hangat sedang mengelus kepalanya dengan lembut. Tak bisa dijelaskan bahwa Jaejoong sangat bingung, dia tak mengerti apa yang sebenarnya terjadi. Kenapa namja yang ada di hadapannya sekarang tampak begitu rapuh?

Well, aku tidak tahu harus memulai dari mana,” ujar Hyun Joong dengan pelan. Tangan yang menyentuh kepala Jaejoong tadi sudah diangkatnya dan sekarang sedang menggaruk punggung kepalanya. ”Dan aku juga tidak tahu apakah kau akan percaya dengan apa yang kukatakan atau tidak.” Jaejoong tersentak kaget melihat tatapan Hyun Joong yang begitu sendu. Entah kenapa, hatinya menjadi tergerak. Dia mengangguk perlahan dan kemudian meraih tangan Hyun Joong seolah mengatakan bahwa semuanya tidak akan berubah, bahwa Jaejoong akan tetap percaya kepada Hyun Joong.

Namja itu tersenyum menyadari dukungan Jaejoong terhadapnya. Perlahan dia membuka mulutnya dan kemudian menceritakan semuanya. Apa yang sebenarnya terjadi 3 tahun lalu dan apa yang sebenarnya disembunyikan dari semuanya.

.

.

3 tahun yang lalu…

Di lorong yang sepi, terdengar langkah kaki menggema. Pemilik langkah yang bernama Hyun Joong ini memiliki tatapan mata yang begitu tajam. Di tangannya terdapat sebuah amplop cokelat yang digenggam dengan erat sampai amplop tersebut sedikit berantakan. Jika tatapan bisa membunuh, mungkin semua yang melihatnya saat ini hanya akan tinggal nama. Langkahnya kemudian terhenti tepat di depan sebuah pintu berwarna putih. Tanpa aba-aba ataupun pemberitahuan, dia membuka pintu dengan kasar.

Brak.

Dapat ditebak bahwa siapapun yang berada di balik pintu tersentak kaget. Seorang namja dengan tampang yang sudah berumur terlompat dari kursinya karena kaget. Ketika melihat bahwa Hyun Joong yang berada di depannya, dia menghela nafas dan tatapannya kembali tegas. ”Apakah ini kelakuan seorang Kim, huh?” tanya namja tua itu dengan hawa yang mengerikan.

Bagi siapapun, gertakan namja tua itu bukan sembarangan, namun bagi Hyun Joong yang sudah dikuasai amarah, peringatan yang dikeluarkan kepadanya tidak ada artinya. Dia berjalan menghampiri meja kerja namja tua tersebut dan menghempaskan amplop yang dia pegang dengan keras membuat namja tua itu kembali tersentak kaget. ”Apa-apaan ini, huh?!”

”APA-APAAN KATAMU?! HARUSNYA AKU YANG MENGATAKAN ITU KEPADAMU!” seru Hyun Joong dengan lantang. Tak peduli meskipun saat ini namja yang ada di hadapannya menatap dia dengan tatapan membunuh.

”Hyun Joong,” tegur namja itu dengan tegas membuat Hyun Joong sedikit mundur karena gugup. Biar bagaimanapun namja yang ada di hadapannya adalah ayahnya, ayah kandungnya. Namja tua itu kemudian melihat amplop yang dilempar Hyun Joong tadi. Dibukanya perlahan untuk melihat apa isinya dan kemudian dia terkekeh pelan. ”Jadi ini yang membuatmu marah? Jung Jihye? Yeojya hina itu?”

Brak.

Kali ini Hyun Joong memukul kedua tangannya ke atas meja appa-nya membuat beberapa kertas yang ada di sana terangkat hingga bertebaran ke mana-mana. ”Jangan main-main denganku! Apa yang kau lakukan terhadapnya, huh?!” serunya dengan lantang. Sayangnya, hal itu tidak berpengaruh kepada sang appa yang hanya tersenyum.

”Kenapa? Dia tak lebih dari pelacur yang mau membukakan kakinya untuk siapa saja yang memberinya uang,” ujar appa-nya dengan sebuah seringaian. Mendengar hal itu, amarah Hyun Joong semakin meluap. Dia menarik kerah appa-nya, membuat jarak di antara keduanya semakin kecil. ”Kau tidak tahu bahwa dia meminta uang agar aku menutup mulutnya saat itu?”

”Jihye tidak mungkin melakukan hal itu,” desis Hyun Joong. Dia tahu bahwa apa yang diucapkan appa-nya tak lebih dari sebuah kebohongan belaka. Sudah lama menjadi anak dari appa-nya, masakah dia tidak tahu sifat dari namja yang ada di hadapannya. Jihye adalah satu-satunya yeojya yang mau menerimanya apa adanya, tak peduli meskipun dia anak mafia sekalipun. Jihyelah yang selalu menyemangatinya, mengatakan bahwa dia dan appa-nya adalah orang yang berbeda. Tetapi dia menjadi heran kenapa 3 tahun lalu (6 tahun lalu dari sekarang), Jihye mendadak menghilang seolah ditelan bumi. Dia mencari Jihye di rumah yeojya itu, namun ternyata keluarganya sudah pindah. Setelah melakukan pencarian selama 2 tahun lebih, hampir mendekati 3 tahun, dia akhirnya mengetahui sebuah kenyataan.

Jihye hamil.

Ya, yeojya yang dia cintai mengandung anaknya dan tidak ada yang bisa mengganti kebahagiaan yang saat itu dia rasakan. Tetapi, semuanya tak berjalan lama. Di saat dia hendak menemui Jihye, dia harus menemuinya di depan sebuah batu nisan yang bertuliskan nama yeojya yang dikasihinya. Mulanya dia berpikir bahwa takdir begitu kejam, bahwa saat dia bisa bertemu dengan Jihye, takdir kemudian memisahkannya karena kecelakaan konyol. Namun, ternyata setelah dia menyelidiki lebih lanjut, semua itu tak lebih dari ulah appa-nya.

Oh, kenapa dia begitu bodoh? Seharusnya dia sudah sadar saat 3 tahun lalu, Jihye melihatnya dengan tatapan sedih dan ragu-ragu. Kenapa dia tidak segera memaksa Jihye untuk menjelaskan semuanya kepada dirinya? ”Aku tak akan memaafkanmu,” ancamnya kepada sang appa.

”Oh ya?” Namja tua itu tak terlihat takut sedikitpun, sebaliknya dia hanya tersenyum seolah menantikan langkah Hyun Joong selanjutnya. Dia menepis kedua tangan Hyun Joong agar melepaskan genggaman anaknya terhadap dirinya. ”Kau bisa apa, huh? Seharusnya kau sudah tahu bahwa dia tidak layak untukmu. Demi Tuhan, dia anak dari keluarga Jung, musuh kita selama bertahun-tahun!”

”Lantas? Keluarga Jung adalah musuhmu, bukan musuhku,” balas Hyun Joong dengan tatapan penuh amarah.

”Oh, tetapi mereka adalah musuhmu selama darah Kim mengalir di dalam dirimu, nak.”

”Jangan panggil aku anakmu, aku malu mempunyai darahmu di dalam diriku,” desis Hyun Joong.

Sang appa hanya terkekeh. ”Sayangnya, kau adalah anakku. Aku sudah mencoba membunuhnya berkali-kali sebelum dia melahirkan, namun semuanya gagal. Ah, tetapi akhirnya dewi fortuna berpihak padaku juga saat aku menyuruh orang untuk mengotak-atik mobilnya. Bisa kulihat bagaimana reaksinya saat tahu remnya tidak berguna.”

Kedua tangan Hyun Joong mengepal dengan keras. Tak bisa dipercaya bahwa di hadapannya adalah appa-nya yang pernah dia hormati dulu. ”Demi Tuhan, apa yang kau inginkan, huh? Tidak cukupkah kau merusak kehidupanku?!” seru Hyun Joong.

”Kau itu anakku! Dia tidak cocok untuk dirimu, dia adalah anak keluarga Jung! Sekarang yeojya itu berhasil kusingkirkan, berikutnya adalah anak itu. Yang kudengar kakak laki-laki Jihye mengangkat anakmu jadi anaknya. Kurasa tidak masalah, aku bisa mengatasi keduanya sekaligus,” racau sang appa tanpa menghiraukan Hyun Joong yang sudah menunduk karena menahan amarah. ”Daripada dengan Jihye yang jelek dan hina itu, bukankah lebih kau bersama dengan yeojya yang menjadi istri dari kakak laki-laki Jihye. Kalau tidak salah Jaejoong namanya!” seru sang appa dengan senang.

”Sudah cukup kau meracau, huh?” bisik Hyun Joong dengan nada rendah namun tajam. ”Jadi Jihye menghilang 3 tahun lalu karena kau menyuruh dia untuk tidak menemuiku?”

”Oh, tidak seperti itu juga. Aku hanya mengirimkan surat kepadanya atas namamu bahwa kau tidak mau bertanggung jawab atas bayinya. Aku pikir dia akan depresi dan bunuh diri, siapa yang menduga kalau ternyata dia mempunyai keberanian untuk melahirkan anak tidak diinginkan itu. Menambah masalah saja. Ini akibatnya ketika kau tidak hati-hati, aku yang harus membereskan semuanya.”

”Kau tidak perlu melakukannya lagi, appa,” bisik Hyun Joong dengan gertakan gigi. Sang appa mengangkat wajahnya dan berhadapan dengan anaknya. Sebuah senyuman terukir di wajah sang appa saat melihat Hyun Joong yang menatapnya dengan penuh amarah.

Cklek.

Bunyi pelatuk yang dinyalakan membuat seringaian di wajah sang appa semakin melebar. ”Jadi inikah balasan untuk appamu yang melakukan semuanya untukmu, huh?” tanyanya tanpa ada rasa takut sedikitpun.

Gugup.

Tidak bisa dipungkiri bahwa Hyun Joong merasa gugup, tetapi amarah dan kekesalannya melebihi rasa takutnya sekarang. Detik berikutnya yang dia tahu adalah dia menarik pelatuk dan peluru keluar dari ujung senapannya menembus kepala appa-nya. Karena menggunakan silencer, tak ada bunyi yang keluar. Semuanya terlihat sempurna. Tubuh sang appa terjatuh ke atas lantai dengan kepala sang appa berada di atas meja. Darah perlahan mulai mengalir keluar membuat kertas yang ada di atas meja menjadi berwarna merah.

Hyun Joong kemudian meraih foto yang terletak di ujung meja, foto dirinya dengan yeojya yang dia cintai. Senyuman sendu terukir di wajahnya. Tangannya dengan hati-hati menyentuh wajah yeojya itu seolah dia masih bisa merasakan halusnya wajah itu.

Sang appa sudah dibereskan, tetapi untuk menemui anaknya, dia harus menentukan langkah selanjutnya, dan itu adalah Jung Yunho.

.

.

Kedua pupil mata Jaejoong membesar karena kaget. Tangannya terangkat karena kaget. Mendengar apa yang baru saja diceritakan Hyun Joong membuat tubuhnya tak bisa berhenti gemetar. Hyun Joong yang menyadari hal itu segera mengelus kepala Jaejoong dengan pelan. Badan Jaejoong mendadak menolak sentuhan tangan Hyun Joong. Gerakan itu membuat namja yang ada di hadapannya tersenyum sendu.

Melihat hal itu, hati Jaejoong kembali tergerak dan merasa bodoh. ”Mi…mian,” gumam Jaejoong.

”Haha. Aku yang harusnya minta maaf. Aku tak ingin melakukan hal ini sebenarnya,” bisik Hyun Joong perlahan. ”Tapi aku benar-benar ingin menemui Changmin. 6 tahun. Selama itu aku tak bisa melihatnya, mendengar suaranya. Bahkan dia tidak mengenaliku sama sekali dan menganggapku sebagai orang yang ingin merebutmu dari appa-nya.” Hyun Joong tertawa, tetapi Jaejoong tahu bahwa ada kesedihan yang tersembunyi di baliknya.

”Hyun Joong, ” bisik Jaejoong perlahan.

Yang dipanggil namanya menatap ke arah sang yeojya. ”Aku sudah mencoba untuk menemui Changmin. Bahkan aku menyuruh para pengawalku untuk menggedor rumah Yunho setiap malam agar aku dapat menemui Changmin, tetapi tampaknya bagi dia aku tak lebih dari orang yang sudah membunuh adiknya,” bisik Hyun Joong dengan sendu.

”Hyun Joong.” Yang Jaejoong sadari berikutnya adalah kehangatan yang menyelimutinya. Hyun Joong menarik tubuh mungilnya ke dalam dekapan namja itu dan secara refleks Jaejoong membelai punggung Hyun Joong untuk menenangkan namja yang tengah menangis di pelukannya.

”Mian…mian, aku hanya ingin…urgh…menemui anakku, mian…mian, Jaejoong, mian,” bisik Hyun Joong di sela-sela isaknya.

Jaejoong terdiam, tak tahu harus berkata apa. Di satu sisi dia mengerti kenapa Hyun Joong harus melakukan ini, tetapi di sisi lain dia juga tidak tahu apakah yang dilakukan Hyun Joong ini benar. Kenapa namja harus memaksakan cara mereka yang aneh untuk menyelesaikan masalah? Bukankah dengan bicara baik-baik maka semuanya bisa lebih dikendalikan?

Drrt. Drrt.

Getaran ponsel Hyun Joong di atas meja membuat keduanya melepas pelukan mereka. Jaejoong melihat ke arah Hyun Joong yang sudah rapi, tak bisa dipercaya bahwa namja itu baru saja menangis di dalam pelukannya. Sentuhan lembut dari tangan Hyun Joong terhadap pipinya membuat dia terkejut. Dia sendiri tidak menyadari bahwa dia juga mengeluarkan air mata.

Ponsel Hyun Joong terus bergetar dan getaran itu berhenti saat Hyun Joong mengangkatnya. ”Annyeong, oh, Yunho-shi.”

”Di mana Jaejoong?

”Oh, Jae? Dia ada bersama denganku sekarang. Mau bicara dengannya?” ujar Hyun Joong dengan seringaian di wajahnya. Dia bisa membayangkan bagaiman saat ini Yunho tengah mengepalkan tangan karena kesal tak dapat berbuat apa-apa. Di lubuk hatinya, dia cukup menikmatinya.

”Biarkan aku bicara padanya!”

Tanpa mengatakan apapun, Hyun Joong langsung menyerahkan ponselnya dengan tenang kepada Jaejoong. Yeojya itu mengambilnya dengan perlahan. Suaranya terdengar serak mungkin karena baru terbangun. ”Yun…Yunnie?” Jaejoong tidak tahu kenapa dia memutuskan memanggil Yunho dengan nama panggilan, tetapi dia hanya ingin kembali dekat dengan Yunho. ”Yun, kau harus mendengarkan Hyun Joong, kumohon, jangan –”

Belum sempat Jaejoong mengatakan apa yang sebenarnya terjadi, Hyun Joong sudah merebut kembali ponselnya. ”Kau dengar dia Yunho? Biarkan aku bertemu dengan Changmin dan aku akan mengembalikan Jaejoong kepadamu.”

”Aku bersumpah jika kau–”

”Aku tak akan menyakitinya jika kau membawa Changmin kepadaku seorang diri.” Suasana hening sejenak. Hyun Joong dapat menebak bahwa Yunho sedang berpikir dengan tawarannya. ”Aku hanya ingin bertemu dengan Changmin. Jika selesai, aku akan kembalikan Jaejoong kepadamu secara utuh. Datang ke tempat yang akan kuberitahukan padamu jam 5 nanti. Tak perlu melacak nomor ini Yunho, tak ada gunanya. Dan satu lagi, jangan macam-macam denganku. Jika aku melihat ada orang lain selain dirimu, maka aku bersumpah Jaejoong tidak akan kembali dengan selamat.”

Klik.

Helaan nafas terdengar dari Hyun Joong. Jaejoong yang melihat hal itu tahu bahwa sebenarnya Hyun Joong tak ingin melakukan hal ini. Dia hanya bisa berharap semoga Yunho tidak terlalu bodoh untuk melawan Hyun Joong.

”Hyun Joong,” bisik Jaejoong karena kaget saat tiba-tiba saja namja itu menimpa dirinya hingga sekarang dia kembali terbaring di atas ranjang.

Kepala Hyun Joong terangkat sedikit sehingga sekarang keduanya bertatapan dalam jarak yang begitu dekat. Masing-masing dapat mendengar deru nafas lawannya. Ketika Hyun Joong mendekatkan kepalanya, Jaejoong segera menutup mata dan menggeser kepalanya ke arah kanan untuk menghindari namja itu. Hyun Joong yang melihat hal itu hanya terkekeh dan mengecup pipi Jaejoong dengan lembut. ”Tenang saja, aku tidak akan melakukan apa-apa terhadap dirimu. Harus kuakui kau memang cantik,” gumam Hyun Joong yang membuat kedua pipi Jaejoong memerah. ”Tapi, aku sangat mencintainya, sangat, kenapa Tuhan harus memisahkanku dengannya? Dan sekarang anakku juga.”

Jaejoong terdiam, tak tahu harus menjawab apa. Dia membiarkan Hyun Joong memeluk dirinya karena dia tahu saat ini namja itu membutuhkan kekuatan dan sandaran. Membunuh ayah kandungnya sendiri, dipisahkan dengan orang yang dikasihinya, dan bahkan harus melakukan cara ekstrim seperti ini hanya untuk menemui anaknya, Jaejoong bisa mengerti apa yang dirasakan oleh namja itu.

.

.

Tak terasa jam 4 telah tiba. Satu jam sebelum melakukan transaksi dengan Yunho. Jaejoong sudah menemui dirinya berada di dalam mobil Hyun Joong sekali lagi. Matanya melihat ke arah luar, mengamati jalanan yang entah kenapa terlihat begitu sepi meskipun sekarang hari masih sore. Tak lama Hyun Joong akhirnya memasukkan mobilnya ke dalam satu gudang tua yang belum pernah Jaejoong ketahui.

Mungkin ini markasnya? Pikir Jaejoong.

Hyun Joong membawa Jaejoong masuk ke dalam gudang yang diawasi oleh dua penjaga berbadan tegap di depannya. Dua penjaga itu langsung membuka pintu dan mengizinkan Hyun Joong untuk masuk dengan Jaejoong di sampingnya. Jaejoong tak punya waktu untuk melihat-lihat karena detik berikutnya dia dimasukkan ke dalam sebuah ruangan yang terdapat kaca pada bagian dalamnya.

”Tunggu di sini. Kau bisa melihat apa yang terjadi dari sini, tetapi mereka tidak bisa melihatmu. Nanti aku akan mengeluarkanmu. Ingat, kau mencoba untuk kabur dan aku tidak dapat menjamin keselamatan Yunho.”

”Biarkan aku keluar, aku bisa bicara dengan Yunnie agar dia membiarkanmu bicara dengan Changmin. Aku yakin dia pasti mengerti,” bujuk Jaejoong. Jika dia bisa membuat Yunho mendengarkan dirinya, maka ada kemungkinan pertumpahan darah bisa dihindarkan atau setidaknya kedua namja itu tak perlu menggunakan kekerasan.

Hyun Joong hanya menatap datar ke arah Jaejoong. ”Tidak, dia pasti akan menganggap bahwa kau sudah diperalat oleh diriku dan bahwa apa yang kau ucapkan tidaklah lebih dari kebohongan. Lebih baik kau di sini saja, lebih aman.” Sebelum keluar, Hyun Joong mengelus kepala Jaejoong untuk terakhir kalinya dan entah kenapa Jaejoong mempunyai firasat tidak enak.

”Mungkinkah?”

Jaejoong segera menggelengkan kepalanya untuk mengusir pikiran buruk itu jauh-jauh darinya. Semuanya akan baik-baik saja. Dia mencengkram ujung bajunya dengan kuat. ”Gwenchana Jaejoong, itu hanya perasaanmu saja.”

Suara pintu yang terbuka mengalihkan perhatian Jaejoong. Dia kemudian menatap ke arah kaca yang tembus keluar dan mendapati Yunho datang dengan Changmin. Namja kecil itu memeluk paha Yunho dengan erat karena takut dengan tempat asing yang dia datangi.

Doe eyes Jaejoong tak pernah lepas dari sosok mungil Changmin yang terlihat ketakutan. Jaejoong berharap andai dia bisa berada di sana dan mengatakan kepada Changmin bahwa namja yang ada di hadapannya adalah appa kandungnya. Dia juga dapat melihat tatapan tajam yang dikeluarkan Yunho terhadap Hyun Joong dan bagaimana mantan suaminya itu menjaga Changmin begitu erat.

”Di mana Jaejoong?” Suara khas Yunho tertangkap oleh indera pendengaran Jaejoong. Sekilas dia mengagumi struktur bangunan ini, tetapi Jaejoong segera mengabaikan itu dan memfokuskan kembali kepada pemandangan yang ada di hadapannya.

”Kau tidak membawa siapapun seperti janji kita?” balas Hyun Joong yang mengabaikan pertanyaan Yunho kepadanya.

Terlihat bahwa Yunho sedikit kesal karena dia dicuekkan, tetapi akhirnya namja itu membalas. ”Hanya aku dan Changmin. Sekarang katakan di mana Jaejoong?!” Suara Yunho kali ini lebih tinggi, tanda bahwa dia benar-benar serius.

Jaejoong sedikit terkejut. Di lubuk hatinya, dia merasa senang atas hal ini karena berarti Yunho masih peduli kepadanya. Sekarang, kurang lebih Jaejoong bisa mengumpulkan kepingan puzzle yang hilang. Yunho menceraikannya bukan karena membenci dirinya, tetapi karena ingin melindungi dirinya. Pertanyaannya adalah, dari apa?

Hyun Joong?

Tidak, namja itu terlihat jelas bahwa tidak ingin melukai Jaejoong. Jika namja itu mau, dia bisa saja mengikat tangan Jaejoong, tetapi namja itu melepaskannya.

Salah paham. Sepertinya semuanya berawal dari kesalahpahaman. Yunho mungkin beranggapan kalau Jaejoong berada di dalam bahaya jika berada di dekatnya.

Ah tentu saja, pasti karena itu! Jaejoong menepuk dahinya sendiri menyadari kebodohannya. Dia hanya bisa berharap kedua namja itu tidak melakukan hal konyol.

.

.

”Umma, umma di mana?” tanya Changmin dengan pelan. Suaranya terdengar parau membuat kedua namja yang lebih tua itu merasa sedih terutama Hyun Joong.

”Tenang saja, kau akan bertemu dengan ummamu nanti, ne,” gumam Hyun Joong dengan lembut. Dia berjongkok sehingga tinggi badannya setara dengan Changmin yang sekarang sudah berada di hadapannya.

Dengan jarak yang sedekat ini Hyun Joong bisa melihat bagaimana Changmin memiliki mata dan hidung milik Jihye. Garis wajah namja itu mengingatkan dia dengan Jihye, yeojya yang sangat dia cintai. Berdasarkan impuls, dia menarik tubuh mungil Changmin dan segera memeluknya. Changmin sempat meronta sesaat, namun mungkin dia juga merasakan adanya sebuah ikatan dengan Hyun Joong sehingga dia memutuskan untuk berdiri kaku.

”Changmin,” bisik Hyun Joong dengan lembut.

Yunho tak bisa menutupi bahwa sebenarnya dia cukup prihatin dengan namja yang ada di hadapannya, namun mengingat apa yang harus dilewati oleh adiknya seorang diri, dia mengesampingkan hati nuraninya. Namja ini, namja yang sudah menghancurkan hidup Jihye sekaligus namja yang sudah mengambil nyawa Jihye.

”Di mana Jaejoong?” tanya Yunho saat pelukan Hyun Joong terlepas. Tetapi, namja itu seolah tak mendengarkan Yunho. Dia tersenyum lembut ke arah Changmin. ”Hyun Joong, jangan main-main denganku, di mana Jaejoong?!” seru Yunho sekali lagi yang berhasil membuat Hyun Joong akhirnya menatap dirinya.

Hyun Joong menghela nafas, tahu bahwa cepat atau lambat namja itu pasti akan menanyakan tentang Jaejoong. ”Tenang saja, dia masih hidup dan selamat.” Perhatiannya kemudian teralih kepada Changmin yang sedang memajukan bibirnya karena cemberut. ”Wae, Changmin-ah?”

”Apakah ahjushi orang jahat yang ingin memisahkan umma dengan appa?” Pertanyaan yang polos dan tak bermaksud buruk, namun pertanyaan itu bagaikan pedang yang menusuk luka perih yang terdapat di dalam hati seorang Hyun Joong.

”Ani, ahjushi hanya ingin bermain dengan Changmin-ah, bolehkah?” tanya Hyun Joong dengan lembut, meskipun saat ini hatinya sedang tersayat-sayat karena pertanyaan Changmin tadi.

Bayangkan saja, anakmu tak mengetahui tentang keberadaanmu dan sekarang dia mengatakan orang lain sebagai appa-nya. Apakah itu tidak menyakitkan?

Tatapan Hyun Joong begitu memelas, tubuhnya terlihat begitu rapuh, sepertinya namja itu sudah terlalu lelah. ”Urm.” Changmin mengangguk dengan polosnya. ”Ahjushi mau main apa? Changmin akan temani!” serunya dengan gembira membuat bibir Hyun Joong melengkung.

”Besok di taman bermain, bagaimana?” tanya Hyun Joong.

Changmin mengangguk. ”Umm, aku mau naik roller coaster! Eh, umma ikut boleh kan ahjushi?” tanya Changmin dengan mata yang begitu polos membuat Hyun Joong hanya bisa tersenyum atas permintaan itu.

”Kita jemput ummamu, ne?” Kembali namja kecil itu mengangguk antusias. Hyun Joong yang merasa gemas mencubit kedua pipi tembem Changmin. Hal itu membuat Yunho sedikit siaga karena dia takut apa yang akan dilakukan Hyun Joong berikutnya. ”Tenang saja, Yunho, aku tak akan melukainya. Nah, ayo?!” Dia menarik tangan Changmin yang sepertinya sudah mulai bisa dekat dengan dirinya. Mereka melangkah menuju ke tempat di mana Jaejoong dikurung tanpa mengetahui bahwa saat itu Yunho tengah menekan tombol dua di ponselnya.

.

.

Ketika pintu ruangan itu terbuka, Jaejoong langsung memutar badannya dan menyambut Changmin yang berlari ke arahnya. Hyun Joong yang melihat hal itu tersenyum dengan lembut .

Cklik.

Badan Hyun Joong menjadi tegap, matanya kembali serius, dan senyumannya menghilang saat dia menyadari sesuatu menekan punggungnya. Tidak perlu berbalik untuk mengetahui bahwa Yunho sedang menodongkan senapan di punggungnya. ”Jangan bergerak atau kupastikan kau akan tinggal nama,” desis Yunho di telinga Hyun Joong.

Well, aku tidak menduga keluarga Jung suka menggunakan cara licik seperti ini, eh?” balas Hyun Joong dengan tenang. Dia tak takut meskipun saat ini ada senapan yang dalam sekejap mengambil nyawanya.

”Cih, untuk menghadapi orang sepertimu, aku harus menggunakan segala cara. Apa maumu, huh?” tanya Yunho sekali lagi. Mereka saling berbisik karena tak ingin Changmin ataupun Jaejoong menyadari pembicaraan mereka.

Hyun Joong terdiam. ”Apa mauku?” kekehnya. ”Aku hanya ingin bertemu anakku, apa salah, Yunho?” tanyanya dengan tenang. Tersirat sarkasme di baliknya.

”Untuk apa kau bertemu dengan anak yang kau sendiri tak pernah harapkan, eh? Kalau perlu kuingatkan, kau yang tak mengakui Changmin sebagai anakmu.”

Hyun Joong tertawa, sebuah tawa yang mendatangkan perhatian dari semua di ruangan itu. ”Ani, aku hanya mengingat sesuatu yang lucu, kalian lanjutkan saja,” ujar Hyun Joong kepada Jaejoong yang menatapnya dengan tatapan penuh selidik. Tahu bahwa tak bisa mendapatkan apa-apa, Jaejoong kembali mengalihkan perhatiannya kepada Changmin. ”Kukira seorang Jung itu pintar, tetapi mudah ditipu, eh?”

Ujung senapan yang dipegang Yunho ditekan semakin kencang membuat badan Hyun Joong sedikit terdorong ke depan. ”Aku bahkan tidak tahu bahwa Jihye hamil sampai 3 tahun yang lalu!” desis Hyun Joong.

Yunho tersentak. Kedua matanya membesar karena terkejut. Dia menatap ke arah Hyun Joong yang sedang menggigit bibir bawahnya. ”Jangan macam-macam kau,” ancam Yunho. Dia tidak mau percaya dengan perkataan Hyun Joong. Kalau dia percaya, maka untuk apa semua pengorbanannya selama ini? Perceraiannya? Perlindungannya? Tidak, Hyun Joong pasti sedang menyiapkan sebuah trik lagi dan dia tidak akan tertipu.

Dia sudah menghubungi Heechul dan sebentar lagi mereka pasti akan tiba. Sekarang dia harus memastikan bahwa Jaejoong dan Changmin sudah berada di tempat yang aman. ”Kau pikir aku bodoh?” Pertanyaan Hyun Joong membuat Yunho kembali siaga. ”Kau pikir aku tidak tahu bahwa kau menelepon temanmu dan memberikan lokasi tempat ini? Aku kecewa padamu, Yunho, sangat kecewa. Khekhe. Kau bilang aku hina? Kau bahkan lebih hina dariku. Aku tidak melanggar perjanjianku bukan? Jaejoong baik-baik saja, tetapi kau? Kau tidak datang seorang diri, kau bahkan sedang mengancamku sekarang. Kau lupa satu hal, ini adalah tempatku, markasku, kau pikir bisa selamat?”

”Ahjushi!” panggil Changmin kepada Hyun Joong. Perhatian Hyun Joong teralihkan kepada Changmin yang sedang menarik celananya dengan ekspresi yang menggemaskan. ”Ahjushi, kita boleh pulang kan? Aku capek. Besok kita pergi ke taman bermain ya? Ahjushi kan sudah janji!”

Hyun Joong tersenyum bahagia. Meskipun dipanggil dengan sebutan ahjushi, tetapi dia merasa setidaknya dia mempunyai alasan untuk bisa bertemu dengan Changmin, itupun jika sekarang dia bisa selamat dari pistol yang diarahkan Yunho kepadanya.

”Ne, besok kita akan bermain seharian,” gumam Hyun Joong yang kembali berjongkok. Hal ini membuat Yunho harus menyembunyikan pistolnya agar tak terlihat, tetapi sayangnya Jaejoong menyadari hal itu. Tahu bahwa sepertinya Yunho akan melakukan hal konyol, Jaejoong segera menghampiri mereka.

”Ah, Hyun Joong, bolehkah kami pulang sekarang?” tanya Jaejoong dengan pelan. Dia menatap Hyun Joong sekilas kemudian menatap tajam ke arah Yunho seolah sedang memperingatkan mantan suaminya. ”Changmin pasti kelaparan, ne?”

Changmin mengangguk tanpa tahu bahaya yang sebenarnya terjadi di sana. ”Ayo kita pergi makan, ahjushi juga mau ikut?!” tanyanya dengan riang kepada Hyun Joong. Changmin tak tahu kenapa dia bisa merasa nyaman dengan Hyun Joong, namun dia tahu bahwa Hyun Joong bukanlah orang yang jahat sepreti kata appa-nya.

”Kalau Yunho tidak keberatan,” balas Hyun Joong.

”Appa, ahjushi boleh ikut ya? Jebbal,” pinta Changmin dengan nada memelas. Mau tak mau, Yunho hanya bisa menghela nafas dan mengangguk perlahan.

Saat mereka sudah keluar dari ruangan itu, mereka tersentak karena sebuah suara. ”Lepaskan mereka Hyun Joong, kau sudah dikepung.”

Kedua iris mata Jaejoong membesar. Dia tahu suara itu. Suara milik bosnya, Heechul. ”Chullie?” panggil Jaejoong dengan perlahan.

”Jae! Syukurlah kau baik-baik saja!” Dapat dilhat bahwa ekspresi Heechul menjadi senang saat melihat Jaejoong baik-baik saja. Di belakangnya terdapat beberapa orang yang juga bersenjata, sepertinya Yunho memanggil bala bantuan.

Yunho segera menarik Changmin dari tangan Hyun Joong. Jaejoong yang sudah kembali tersadar segera berteriak, ”Apa-apaan ini, Chullie?! Turunkan senjatamu!” Jaejoong berteriak kepada sahabatnya yang sedang menodongkan pistol di depan Hyun Joong.

Kenapa semuanya jadi rumit seperti ini? Namja yang menjadi target hanya terdiam. Matanya terpejam seolah sudah siap menerima semuanya. ”Changmin, kamu pergi ke tempat Heechul-ahjumah, ne?” pinta Yunho dengan lembut. Changmin yang tak mengerti apa-apa hanya mengangguk dan berlari menuju ke arah Heechul. Yeojya itu segera menyambut Changmin dan menyuruh orangnya untuk menjaga Changmin.

”Jae, ayo ke sini, di sana bahaya,” pinta Heechul saat Changmin sudah berada di tempat yang aman.

”Tidak!” seru Jaejoong dengan tegas. ”Ini semua hanya salah paham! Kumohon, Hyun Joong tidak bersalah, kumohon!”

”Sudahlah,” gumam Hyun Joong. ”Tidak mungkin mengubah pendirian mereka. Ego mereka terlalu besar, Jae,” bisik Hyun Joong kepada Jaejoong. Dia menatap ke arah Jaejoong sembari menunjukkan senyuman khasnya.

”Kumohon, ini semua hanya salah paham. Kalian salah. Hyun Joong. Hyun Joong tidak pernah membunuh Jihye, ini semua salah paham!” Jaejoong masih mencoba meronta di antara genggaman Yunho yang sedang menariknya. Dia hanya berharap semua bisa terselesaikan dengan baik. Kenapa mereka tak bisa melakukannya dengan cara damai?

Plak.

Bunyi tamparan terdengar menggema di ruangan itu. Hyun Joong yang tadinya terdiam mendadak menjadi kesal saat melihat Yunho menampar Jaejoong yang berteriak histeris. Yunho sendiri menatap tangannya tak percaya bahwa dia kembali menampar yeojya yang masih dia cintai.

Hyun Joong segera menghampiri Yunho dan melabrak namja itu. ”Kau bilang dirimu sebagai namja?! Kau bilang kau cinta dengan Jaejoong?! Tapi kenapa kau menyakitinya?! Egomu terlalu besar! Sebagai sesama namja, aku malu! Tidak bisakah kau melihat bahwa dia juga menderita?! Seharusnya kau mendengarkan perkataannya!” seru Hyun Joong. Dia menarik kerah Yunho sehingga jarak keduanya begitu dekat membuat Heechul sedikit susah untuk membidik Hyun Joong.

”Kata orang yang tidak mau mengakui anaknya sendiri,” sinis Yunho.

”Kau! Bukan aku yang tidak menginginkan anak itu! Bukan aku juga yang membunuh Jihye! Persetan, kau bahkan tidak tahu apa-apa!” balas Hyun Joong. Dia mendorong badan Yunho hingga terjatuh ke lantai.

Heechul menganggap ini sebagai kesempatan untuk menarik pelatuknya dan bermaksud untuk menembak tangan Hyun Joong agar namja itu berhenti.

Dor.

Akan tetapi, apa yang terjadi berikutnya membuat semuanya menjadi hening. Di sana, di samping kaki Hyun Joong tergeletak tubuh Jaejoong yang sedang mencoba untuk mengatur nafas. Peluru tadi menembus bagian dada Jaejoong membuat darah terus mengalir keluar dari luka tersebut dan mulut Jaejoong.

Heechul yang menarik pelatuk terkejut. Dia tak percaya bahwa dia menembak sahabatnya sendiri. Dia berdiri kaku sejenak sampai akhirnya kemudian dia segera menyuruh anak buahnya untuk mendatangkan medis dan ambulance. Hyun Joong segera mengangkat badan Jaejoong sehingga kepala yeojya itu bersandar di atas pahanya. ”Jaejoong!”

”Jongie, Jongie!” bisik Yunho yang sudah berada di samping Jaejoong.

”Y..un…” bisik Jaejoong dengan susah payah. Dia mengangkat tangan kanannya yang memerah karena darah. Yunho segera meraihnya dan mengecup tangan itu dengan lembut.

”Ne, aku di sini, aku di sini,” ujar Yunho. Pandangannya mulai mengabur karena cairan yang berkumpul di pelupuk matanya. ”Kau akan baik-baik saja, Jongie. Hold on, Jongie!”

”Yun…Hyun…urgh…Hyun Joong tidak berbohong…aku bisa mengetahuinya…urgh…biarkan…uhuk…”

”Jangan bicara lagi, Jongie, Heechul, di mana paramedisnya? Ppali!” seru Yunho dengan nada panik.

”Chang….Changmin….” panggil Jaejoong kepada Changmin yang sedang menghampiri mereka dengan tatapan horor.

”Umma…umma…” sahut Changmin. Dia segera menangis di lengan Jaejoong dan memeluknya seolah tak ingin melepaskan yeojya itu.

Jaejoong tersenyum. Dia kembali batuk dan mengeluarkan darah membuat Yunho semakin ketakutan. Suara Heechul yang mengatakan bahwa ambulance akan tiba sebentar lagi tidak terdengar olehnya. Baginya saat ini, Changmin harus mengetahui kebenaran yang sesungguhnya. Dia menarik tangan Changmin kemudian meletakkannya di atas tangan Hyun Joong.

Changmin menatap ke arah Jaejoong dengan bingung. Sementara Jaejoong hanya tersenyum penuh arti sembari mengangguk pelan sebelum kegelapan kembali menyelimutinya.

”JONGIEEE!!!”

.

.

”Yunnie, kau tahu apa yang paling membahagiakan dalam hidup ini?”

”Hmm…apa ya? Saat kita menikah nanti?”

”Ah, benar sih, tetapi bukan itu maksudku.”

”Saat kita punya anak nanti, hmm?”

”Aish, Yunnie mesum!”

”Ahahahaha…jadi, apa?”

”Itu…saat kau mengatakan ingin menghabiskan seluruh hidupmu bersama diriku, Yun.”

”Jongie, saranghae.”

”Nado saranghae.”

.

.

To be continued…

.

.

A/N:

CM: Lho, author kita ke mana? O.o

Shichi: Sedang bersembunyi dia takut dimarahi readers karena chapter yang aneh ini.

CM: oh *nods* arasso. Kok kamu tahu?

Shichi: karena dia yang menyuruh kita supaya jadi penutup sekaligus mengucapkan terima kasih yang sudah bersedia review pada chapter kemarin.

CM: Ah, ne…ne…kalau Jaejoong-hyung dan Yunho-hyung?

Shichi: Kau mau tahu? *smirk*

CM: Eh tunggu, kita ucap review dulu *sweatdropped*

Shichi: *sigh* ne. Kami mau mengucapkan terima kasih kepada:

riska0122|hareyvon|aramutiaraa|jejebearie|oktav|wiya|Zelenvi|nobe_sama|I AM YunJaeshipper|min190196|Ayu|kimchi|MiRuu|Chima|soohyun1997|jaexi|Enno KimLee|Just Call me Echa|Dai 8 Freaker|Leelyn|Tri MULYANI|nobody|Jung Ho Joongie|kyucute14|Me Is|Nukky|QQ25|kim vinansia|bigcassieast|Kuro_Hime|Jung Hye Ra|lipminnie|keiharu|yerinkimfanfiction|annisatyaas|apple|yunjaelovers|Hikari|ocha|tere magell|Ms.KMS|HaeRieJoongie|Yustin|shippo baby yunjae|Thatachan Cassiopeia|therany|popaipelaut|Yunjae Shipper|myownfanfiction|Julie yunjae|kyujaejae|ecca augest|Hafsah|nadiarsnt|heechie|Geuchan|neiyha|RetnoMyaniezasia|tantrionyu|LawRuuLiet|galich|minniemin_ | EvilmagnaeMin|ira|BembiYJS|rani1208|CieL_Song|Tia Hwang|Shofi Cassiopeia|@_thekyu|mei-chan|kazuakane|afta junya|sunrise|Rachmi Nurul Aini|puzzpitjewelforever|love_yunjae|SapphireStone|pipito.chan | RanYJjeje|Rizky Oktavia Berlianti|Fifian|parkchunnieabell|crazy_maniac|cloudkimmy|kyumin forever|choo5002|sierradew|reaRelf|

CM: Shichi, kenapa kau menarik tanganku?

Shichi: Aku sudah tidak sabar, lagipula authornya sudah kembali tuh *nunjuk eL yang lagi ngendap2*

CM: Shichi!

.

.

Aigoo,mian semuanya. Gak tahu kenapa ini chapternya malah jadi aneh bin ajaib ==” saya mencoba untuk membuatnya dari segi rasional.

Alasan kenapa Yunho tidak bisa mempercayai pendapat Hyun Joong adalah karena dia seorang namja yang mempunyai kepercayaannya sendiri. Yah, dia selalu beranggapan kalau Hyun Joong yang salah. Lalu tiba2 saja Hyun Joong datang dan mengatakan bahwa itu semua hanya kesalahpahaman, hal itu tentu saja tidak mudah diterima oleh Yunho. Memang sifat Yunho di sini, saya akui terasa sedikit menyebalkan, tetapi kalau dipikir2, dia punya pendiriannya sendiri. Dia bahkan sampai mengorbankan Jaejoong demi kepercayaan dan pendiriannya, tidak mungkin dengan mudah bisa digoyahkan begitu saja bukan?

Ah sudahlah, ini makin ngelantur ==” intinya saya minta maaf kalau ini mengecewakan m(_0_)m

nah, pada mkir kalau yunppa dan hyunjoong ada dendam, smoga chap ini cukup menjelaskan semuanay :3

.

Berikutnya kaykny chap terakhir :3

Apa yang akan terjadi pada Changmin dan Hyun Joong?

Apakah Jaejoong akan baik-baik saja?

Apaka harus ada NC?

Bagaimana kelanjutan hubungan Changmin dan Dong Wook juga?

Dan bagaimana nasib author ini yang siap digiles para readers?

#plak

#abaikan :3

Ah iya, pokoknya saya masih mengajak para author yang mau bergabung di wp saya yg satu lagi silakan :3

Karena author yg bergabung sudah punya wp, jadi wp itu berfungsi sebagai index agar kalian para readers mudah mencari ff ^^

Masih sedikit nih, jadinya masih menunggu para author untuk bergabuXD

Webnya di sini >>> www.ffnspi.wordpress.com <<<

Last, review 😉

_Verzeihen

PS: Comment kalian semua udah dibalas ya, silakan dicek ^^

Dan pekerjaan Yunpa dan Heechul, bingung, agen rahasia juga boleh deh ==’ #Plak

Advertisements

180 responses to “Chapter 8 – Truth

  1. yeyy..akhirnya update..^^
    Aku suka bgt sama ni cerita hehe..
    Syukur deh, ternyata Hyunjoong ga jahat^^..
    btw, karakternya Yunho ga nyebelin kok.. Kan emg smua cowo kaya gitu..hehe..
    chap depan nc dong #eh?..

    yah,pokoknya keep writting y..^^.. ditunggu lanjutannya..

    • hehe..makasih, aku dah update jg yang chap berikutnya XDD
      iya, kasian semua duga hyun joong itu jahat T^T
      senang kalau bsa mengerti yunho gak nyebelin.hehe
      sep2 udah dilanjut. makasih ya 😀

  2. Andwe, jaemma musti selamat, jgn sampai jaemma mati 😦
    akhirnya udh dijelaskan dendam apa antara yunppa dan hyunjoong cuma salah paham aja,-

    ditunggu chap selanjutnya eonni^^

  3. kyaaa jae ktembak.. hyunjon sbnernya g jahat kh.. cm salah paham aj gtu..ne jae mati ap h ya.. jgn mati chingu..yunjae hrus bersatu..lnjuuut

  4. Hah akhir.a bsa narik napas juga,
    oh trnyta yg jhat tuh ayah.a hyun joong,,,
    kenapa y d.sni q jd agak sebel ma sifat.a yuno oppa, cba ja kl yunho oppa nurutin kta” hyun joong kan ga bkl ky gni…
    Tp eonni, q ska ma ff ni jalan crita.a ga bsa ktbak, tp eonni hrus tnggung jawab ngebuat q nangis gra” ngebayangin Jae oppa ketembak.., huh sungguh ga tega ngbayanginnya
    ttp smangat buat nulis ya Eon,
    fighting!!!

    • ikutan tarik nafas deh #eh
      iya, ayahnya itu emang brengsek u,u #jduar
      hmm..ya, tapi kan namanya laki2 egonya jg tinggi :DD
      sabar ya, janga nangis dong…ku jg ikutan huwaa
      sepp
      hwaiting :DDD

  5. (T.T) wwaaaaaeee???? Kenapaaa??? Joonnggieeee???
    Eonnnn~ huhuhuhu.. Sedihh…
    Semua nya punya kesedihan..
    Jae.. Yun.. Hyun..
    Semua punya kesedihann…
    Part paling sedih ya ini.. Eon… Cepet update jebaaalll~ khawatir sama jaema.. Yunpa..
    Sama hyun jg min…
    Eon mah keren deh bisa bikin dada nyuttt~ terus mengeluarkan air mata..
    Good job eon..

    • wae? Wae? #eh
      jangan nangis dong
      #puk2
      sabar ya…
      iya dong..kan katanya eon gak pernah bkin yg drama
      jadi sesekali deh
      #jduar
      asyik nangsi #lho udah jangan galau terus, liat aja chap berikutnya :3

  6. Andwee!! Jaejoong tak blh mati. Serious horror time jaejoong kena tembak. Moga2 Yunjae dpt kahwin semula di next chap. menunggu chap selanjutnya, eL-chAn. Keep writing.

  7. g suka m yun yg ringan tangan, smpat tlintas mnding jaem hyun z, dy kya na lbh lembut m cwe, yun 2 kali nmpar jae, yun hrusnya nyesel dah nglakuin tu, #pundung m yunpa
    bharap hepi end, jae slamet, yunjae balikan lg, min ngakuin hyun tu appa nya, n yunjae nc’an #plak pervert mode on

  8. UAPA INIII !! *gebrak meja* #digeplak
    jadi biang keroknya tu ternyata appanya hyun joong, haiissshh..

    emak ketembak ?? andwaee.. pokoknya jaemma harus baik-baik aja, jaemma harus selamat, HARUS !! #readergaknyante #digamparbolakbalik
    penutupnya NC duonk.. yg SUPER HOT skalian *smirk*

  9. EL CHAAAAAAAAANNN!! *3 OCTAF*
    HUAAAAA JAE GW! *PLAK* ya ampuun! Knapa jae ketembakk!! Changmin! Changmin sdih bgt jdi anak disinii TT_TT
    hiks hiks
    tolong, hapus kta2 yunjae sad ending! Tuolong!! *histery*
    happy ending plus nc!! Kudu wajib!! *maunya gw tu..* xD
    wkwkwk

    lanjuut!! Esmoni campur aduk pake sari mah chapter ini xE

    DAEBAK EL-CHAN!! 😀

    • kenapa? jae siapa? o.o jae itu punya yunppa u,u
      kan dia jg gak tahu hohoho
      emang ada tulisan sad ending ya? –a
      #jduar
      wkwkwk..

      gomawo XDD
      selamat membaca ya ^^v

  10. .huwee. .kenapa jae ketembak. ?sama heechul lg. .iuh. .
    .
    .gga perlu NC jg gpp. .yg penting apdet . .jangan lama lama. .hehe
    .
    .ayo ayo buat aja pernikahan ke dua buat uri appa dan umma. .
    .
    .yang keren ya eL. .
    .
    .pokoknya harus hapiend. .

  11. yaaaaay hyunjoong gk jdi jahat!! *ehh
    hwaaa!! Kasian jaemma, tu yunppa bandel, jdi jaemma k tembak, T.T
    moga jaemma gpp, trus happy end deh ama yunppa, go yunjae!! 😀 trus min ntar tau hyunjoong appa ny tpi min ttep tggal ama yunjae *seenak ny,
    chinguu, *hug, gomawo bget bwt bag akhir ny itu, kyaa minku shichi, love them so mucch *poppo min,
    ntar min jg happy end ama dongwook y, hehe,

    • Lols..chingu senang banget :PP #Plak
      gwenchana, sesekali perlu ditembak kok #lho
      amin..hehe :3
      ahh..se7min..miss them…lho
      nah itu kykny harus XDDD kkk
      gomawo ya *poppo

  12. Aigoo… Nggak nyangka jadinya kayak gini.
    Tapi, aku suka. XD
    Appanya Hyun Joong apa banget(?) dah, ih… *tabur bunga diatas makam Ji Hye

    Tapi, L. Menurutku sifat Yunho appa logis juga, kok. Coba Kita ada diposisi Yunho juga akan kayak gitu. Kita kayak dihadapkan dengan masalah A yang membuat kita percaya pada masalah A, itu. Bahkan nggak dalam waktu yang sebentar. Nggak mungkin dalam hitungan hari kita bisa nerima kenyataan B yang benar. Apalagi penjelasannya tidak lengkap gitu. *ngoceh gaje

    Dong wok dan Min? Masih kecil, ah, buat dilanjutin… Buat side storynya aja buat mereka dengan umur yang udah pas… *apadah

    NC? Boleh aja, sie… Haknya L, kok. XD
    Tapi, kalo bisa jangan bulan2 ini, lagi bulan puasa soalnya… ^^

    Oke, L. See you next chapter.
    Hwaiting!
    Pay-pay… *tebar kiss bye #intai YunJae dan Se7Min

    • hehe..senang chingu suka XDD
      emang dong kan harus ada antagonisnya
      mending appanya aja #Lho

      *ikutan tabur bunga*

      yup2..emang itu yang aku maksud..tapi maaf ya jadi susah untuk dijabarkan sendiri (?)
      kalau banyak yg minta akan dibuatkan kok..kkk~
      gak, makanya benar2 ikutan puasa jadinya –a

      *tangkap se7min*
      *kurng yunjae*
      pai3 *poppo
      #lho

  13. byx bgt slah paham ny., O.o
    kirain hyun joong bner2 jhat., tpi trnyata cma slah pham.,
    heenim msih amatiran nih, msa yg kena tmbak mlah jaemma #geleng2#dilemparkejurang XD
    jaemma gx knpa2 kn? cpet yundad bwa jaemma ke RS #heboh.,
    lnjutt ~

    • yup2..tpi untunglah hyun joong gak jahat
      gak, sebenarnya dia udah professional tpi jae yg tiba2 nyelip tanpa diketahui oleh heechul :3
      semoga gak kenapa2 kkk~
      ayo2 dibaca chap berikutnya #plak

  14. yehhh,
    akhirnya update lage eonnie.. q thu suka banged ma ff neh n q tunggu” banged.. ceritanya gak aneh koq malah makn seru n tambah bagus eonni.. q tunggu chapter berikutnya eonnie..
    fighting eonni

  15. Ah. Ini kenapa TBC an segala, motong adegannya bikin gemes nih thor 😐 tapi di tunggu next chap ya thor 😀

  16. wahhh jeje jadi korban lagi, kalo dulu krn maslh itu, dia jadi cerai, skrng korban nyawa, huweeee T_T kasian dia. Smoga di chap dpn dia baik2 saja.
    He eh?? Kerjaan sampingan heenim sama yunho, agen rahasia 😆 eL ada2 aja nih..
    Kalo chap dpn ada nc, pasti aq baca juga, walau udh lama baca nc yaoi, ntah kalo gs gini baca nc nya bakal semenarik yaoi atau enggak 😀
    Sdh terlanjur jadi fujoshiiii u,u

    • he eh *nods* karena emang tampangnya tampang org suka berkorban (?)
      hehe…yup2 kenapa ada2 aja? –a
      gak blom ada ._.v nanti ya, semoga bisa hot deh XDD
      sama, tapi kalau castnya yunjae mau gs pun ktancap aj XD

  17. Wae? Wae? Wae?#plak. Umma-ku ketembak sama Heechul, huwee~
    Umma bertahan ne! Kan belum nikah lagi sama appa beruang pabo yang nyebelin#digilesJae
    Nggak kok appa, bercanda. Aku ngerti perasaanmu, dari sisi Yun memang dia benar, cuma kesel aja Yun nggak mau nerima penjelasan Hyun dan Jae…

    Next chapter terakhir, mudah-mudahan semua terselesaikan, buat YunJae nikah lagi terus Se7Min juga dan Hyun Joong yang terbaik buat mereka ^^

    • O.O iya…heechul jahat #plak
      hehe..ayo2 coba diliat chap brikutnya XDD
      hehe..yup2, karena cowok itu kan emang begitu krang lebih
      slalu anggap dia benar ._.v

      hope the best for them 😀

  18. akhir x update jg ni ff q tunggu2 loh!
    Jd hyunjoong bener2 g salah kyk pemikrn jihye? Yg salah ntu ayah x? Tp dah d bunuhma hyun?!
    Aargh c babeh nyebelin ni. Walo emang wajar g percya ma hyun. Tp kn…. Argh~

    Jaema g mati kn? Jangan!
    Next chap bkal jd ending?
    G sabar jd x pgn cpt2 bca..

    Lanjut ya. Semangat!

  19. Gomawo shinci,ah changmin ah…
    Wah tuh appa biar nyesel jama ke tembak…
    Tapi kasian umma pasti suakit hehehe…
    Oh ya buat minnie jangan takut sama ajushi hyun joong ya dia orangnya baiikk kok…
    Buat heechul jangan keliru nembak donh kalo umma mati gimana?? Nnt gege yang ku jitak jitak biar kayak shinchan…
    Buat author eoni jangan di buat end dong kalo end buat sequelnya ya….
    Yunjae moment nya jangan di ilangin….
    Ok ok
    Salam sayanh dari kim vinansia untuk semuanya….
    See you next time…

    • cheonma (?) hehe
      iya, biar dia nyesel senyesel2nya #plak sakit sih, tapi kan dia udah biasa nahan sakit #lho
      changmin tahu kok kalau hyun joong itu baik #eh
      hehe…gege? O.o kenapa yg dijitak jadi gege? ._.v
      udah end lho berikutnya…tapi kalau gak end kan akku gimana? #eh
      sep2 nanti ditambahkan lagi yunjae momentnya

      see you soon ^^v

  20. haaahhh kirain hyun joong mau ngapa”in jeje. .untung saja tidak. . .tapi knp mlah jeje ke tembak ㅠ_ㅠ. . jangan matiin jee pliss. . bikin happy ending. . .
    masak merrka mau kepisah lagi. . .huaa andwee. .
    baiklah ditunggu chap berikutnya. . :*
    keep writing. . .

    -jaexi-

    • yup2, semua terjebak sama hyun joong XDD gpp biar seru aja (?) happy ending kok..tenang aja hehe..umma jangan nangis ne, nanti aku ikutan T^T
      ne :DD
      hwaiting ^^v

  21. Hyaaaa Wae…???? Waeeeeee Joongie umma yg kena tembak…??? #NangisDarah
    unnie jangan bikin Joongie nya mati ne… *udh berkaca” wkt baca Joongie ketembak*
    Minnie… Hyunjoong ahjusshi itu baik loh… *aduh minnie disini imut bgt sih…!* xD
    #HugMinnie
    update nya yg kilat ya unn…! #penasaran
    hehehe…
    gomaptaaaaa~ #PelukYunJaeMin xDDD

    • jangan nangis dong..nanti darahnya kurang #lho
      ayo2 dibaca biar tahu mati apa gak..hehe
      sini deh minnie sama aku jg gpp
      duh, minnie emang paling imut u,u
      *tarik changmin*
      sep 😀
      mian ya lama ._.v
      gomapta jg :*

  22. omo… andwae…
    itu jae gk matikan?
    jangan ya… *kedip- kedip*

    ternyata oh ternyata…
    salah paham yang berujung tragis..
    sedih bgt cerita Hyun joong..

    oke ditunggu post berikutnya..

    NC-an nya abis Ramadhan aja ya author-ssi…
    Jja! hwaiting!!

    • semoga gak mati
      #pray

      iy…semua penuh dengan salah paham yg tak berujung…
      ne 😀

      jadi gk update dulu pas ramadhan
      ikut puasa jg –a
      btw dah update ya :DD
      gomawoo

  23. aki gangerti ngepost comment di wp… maaf ya baru comment.
    WAE KENAPA JAE KETEMBAK?!

    fix yunho ngeselin. Kenapa ga coba denger cerita Hyun Joong sih? Kasian Hyun Joong nya.

    Thanks ya update nya!

    • gwenchana 😀 makasih ya dah mau mampir
      karena…karena plotnya begitu ._.v
      tapi emang harus begitu…

      yunho kan emang egonya kdang sedikit tinggi
      *dijitak yunho fans sedunia*

      sep2 :DD

  24. Hiks, appa ngga bisa percaya sih:(. Jadinya umma harus tertembak, huwee 😦
    mudah2an umma ngga knp2, ternyta yg slah itu appa’x hyun…cuma karna keluarga kim dan jung brmusuhan smpai sgtunya itu ajjushi

  25. Astaga eonni kau brhasil buat zy nahan nafas pas scene trakhr! Knp jd gini? Omo jae ny ktembak, ish, penasaran pkok ny sma chap depan!

    Zy uda ngerti skarang tntang hyun joong, brharap ia sma changmin bisa saling mengenal, ,

    zy tggu deh chap selanjutny, update ny jgn lama2 y eon ^^v

    • jangan lupa nafas lho..nanti gawat #lho ayo2 dibaca, dah update kok XDD hehe :3

      semoga mereka bisa jadi keluarga kembali :’)

      udah update, mian ya lama ._.v

  26. Aishh itu ending’a bikin penasaran bgt >.<
    Kirain hyunjoong jahat trnyt appa'a dy toh yg jahat..
    Yunho percayai hyunjoong ne?
    Omoo jeje kok mengorbankan diri'a bwt hyunjoong sih,,so sweet bgt #ehh
    Ditunggu next chapter'a ^^

    • hehe..baguslah kalau penasran #plak
      gak kok, emang appanya paling jahat…
      amin..semoga dia bisa percaya
      hehe..gak juga sih, sebenarnya yah…#plak
      ne 😀 udah update, makasih ya ^^V

  27. Andwaeeeeeee uriiiii eommaaaaa (˘̩̩̩﹏˘̩ƪ)
    Uriii eommaaa knpppp ummaaa??? Щ(ºДºщ)
    Sumpahhh y yunhoppa dichapter ini nyebelin bangetttt minta dilemparrrr!!! (̾˘̶̀̾̾ ̯˘̶́̾ ̾̾̾’̾̾)̾
    Lanjutttt ummaaaaaaa ..???
     OOº° ​.... °ºOO . Jd is mimin anakny hyunjung tooooooo??? Seruseru!!! O(≧∇≦)o

  28. Bnern ya chp dpn akhr..
    Qu hrap endny bhgia..
    Qu hrap Jaema baik2 ja..
    Eon chp dpn adain NC ya krn aq udh brni bca ff NC aplg pairny Umpa YunJae hehehe..
    Aq tnggu chp brktny..

    • yup2 😀
      tpi kalau pada mau mgkn ada epiloguenya
      amin…
      semoga semuanya berbahagia 🙂
      hehe…
      nc nya di epilogue aja kali ya..kkk~
      selamat membaca ^^v

  29. eL~
    tumben bikin yang ky gini?
    little agst 😦

    ternyata Hyun Joong ga tau klo Ji Hye hamil, trus yg bunuh tuh appanya, bukan Hyun. ahh Appa Kim Jahat!!

    itu.. daku ga bs klo chara Jae ky gt, sedih aja bawaannya klo liat Jae ky gt.
    Tapi ga kena pembuluh jantungnya kan? andwae!!

    next jgn end dulu eL~
    chap 10 aja endnya. Bis lebaran.
    Chap besok biarkan YunJae dan HyunMin berbagi rasa.
    Br deh chap 10 rate M #plak

  30. HuWeeee~
    Andwaeeee!!!
    JaeMma jgn tglkan aQ…
    #pLak, ngLantur

    akhir’nya kbenaran terungkap, walupun YunPpa bLom percaya smoga krna Insiden JaeMma kena tembak YunPpa bisa menerima kebenaran…
    #apaLah bhsaQ ini?

    pengen mewek paz JaeMma’nya kena tembak,,,ToT
    gatau mo riphiu gmana lage, yg jeLaz story’nya Daebak!!! pokok’nya Happy Ending ne Saeng….^^
    d tunggu next chap…

    • kenapa jangan tinggalkan kamu? –a
      #kabur

      🙂 hehe bahasa gaul? #lho

      jangan mewek dong, baca chap berikutnya aja dulu baru mewek
      #lho
      gomawo 🙂
      semoga happy ending >w<
      #plak

  31. huweeeeeee noona knp jaejumma ditembak???
    wuiii si changmin ma si se7en disatuin aja… hehehe
    trus tuh si jaejumma gkpapa kan gak matikan #digeplak yunjussi
    nah tuh si hyun joon ma yunho saling maafan gih damai… hehehe
    next chap ditunggu ne noona
    from your handsome dongsaeng hikaru ^^

    • karena harus begitu nak #lho
      hehe..emang harus, kan se7emin XDDD
      –a gak mati kok…lalala…yang pasti sih kalau mati si yunho yg kutembak #lho
      amin..semoga mereka cepet damai.
      ih geer kamu paling keren u,u #lho

  32. Aku lg mau coba comment sedikit lebih panjang ><

    Omg wae jadi gitu endingnya? Aku kira Hyunjoong yg bakalan ketembak taunya Jaejoong aduh *mondarmandir* Jaemma harus baik2 aja! Yunppa harus bisa selamatin Jaemma (˘̩̩ʃƪ˘̩̩)

    Seneng deh Changmin ngga terlalu takut sama Hyunjoong, kasian juga sih sama Hyunjoong. Pada dasarnya kan dia gatau sama sekali ttg Jihye yg hamil dan pada akhirnya pas ketemu ternyata udah meninggal. Miris bgt pula ga dibolehin ketemu anaknya, Changminnie anak baik :'3

    Wajar sih kalo Yunho ga bakal langsung percaya gitu aja sama Hyunjoong, aku aja pas baca yg sebenernya kaget bgt kalo ternyata selama ini yang jahat itu appa nya Hyunjoong. Jadi ngerasa sedikit bersalah sama Hyunjoong karena kukira dia yang jahat T^T

    Aku yang super soktau ini selalu aja salah nebak mulu di storyline matchmaker… tp keren! Dan demi apa banget next chap udah ending =3= kalo menurutku jangan dimasukin NC nanti aneh, abis adegan menegangkan gitu langsung dikasih NC. Kalo yang nyerempet sih boleh aja (‾⌣‾)♉

    Udah berasa bikin naskah pidato aja nih… Oklah aku tunggu next update :3

    • gwenchana. yg panjang malah seru >w< #plak

      Karena mgkn Changmin sedkit tahu kali kalau Hyun Joong itu appanya 🙂
      Memang..yang paling menderita di sini si Hyun Joong.
      Sesekali bkin dia jangan jadi pihak ketiga terus..hehe 🙂

      Hidup itu seperti ini 🙂 secara tdk langsung mau menyampaikan kalau jangan hanya melihat dari satu sisi aja. Hehe 🙂

      Padahal sebenarnya awal plot ini gampang sih. Tapi …#jduar

      Nanti dulu aja…epiloguenya kalau pada mau 🙂
      Sep2 dah update.
      Gomawo ya buat reviewnya.
      Akhir kata, selamat membaca ^0^

  33. oh Tuhan~
    gag nyangka jd sperti ni, q kira si hyun joong yg akan ktembak trz mti d tempt ‘n yunho bkal nyesel krena tau kbenaranny dri jaejong
    hehehe
    smoga jaejong slamat ‘n jgan mpe kejdian yg tertimpa jihye (read:meninggal) gag akn mnimpa jaejong, biar changmin bisa merskan ksih syang seorg ibu. Amin.
    Oz, thx udah mau update ‘n dtgu chap slnjutny 🙂

    • hehe… :3 tega kasihan si hyun joong yg mati –a #plak
      bener banget, semoga dia nyesel senyesel2nya >w< #plak
      amin deh..semoga gak kenapa2 kkk
      ne, thanks jg dah mau baca dan review 😀
      udah update ^^v

  34. Huwaa…huwaa…huwaa…*nangis meraung2 samp bnjir, guling2 d lntai, ngepel2

    Sumpah,di endingny aq nangis samp bsuara*smoga ummppa aq g’dngerin, tkut dkira gila
    Bner daebak nih ff, ud lama nunggu updat tnyta critany tdk bs dtebak. Aq gak nyalahin YH kok, sikapny wajar krn utk mlindungi JJ.
    Chap 9 jgn end dulu, mgkn utk pmulihn JJ & hub CM dg Hyunjoong. NC?? boleh, tp abis puasa yee..? Gak lucu jg abis ksalahphamn, ktembak, lalu encean, aneh kan? Oy awas klo gak happy ending *nyiapin tabung gas utk eL…

    • jangn nangis dong #puk2

      duh jadi ikutan sedih 😦 merasa bersalah ku jadinya >w<
      Chap 9 udah tamat sih, semoga sesuai dengan harapan ._.v
      NC mgkn nanti epilogue kalau bnyk yg mau :3
      iya sih..bener jg..kkk~
      harus happy ending deh biar gak dikasih tabung gas #lho

  35. salam kenal author,mian ni baru comment reader babo g tau cara comment…thor tu jaemma g mati kan?trus yunjaemin ahirnya bahagia bersama kan?jangan matiin jaemma ya…

  36. Annyeong new reader here~
    Ngebut baca dari chap 1 ke chap 8, mianhae ga bisa komen dari awal *bow

    Jadi itu alasan hyunjoong, ternyata dia gak sepenuhnya bersalah. Tapi caranya itu yg salah. Dan yunho, sebenernya aku ga ngerasa karakter yunho disini menyebalkan deh, justru lebih ke rasionalitas. Sebagai namja gak mungkinlah dia mudah percaya sama orangvyg selama ini dia anggap jahat.

    Ah, heechul terlalu gegabah. Jadi jaejoong kan yg ketembak. Semoga tidak terjadi apa-apa sama jaejoong dan hyunjoong sama yunho bisa segera lepas dari kesalahpahaman ini ^^

    • annyeong 😀
      selamat datang..hehe
      gwenchana..malah asyik lgsung di akhir aja balasnya #plak

      yup 🙂 caranya salah? O.o gimana? jadi bingung #plak
      ne, tapi mgkn bagi beberapa rasanya agak menyebalkan.
      Kadang rasionalitas membuat org bertindak seperti itu sih ;3 hehe

      sebenarnya sih karena jaejoong yg tiba2 saja menyempil u,u #lho
      amin..dan semuanya bisa kembali seperti semula 😉

  37. Andwaeeeeeeeeeee………..!!!!!!!!!
    Jangan bunuh Jaejoong pliiiiiiisssss….

    Kasian banget HyunJoong, cuma karena salah paham jadinya panjang gitu masalahnya…
    Yunppa akhirnya nyadar juga kalo Jaemma cuma the one and only buatnya, meskipun sebenarnya dia tahu sejak dulu, tapi tetep aja caranya memperlakukan Jae agak [banyak] menyebalkan.

    Update asap yaaaa…

    • nee…gak dibunuh kok
      dimasukkin ke rs aja #Lho

      iya..semua bermula dari kesalahan kecil 🙂
      hehe…namanya pria krang lebih seperti itu

      they protect woman in their own way :3

  38. Ahh, akhirnya bisa baca juga. aku udah jarang maen ke sini.
    akhirnya masalah sebenernya udah terungkap. waktu Hyunjoong ninggalin Jae di ruangan itu aku kira Hyunjoong bakalan ketembak trus meninggal. ehh ternyata malah jae yg ketembak.
    Kadang agak gregetan ama sikapnya Yunho, keras kepala bgt, Changmin tetep ramah(?) sama siapa aja.
    Jae jangan dibiarin meninggal ya, kan kasian, trus biar dia sama Yunho balikan lg, Changmin sama Hyunjoong jg biar deket. \^o^/
    Pokoknya jangan biarin Jae meninggal, tp buat Yunho buat ngerasa nyesel aja, biar kapok, gk ngambil keputusan sepihak terus, ok *reader banyak maunya* hehe.
    Update nya ditunggu… 😀

    • akhirnya mampir juga..kkk~
      kamu ke mana aja? O.o
      #lho…gaklah, masa hyun joong yg ketembak u,u kasihan dia #plak
      hehe..namanya jg namja seperti itu~
      amin… 😀
      semoga bisa dilakukan #plak
      udah diupdate :DD selamat membaca ya

  39. MWOO~~~ np jd begini???
    andwe…..umma g boleh ma**
    knp ni ff malah jd tragis thor?*shock
    appa emg salah paham ma joonghyun,
    tpi semua itu appa lakukan demi keluarga.y
    annyeong author,,,reader baru mo numpang comen nih, boleh y,,,*mantan siders ^^
    mian kalo comen.y lgsung lompat di chap ni, karena prev chap dah bc di ffn*bungkukin badan 🙂
    dtgu lanjutan.y n djamin aq g bakalan siders lgi.

    • karena tangannya tiba2 ngetik begitu >w<
      mian jadi tragis..huhu
      hehe 🙂
      selamat datang..semoga betah ya 😀
      bleh kok 🙂 silakan membaca…
      gwenchana, asyik kalau lgsung jadi satu chapter *ikutan bungkuk*
      ne..makasih ya dah mau review 🙂

  40. baru sempet komen sekarang hehe
    aduuh itu kesalah pahaman yg luar biasa itu sampe sampe bikin hidup semua orang menderita /eaaa

    joongie~~ ><
    aduuh ketembak gitu gimana jadinya itu umma?? 😦
    parah nih jae nya ga bakal mati kan umma? kalo jaenya udah ga ada trus yun sama siapa dong?

    please janganlah kau buat sad ending umma aku suka yg happy happy ajalah udah cukup itu /gaadaygtanya

    yaah update yg cepet umma..
    penasaran sama nasib semuanya akuu 😀

    • halo nak 😀
      makasih ya dah mampir ^^v
      hehe

      kesalahpahaman memang mengerikan ya ._.v

      duh..semoga gak kenapa2 deh..ayo kt berdoa #lho

      umma jg gk suka sad ending kok..paling ngengantuk #lho
      yup :DD
      dah update…makasih dah baca :*

  41. jadi akar permasalahannya gara2 appanya Hyun Joong.
    emang kesalah pahaman bisa buat masalah jadi mbluber kemana2.
    bahkan ampe buat Yunpa nyerein Jaema karna takut Jaema knapa2.
    moga aja Jaema gak luka parah gara2 tembakkan itu,dan masalahnya kelar.

  42. UMMAAAAAA!!! TT_TT
    Huweeeee…. Umma nggak mati kan????? 😥
    Yunpa sich g mo dnger!!!!*nangis guling2*. UmmaQ……… 😥
    Awas aja klo Jaema sampe mati*ngasah katana*
    Hyun joong kasihan jg…. 😥
    Kkasih trcinta mati dbunuh appa.a + g bisa ktemu Changmin TT_TT *nyodorin
    saengie + Jungmin kHyunjoong*
    Kluarga Jung musuh kluarga Hyujoong??? Yunpa mafia jg???? o_O
    Next chap trkhir???? Jgn donk….. Buat Yum
    npa nyesel smpe nangis darah 1 Chap, Umma pmulihan & dsayang sayang Yunpa fluff smpe bikin skit gigi 1 chap,trus NCannya jg 1 chap, jd minimal 3 chap lg….*dlempar sendal ma eL*. dtambah side story min7en jg bagus ^_^*dhajar*
    Yach, pokoknya next chap jgn lma2 ya…
    Terus CHANGWONNYAAAA????????
    Gomawo ^o^

    • kenapa? #lho
      gak akan mati sih..kan dia masih hidup sekarang #lho
      sabar ya cup2
      emang dia paling sedih di sini..
      penuh dengan perjuangan dan luka2 #apadah
      bkan sih, kan yunppa kerja di bdang polisi
      jadi ya mereka berantem..gitu kkk~
      gk bsa, umma terlalu pemaaf sih kkk~
      –a
      *lempar bzooka*
      iyaa..harus ada se7min lagi XDD

      changwon??? *kabur*

  43. Pantesan aja di ff.net gak di update,, ternyata udah pindah ..
    Aish kenapa jae umma yang ketembak,,

    andwe, jangan ampe jaemma meninggal 😥

  44. di part ini demi apapun aku kesel sama yunpa!!!!!!
    *sob*
    Appa terlalu ngedepanin ego dari akal dan LOGIKa???
    Hiks
    Appa gg mikir2 dlu…
    Hiks

    Knapa appa menghianati perjanjian coba?
    Hiks, pdahal hyunjoong gag bilang apa2 n bner2 sesuai kesepakatan TxT
    Hiks

    Dan BANG!!!
    Omo!! Kawai okaasan ketembak beneraaannn!!!!!!
    *teriakfrustasi

    dan ugh T,T
    can’t think anything…
    But.. Just hope the best for umma..

    Pagaling ka ha umma…
    Mahal kita
    *mendadaktagalog

    • semua kesal sih 🙂
      tapi kan ini juga diusahkan supaya rasional
      sabar ya jangan benci sama yunppa 😦

      karena mgkn dia harus prepare..
      saat itu kan dia berpikir bahwa hyun joong itu jahat 😦

      amin..hwaiting :DD apa itu? aku gak ngerti –a tolong translate >w<

  45. Appa bkin gemes deh.
    Nybelin bgt si.
    Umma yg kuat ya?
    Kn blm bkin ank ma appa.
    Changmin.x ttp ma yunjae aja y chingu..

  46. Annyeong thoorr ijin bc ff x ea…reader bru
    Hhuuuaaaa…….
    Knp jaema ketembak???
    Ni epep happy end kn???
    Ga relaa klo jaema metong……

  47. Demi apa saya baru tau ini udah di update…… Otl.
    Mian ya soalnya juga baru cek blog ini u,u

    Jaejoong gak mati kan di fic ini? Jangan sampai jangan sampai -_- gak tega liat Yunho menderita.

    Please update soooooonnn ya author XD aku tunggu lho!
    Hwaiting~

  48. Sebenarnya ya, menurut aku alurnya agak maksa, atau nggak, sedikit kecepetan. Tapi, lebih ke arah maksa T^T

    Tiba-tiba aja, Hyunjoong jadi orang yang rapuh *walau memang diinginkan seperti itu*, lalu unsur ‘ketidak sengajaan’ Heenim.
    Rasanya agak maksa aja gitu, Kayak alur sinetron -_- *menurut saya pribadi loh -_-*

    But, I love all your fiction, eL. *semua fanfic yang pernah saya baca ya >.<
    No typo(s) so far ^^

    • iya…aku jg ngerasa gitu ._.v

      ketidaksengajaan? O.o
      gwenchana kok..aku sesekali pengen bkin yg alur kyk gini..kkk~ asyik bsa liat dari sisi lain 🙂

      hehe..glad there’s no typo dan senang kalau chingu suka >w<

  49. ternyata HJ g cinta ama jae to?
    Aduh, jae ketembak. Moga2 dia gpp..
    Changmin ntar ama HJ apa yunjae?
    Harus ada nc dong #plak
    lanjut ya XD

  50. eh???? kok tbc??? huaaaaa…. pdhl sy lagi nangis2 ny lho chingu!!

    ff ny keren… gk tau komen apa lg… drama ny tuh dapet bgt hehehe

    update soon okee??? 🙂

  51. annyeong..slm knal chingu.sbnrny aku pembaca stia di ffn tpi brhbng ada mslh sm akun jdi ga prnh ngereview,
    seneng bgt bs bca matchmaker lgi,ga nyangka trnyta hun jung itw appany changmin,smga jae ga knp2 dan di chap brikutny yunjae bersatu dan mrk nikah lgi.ayo dilanjut chingu.ditunggu sngt chap brikutny yah.annyeong..

    • annyeong 😀 iya..gwenchana makasih ya dah baca dan review 😀
      hh…senang kalau chingu senang >w<
      amin..semoga mereka bisa kembali deh 🙂 annyeong jga

  52. hoooaaaa jd gitu toh kenyataannya…
    jd changmin anaknya Hyunjoong…
    hyunjoong rada eksrem ya caranya buat nemuin changmin, yaiyalah yunppa curiga..
    tp yunppa juga keras kepala tuh…

    eih eih…
    jaemma ketembak??
    hooaaa andwaaeee…
    jangan bikin jaemma mati dong eL-ssi…
    kan mereka belum bersatu lagi…
    itu heechul main tembak-tembak aja ih..
    kan jaemma jd kena…

    dan oh nooo yunppa pake acara nampar2 ih…
    KDRT nih… aduin komnas HAM #plakk

    yasudahlah lanjut author..
    hwaiting hwaiting… (^^)9

    • iya..kenyataan yg menyedihkan ya 😦
      jangan..
      mati gak ya? mereka harus bersatu sih
      kalau gak bisa dihajar yjs nih –a #plak

      hehe jangan diaduin dong #Lho
      hwaiting :DD

  53. akhirnya update juga..
    mianhae eonnie d’chap ini bru rcl..
    soalnya udh ketinggalan banyakk.. ^^V

    andwae..
    umma jangan meninggal..
    ini semua salah paham…
    hyunjoong ternyata tak jhat..
    mudah-mudah happy ending..

    soal NC itu menurutku terserah eonnie.. ^^

  54. jadi dugaan ku salah aku kira yg jahat hyun joong tapi ternyata appa nya ..
    kok jadi rumit gini , jae ketembak pula ..
    pkoknya jae harus selamat dan yunjae balik lagi dan bhagia yaa ..

    lanjut yaa chingu 🙂

  55. tegang bgt bca ny,, huft

    Changmin ank Hyunjoong? O_O

    huwaa, Jaaeee T^T npa drimu yg ktembak,, ga rela klo Jae smpe mati,, YunJae blm kwin lg, msa Jae udh ga ada,, :((

  56. seriusan aku baru baca ni ff karena author pos di ffn .#plak
    huaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa >,,<

    LANJUTTTT THORRRR!!

  57. Hikss.. Jongie nya jangan matii .. Jgn pisahkan yunjae #plak

    hmm.. Nebaknebak# chapie depan si jongie masuk rs trs yunho nguin .. Akhirnya changmin tw klo hyunjoong appanya..

    Yunjae rujuk lg, trus NC hehe jongie hamil #plak digampar eL gara” bikin cerita sendiri..hihi

    hwaiting bwt chapie depan ya unnie !! 😀

  58. mian komen langsung chap ini xp. Bru balik dari hiatus dan langsung baca.
    .
    Gag nyangka kalau changmomo itu anaknya hyun joong, kirain hyun mau ngerebut jae ternyata…
    .
    Em.. Jaemma gag mati kan? Yunho bsa percaya pada hyun gag?
    .
    Hua… Penasaran sama kelanjutannya ^.^ aq tunggu chap selanjutnya ya, ^.^
    .
    @naepoppo

  59. Omo….umma….hikz…kq umma malah ketembak….gimn nasib umma….?ga mau umma mettoonngg….annnddwweee….ambulans na lama bgt lgi datang na…

  60. Huwaa aku nangis! T.T
    Knpa Jaeumma mesti ketembak? T.T
    Apalagi pas bagian akhir, sumpah nyesek.
    Author, next chap NC dong.

  61. aku mau nangis gegara chap ini ga bisa di buka mode mobile, 500 kb lewat hape itu berat XC,
    Huwa, kenapa ceritanya jadi serius begini???
    Hechullie n yunho agen rahasia, hyun joong anak mafia, wawawawa, ga sekedar pekerjaan n cemburu buta dari yunho yaaa tp ad masalah yg rada komplek dsni,.

    omo, jae tertembak XC, kenapa begituuu /cubit pipi el/ pokoknya terjadi apa2 ama jae, el-chan yg kena sasaran amukan deh pokoknya XC
    Happy ending dong, mau changmin manggil hyunjoong daddy XDd

    • kenapa mau nangis? >w< jangan ya
      karena aku gak tahu juga #plak
      hehe..karena ada alasan di balik semuanya XDD
      kenapa? o.o aku jadi sasaran terus? huwaa T^T
      iya, aku jg pengen denger changmin ngmg gitu
      pasti lucu deh..kkk~

  62. oalah udah jelas semuanya ternyata cmn kesalahan doang to…bagaimana nasib jae…ditunggu chap akhirnya eonie!!!

  63. Momy kna tembak,,
    andweee, momy jgn dimatiin ya author.
    Happy end aja donk..

    Aduhh, sya nangis bcaxa.
    Cepetan lanjtxa ya nie ff.
    4jempl buat author.

  64. Huweeee. Ego yunho terlalu tinggi =3=
    Adain nc, siksa jaejoong XD

    Lanjut thor 😀
    Semoga hyun joong bisa bersatu dengan changmin X)

  65. Hyunjoong baik.. Ternyata dia gak jahat… Appa nya tuh u,u
    duhh umma ketembak.. Please jangan meninggal ya eon ummanya :’
    lanjutannya ditunggu

  66. Berasa nonton film =o=” #eh
    cepet LANJUTTTT!!!!! #CapslockDiinjekShindong
    huweee… Cepat dilanjutin ya… Bikin orang yg berjantung lemah penasaran iti berbahaya #apaan
    ngmong2 kalau Jae mati gpp kok… Sad ending juga kalau bisa… #digeplak
    aigooo… Koment ny aneh jadinya… #gulunggulungnyeburempang
    akhir kata…
    Sayounara
    .
    .
    .
    .
    Signed – Shinoda Yui (sho)

    • hehe..bagus don g>w<
      kenapa bsa diinjek sama shindong? shindong di kamar kamu? Andwae u,u #lho
      haha..kamu ada penyakit jantung? o.o #lho
      –a kenapa malah mau sad ending
      emang kamu aneh nak sama kyk umma u,u #plak

      🙂

  67. Entah kenapa jadi punya firasat ada kerja sama antara Hyun Joong dan Heechul… Apa pikiranku yang selalu negatif ya? #garuk2

    Ditunggu kelanjutannya… ^^

  68. Annyeong… aq reader baru. Aq bnr2 penasaran ma lanjutannya. Jaemma tertembak?! Tapi g mati kn? Semoga tidak.
    Ditunggu lanjutannya~ ^^

  69. Kasian’a hyun jong (˘̩̩̩ε˘̩̩̩ƪ)
    Kirain dy gk bakal bunuh appa’a , tp trnyata salah..

    Iishh yunppa keras kepala bgt sih,
    Jae jd korban kan

    Changmin psti bs nerima hyun jong, skrang aja mereka udh akrab.. *i hope*
    Kalo sm Dong Wook, mereka jadiin aja ,hehe.. ^^v

  70. ternyata semuanya karna appa nya hyun joong.

    Yunjae balikan lagi kan? Moga semuanya baikan dah, kan cinta damai #plakk 🙂

    ijin baca chap selanjutnya..

  71. appa hyun joong rupa x dalang ksalah phamn slama ini. umma slamat kn? huwee jgn d bkin umma metong ne.

  72. bibi chul ituhhh -___-
    aku yakin jae selamat..!! :/
    tp klo diliat dr posisi real, peluru nembus dada, mulut smp’ ngluarkan darah, itu tinggal nunggu a jal T____T
    jangan sampekk 😦

  73. Aigoooo chapter ini bener2 bikin aku nangis 😥 *tisu mana tisu*
    Banyak hal2 yang ga diduga2 😥
    Ternyata semuanya cuma salah faham, tapi ga bisa nyalahin appa karena kaya gitu. Pasti sulit buat percaya sama joong kalo diposisi appa 😥
    Kyaaaa ummaaaaaa~ bertahanlah umma jangan tinggalin appa *kejer*

Leave your trail behind

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s