Sadistic


I was bored, so I decided to put my chapter. Lol xD

.

.

Title: Sadistic

Rated: M

Couple: Sibum (Boy x Boy)

Warn: Boy x Boy. Toys.

Summary: Siapa sih yang menyangka kalau di balik wajah Siwon yang alim itu ternyata dia adalah seorang sadistic? Dan poor Kibum yang harus mengalami ’kesadisan’ Siwon.

.

.

Annyeong chingudeul semuanya, author yadong *plak* ini datang sekali lagi untuk membawa cerita baru. Tenang ini, bukan series kok. Intinya setiap chapter hanya kumpulan oneshot saja. Cerita ini akan menjadi tempat saya untuk menuang semua ide saya ^^

Couple untuk 2 chapter pertama Sibum untuk memenuhi janji saya pada pinokioELF dan Shana Elfishy. Lainnya bisa berubah dan bisa genderswitch juga, tergantung cerita ^^

Genre bisa beragam tergantung mood author juga, oke? 😉 tapi umumnya pasti romance seh..hehe…

Kalau Rated juga bisa dari K – M dan untuk jaga-jaga langsung saya masukkan rated M saja, soalnya sekalian langsung chapter 1 udah NC-an seh -_-”

Terakhir, semoga semuanya suka ^^ tapi kalau gak suka couplenya diskip aja. NO BASHING, please? ^^

Oh, saya juga terima masukkan request kok..hehe..tapi gak janji bisa langsung saya updatein ^^ requestan dibuka setelah chapter 2 ya…gomaw semua ^^

Enjoy reading

.

.

2 orang yeojya berkemeja putih lengan pendek dan memakai rok hijau terlihat sedang berjalan di lorong sekolah lantai 1. Saat itu, hari sudah sore dan para murid sudah pulang ke rumah masing-masing. Beberapa masih tinggal untuk ikut kelas tambahan dan klub contohnya 2 yeojya ini yang baru saja keluar dari ruang memasak. Salah seorang dari yeojya itu mulai berbicara, ”Eh, kau dengar bunyi aneh dari ruang musik tidak?”

”Ne, padahal ruang musik itu kan sudah ditutup ya?” angguk temannya.

”Serem. Katanya sih ada yang bilang kalau di sana ada roh anak yang bunuh diri karena ditindas teman-temannya.” lanjut yeojya yang tadi.

Temannya bergidik ngeri dan segera memeluk tubuhnya yang mulai mendingin. ”Ah, sudahlah jangan bicara yang seram-seram, aku jadi takut tahu!”

Bruk.

Karena tidak hati-hati yeojya yang pertama menabrak pundak seseorang –seorang mahasiswa dengan postur tegap dan wajah tampan. ”Eh, Siwon-shi?”

Namja yang bernama Siwon tersenyum lembut ke arah 2 yeojya itu memperlihatkan lesung pipinya yang memukau. ”Mianhae, aku tidak sengaja.” ujar Siwon.

”Ah, gwenchana Siwon-shi.” ujar yeojya itu dengan nada manja. ”Kau tidak pulang?” sambung yeojya itu lagi.

”Ada beberapa urusan yang harus kuselesaikan dulu. Kalian lebih baik pulang, hari sudah semakin gelap. Tidak baik yeojya pulang malam-malam, arasso?” Perkataannya disambung dengan senyum yang bisa membuat kedua yeojya tersebut melambung ke langit tertinggi. Dengan patuh kedua yeojya itu segera mengangguk dan berlalu dari hadapan Siwon.

”Aigoo, ketua Osis Siwon itu tampan sekali ya.”

”Iya, udah tampan, pintar, dia juga berasal dari keluarga kaya lagi, dan dia juga baik hati. Beruntung sekali ya yang jadi pacarnya.”

Tanpa mereka sadari sebuah seringaian terpasang di wajah Siwon ketika mendengar perkataan mereka.

.

.

”Sadistic”

tumblr_m4s96bUxph1qjq0jto1_500

by eL-ch4n

26.02.2012

.

.

Srag.

Pintu geser ruangan musik terbuka oleh Siwon. Setelah kakinya melangkah masuk ke dalam, dia kembali menutup pintu tersebut dan menguncinya, tidak ingin ada yang masuk. Semua jendela juga sudah dia tutup agar tak ada yang bisa mengintip. Ketika cahaya akhirnya memenuhi ruangan yang tadinya gelap itu, Siwon mencoba menyesuaikan pandangannya. Ruangan musik itu kosong, tak ada apapun kecuali sebuah piano tua yang sudah lama tak digunakan dan sebuah meja guru.

Krosak. Drr…

Siwon pun berbalik dan melihat asal dari sumber suara. Sebuah senyuman terpasang di wajahnya ketika melihat yang ada di hadapannya sekarang. Di hadapannya sekarang terdapat seorang namja yang hanya memakai sebuah kemeja yang ukurannya lebih besar daripada tubuh rampingnya karena kemeja tersebut sedikit longgar. Dia tak memakai celana memperlihatkan paha putihnya yang mulus dan menggoda iman. Bibir merahnya diikat oleh sebuah dasi berwarna hitam. Kedua tangannya berada di belakang namja itu terikat oleh borgol begitu pula dengan pergelangan kakinya. Matanya sendiri ditutup oleh sebuah sapu tangan jadi siapapun tak bisa melihat matanya yang indah.

Drap. Drap.

Setiap langkah yang diambil Siwon membuat namja Snow White itu gemetar mengantisipasi apa yang akan dilakukan oleh sang ketua osis. Begitu sampai di depan namja yang tadi terbaring tak berdaya di atas sebuah kemeja agar badannya tak langsung menyentuh lantai yang dingin, Siwon segera membuka ikatan di matanya memperlihatkan orbs hitam kecokelatan yang begitu bening. Sepasang mata itu dipenuhi oleh nafsu dan sayu. Air mata mengalir di pipinya sementara wajahnya dipenuhi oleh peluh keringat.

”Urm…urm…” Namja itu mencoba untuk berbicara namun karena mulutnya terikat, apa yang diucapkannya tidak jelas membuat Siwon hanya tersenyum melihatnya.

Perlahan, Siwon pun melepaskan ikatan dasi di mulut namja itu. Sebelum sempat mengucapkan apa-apa, bibir sang namja sudah dibungkam oleh Siwon. Lidah Siwon menjilat-jilat bibir namja itu, merasakan manisnya bibir tersebut. Dia mencoba masuk ke dalam namun namja tersebut masih bersikeras mempertahankan dirinya. Gigitan kecil terhadap bibir bawah sang namja membuatnya akhirnya terpaksa membuka mulutnya karena sakit dan tentunya Siwon tak akan menyia-nyiakan kesempatan ini untuk masuk ke dalam. Dengan lihai, lidah Siwon bertarung dengan lidah sang pemilik rumah yang tentu saja dimenangkan oleh sang ketua OSIS. Lidahnya sekarang sedang mengeksplor setiap inci dari bibir tersebut, mengabsen satu-satu gigi yang ada di dalamnya.

Kedua tangan Siwon tak tinggal diam. Tangan kanannya mengelus nipple sang namja yang masih tersembunyi di dalam kemeja putih. Sementara tangan kirinya mulai bergerak masuk menyelinap ke dalam kemeja tersebut dan meraba setiap inci dari tubuh namja yang lebih kecil darinya. ”Hmm…ah…” desahan keluar dari bibir namja itu di sela-sela ciuman mereka. ”Hah…hah…ahh…~” Ketika akhirnya tangan kiri Siwon memilin nipple milik namja itu, desahan nikmat kembali keluar dari miliknya.

Bibir mereka akhirnya terlepas, saliva terlihat saling bertautan satu sama lain. Mata sang namja tertutup mencoba untuk mengatur nafasnya. Tangan kanan Siwon menyentuh pipi kiri sang namja dengan lembut. ”Kibum-ah. Bummie.” Merasa namanya dipanggil, namja yang bernama Kibum kembali membuka matanya dan menatap tajam ke arah Siwon.

”Choi Siwon! Lepaskan ah~” ucapannya terhenti ketika bibir Siwon menyentuh leher putihnya yang begitu mulus dan menggoda. ”Ahh…hah…” Desahan demi desahan dikeluarkan ketika Siwon menggigit lehernya menghasilkan tanda-tanda merah dan ungu di lehernya. ”Hmm…ah…” Sementara itu, tangan kanan Siwon dengan ahli membuka kancing-kancing kemeja yang menutupi tubuh indah di bawahnya. ”Nnghh…”

Bibir Siwon bergerak ke bawah dengan gerakan perlahan, menikmati setiap inci dari tubuh Kibum. Leher. Pundak. Dan sekarang lidahnya berada di nipple kanan Kibum yang sudah mulai menegang. Lidahnya menjilati nipple tersebut seperti seorang bayi yang ingin minum susu dari ibunya. Tangan kanannya memilin nipple kiri Kibum sementara dua jari dari tangan kanannya dimasukkan ke dalam bibir Kibum yang langsung dijilat dan diemut oleh Kibum.

”Hah…nnn…ahhh…S…top…hah

Bibir Siwon sekarang turun ke perut Kibum yang polos memberikan beberapa gigitan-gigitan merah membuat tubuh Kibum sedikit melengkung ke atas meminta lebih dari sentuhan Siwon. Lidah Siwon menjilati setiap tubuh Kibum yang sudah mulai dipenuhi keringat. Rasanya sedikit asin, namun nikmat bagi Siwon.

S…stop…hah.

”Kau menyuruhku berhenti namun lihat betapa kau sudah menegang seperti ini.” ejek Siwon ketika sekarang dirinya sudah berada di depan kejantanan Kibum yang mulai mengeluarkan cairan precumnya. Tangan kiri Siwon sudah ditariknya dan sekarang sedang memberikan sentuhan halus kepada milik Kibum yang terdapat sebuah cock ring menahan Kibum untuk tidak bisa orgasme.

Gerakan Siwon tiba-tiba terhenti membuat Kibum mengerang. ”Hah…”

”Kau memintaku berhenti kan? Sekarang aku sudah berhenti.” desis Siwon. Seringaian tak pernah lepas dari wajahnya. Kibum hanya bisa menatap Siwon dengan tatapan memelas meminta sang ketua OSIS untuk melanjutkannya lagi. ”Kenapa? Bukannya kau ingin aku berhenti?”

Kibum menggigit bibirnya, berpikir keras apakah dia harus mengatakannya atau tidak. ”Kalau kau tidak mengatakan apa-apa, aku akan meninggalkanmu dalam keadaan seperti ini sampai besok pagi dan membiarkan penjaga sekolah menemukanmu. Siapa yang tahu? Mungkin mereka malah tertarik untuk melakukannya denganmu saat itu juga.”

Mata Kibum membesar mendengar ancaman Siwon yang serius. Dia tetap menggigit bibirnya sampai terdapat luka di bibir bawahnya. Perlahan dia mengangguk pelan. ”Please?” ujarnya pelan. Dia menelan ludah dan mengulang perkataannya. ”Please?”

Siwon tersenyum. Kedua tangannya dilipat di depan dadanya menyaksikan seorang Kim Kibum mencoba memohon pada dirinya. ”Please apa, Kibum-shi?”

Kibum menundukkan kepalanya dan berbisik pelan. ”Please fuck me.”

”Maaf?” Siwon mengangkat alisnya meminta Kibum untuk mengulang permintaannya.

Please fuck me!

Tanpa peringatan, Siwon segera melumat bibir Kibum dengan ganas. Tangan kanannya memainkan twinsball Kibum dengan lihai mendatangkan desahan dari bibir merah ranum milik Kibum di sela-sela ciuman panas mereka. ”Ahhh…hah…”

Ketika Siwon melepas ciuman mereka, dia menarik dirinya dan membuka ikatan pada kaki Kibum, tapi sebelumnya dia memberi peringatan. ”Kalau kau macam-macam, aku akan menghentikan semuanya saat ini juga dan meninggalkanmu dengan vibrator yang menyala maksimum di dalam holemu.” Kibum mengangguk dengan lemah. Tersenyum puas, Siwon melepaskan ikatan Kibum dan membuka kakinya lebar-lebar sehingga sekarang hole pink milik Kibum terlihat jelas di depannya. Siwon menjilat bibirnya yang mulai mengering. Kepala Siwon sedikit menunduk dan segera menjilat bagian paha yang dekat dengan selangkangannya. Kedua tangan Siwon masih setia memegang dengan erat kedua kaki Kibum untuk merentangkannya.

Slurp. Slurp.

”Ahh…hah…” Kibum menggigit bibirnya mencoba menahan desahan dari dirinya.

”Keluarkan saja (jilat), Bummie. Aku ingin mendengar (jilat) desahanmu.”

”Hah…argh…nggghh…ahhh…”

Hole Kibum yang sudah diisi oleh vibrator terlihat sudah melebar membuat Siwon tersenyum puas. Dia menarik vibrator tersebut dengan hati membuat badan Kibum sedikit melengkung dan menggeliat pelan. ”Hmm…ahhh…”

”Hmm…such a slutty hole.” Siwon mulai membuka celana seragamnya dan melemparkannya entah ke mana. Dia menurunkan boxernya dan kemudian kejantannya akhirnya terlepas dari kesesakan tadi. Milik Siwon tentunya lebih besar dari punya Kibum membuat namja yang masih terikat itu harus meneguk ludah membayangkan bahwa kejantanan Siwon akan masuk ke dalamnya nanti. ”Karena kau sudah dipersiapkan, kurasa aku tidak perlu mempersiapkanmu lagi kan?”

Kibum hanya mengangguk pelan, lagipula dia juga sudah tidak tahan lagi. Dia sangat menginginkan milik Siwon di dalamnya saat ini juga. ”Arghhhh….urgh…” teriak Kibum ketika Siwon memasukkan miliknya ke dalam dindingnya yang sempit. Kedua kaki Kibum melingkar di pinggang Siwon sementara Siwon setengah berdiri untuk bisa menyesuaikan dirinya. ”Argh….hah…ahhhhh~” Siwon berhasil menyentuh titik prostat Kibum setelah beberapa kali sentakan.

Kibum merasa holenya mulai penuh ketika milik Siwon semakin membesar dan mengeluarkan precumnya. Dia sendiri sudah ingin melakukan orgasme dari tadi, tetapi dengan cock ring yang menghalangi dirinya, mau tidak mau dia harus menunggu sampai Siwon sudah mau mencapai orgasmenya. ”Shii…wonhh….ssshhh…aaahhh…cumh…puh..lease?

”Sebentar lagi, Bummie…ah…you’re..ah..tight..as usual…hahh…

Kurang lebih 10 menit kemudian, Siwon akhirnya menarik cock ring dari kejantanan Kibum. Begitu dilepas, Kibum langsung mengeluarkan cairan putih miliknya disusul oleh Siwon. Cairan putih dari Kibum menyebar ke bagian perutnya yang sudah tak tertutup sehelai benangpun dan mengotori kemeja Siwon. Badan Siwon sedikit menunduk untuk mencoba mengatur nafasnya.

”Hah…hah…” Siwon memeluk tubuh Kibum dengan pelan dan mengangkat dirinya dengan Kibum yang masih saling berhubungan. Kibum tak mengerti dengan tindakan Siwon, tapi dia tahu untuk lebih baik mengikuti si ketua OSIS. Dia menyandarkan kepalanya di pundak kanan Siwon agar tidak terjatuh karena tangannya masih setia terikat di balik punggungnya.

Akhirnya Siwon duduk di atas kursi piano dengan hole Kibum masih mendekap juniornya dengan ketat. Setelah duduk di atas kursi dengan Kibum berada di dalam pangkuannya, Siwon segera melahap bibir Kibum dengan ganas. ”Hmm…ahh…” Kibum membalas ciuman Siwon, tak ingin membiarkan sang ketua OSIS memenangkan pertarungan ini tanpa perlawanan. Namun tentu saja Kibum kalah karena Siwon memilin nipple Kibum mendatangkan erangan sehingga bibirnya sedikit terbuka. ”Hah…hahh…”

Siwon menyeringai ketika ciuman mereka dilepas. Sungguh indah apa yang dilihatnya sekarang. Rambut hitam Kibum yang pendek terlihat basah karena keringat. Pendingin dalam ruangan itu disetel Siwon sesuai dengan suhu ruangan agar tidak terlalu dingin ataupun panas, namun kegiatan mereka terlalu ’panas’ sehingga pendingin itu tidak terlalu berguna. Bibir Kibum yang merah mulai membengkak karena terus-terusan dilumat oleh Siwon. Pipi Kibum mulai memerah dan sungguh saat ini Kibum terlihat imut sekali di mata Siwon. Matanya terlihat sayu, namun Siwon bisa melihat nafsu di baliknya.

Lidah Siwon menjilat daun telinga Kibum dan kemudian berbisik. ”Ride me, Bummie.” Siwon membuka borgol di tangan Kibum dengan kunci yang dikeluarkannya dari tangannya seperti seorang pesulap. Kibum mengangguk, tak ingin berargumen. Kedua tangan Kibum diletakkan pada pundak Siwon untuk menjadi pegangan. Perlahan tangan Kibum menekan pundak Siwon dan menaikkan badannya dengan susah payah. Siwon membantu Snow White dengan meletakkan kedua tangannya di pinggang Kibum dan membantunya menaikkan badannya.

Begitu Kibum terangkat hingga ujung junior Siwon berada tepat di depan holenya, Kibum segera menurunkan dirinya sehingga dindingnya langsung mendekap junior Siwon dengan cepat tanpa aba-aba. ”Arghh…” Kibum terus melakukan kegiatannya beberapa kali, namun karena tenaganya sudah mulai habis, dia pun akhirnya berhenti sejenak. ”Wonh..Wonnie…akuh…lelah…hah…”

Siwon mengangguk dan kemudian mengangkat Kibum tanpa mengeluarkan juniornya yang sudah mulai membesar dari hole Kibum. Sembari berjalan ke arah meja, bibir mereka saling bertaut. Kedua tangan Kibum melingkar di leher Siwon untuk memperdalam ciuman mereka sementara tangan Siwon berada di pantat Kibum dan memapahnya agar tidak bergulir jatuh.

Brag.

Dengan sedikit kasar, Siwon menjatuhkan tubuh Kibum di atas meja dan membaringkannya. Kedua kaki Kibum melingkar di pinggang Siwon dan Siwon segera memajumundurkan miliknya untuk mendapat gesekan-gesekan dari dinding Kibum. Kibum sendiri sudah hampir orgasme terlebih ketika titik prostatnya terus menerus ditusuk oleh Siwon. ”Errm…ahh..Wonnie, cummingghhh~

Mee…tooohhh…ahhh.” Akhirnya merekapun mencapai orgasme dan cairan putih yang berada di dalam hole Kibum perlahan menetes keluar mengotori lantai karena hole Kibum begitu penuh dengan cairan putih dan junior Siwon. Tubuh Kibum sendiri sudah dilukisi oleh cairan putih miliknya sendiri. Siwon menjilati cairan putih di tubuh Kibum dengan lembut. Perlahan naik ke atas sampai akhirnya kedua bibir mereka saling bertemu.

Kibum melingkarkan tangannya di leher Siwon dan menarik ketua OSIS itu ke dalam ciuman panas mereka sekali lagi.

”Hah…aku bisa membayangkan bagaimana wajah penjaga sekolah ketika melihat hasil perbuatan kita.” ujar Siwon sambil terkekeh pelan.

”Bukankah sudah tugasmu untuk memikirkan alasannya, Siwon-shi?” tanya Kibum dengan nada manja. ”Andai mereka tahu kalau ternyata kau ini seorang sadistic, bagaimana ya?” goda Kibum.

Siwon tertawa pelan. ”Khekhe…dan bagaimana kalau mereka tahu kau itu seorang masochist, Bummie-chagiya.”

Kibum memajukan bibirnya terlihat imut di wajah Siwon. Dia memberikan kecupan singkat di bibir Kibum dan menarik juniornya dari hole Kibum dengan perlahan. Cairan putih miliknya keluar perlahan dari hole Kibum. Dengan tenaga yang tersisa, Siwon mengambil kemeja yang ada di lantai untuk menutup tubuh Kibum. Kibum sendiri masih berada di atas meja mencoba membuat dirinya dalam posisi duduk.

Siwon menelan ludahnya ketika memutar dirinya dan melihat apa yang dilakukan oleh namjachingunya itu. Kibum yang masih duduk di atas meja berhadapan dengan Siwon memasukkan empat jarinya ke dalam holenya dan kemudian menjilat cairan putih yang berada di tangannya. Tak perlu waktu lama bagi Siwon untuk merasakan sesuatu di tengah selangakannya mulai menegang. Dia menjatuhkan kemeja yang digenggamnya ke atas lantai. ”Eh, Wonnie?” Siwon pun segera menerkam Kibum dan memulai sekali lagi kegiatan mereka di dalam ruangan musik itu.

.

.

Esok paginya.

”Aigo, anak zaman sekarang itu sukanya yang aneh-aneh.” Seorang namja dengan wajahnya yang tergolong kecil menggeleng-geleng kepalanya melihat ruang musik yang penuh dengan cairan putih dan bau semen dan seks di mana-mana.

Sepasang lengan melingkar di leher sang namja dengan wajah kecil tersebut. ”Yunnie, kayak kau dulu tidak saja.” ujar pemilik lengan itu yang adalah seorang namja cantik dengan nada manja.

Tiba-tiba terlintas sebuah ide di dalam pikiran namja yang lebih tampan itu dan itu berkaitan dengan ruangan musik dan namja cantik yang memeluknya sekarang.

Sepertinya tidak perlu dijelaskan lebih lanjut tentang apa yang terjadi di dalam ruang musik itu bukan?

.

.

”Tuh kan benar, ruang musik itu ada setannya. Sekarang saja terdengar bunyi ’Ah…hah…’ dari dalam sana.” 2 yeojya yang sama dengan kemarin melewati ruangan musik itu sekali lagi dan mendengar bunyi-bunyi aneh dari dalamnya.

”Kau benar. Lebih baik kita cepat-cepat pergi dari sini yuk!”

”Oohhh…hah…” 2 yeojya itu makin mempercepat langkahnya ketika mendengar bunyi terakhir itu.

.

.

The End.

.

.

A/N :

Bagaimana? Apakah chingudeul semuanya puas? ^^ untuk pinokioELF apakah NC-nya Sibum sesuai dengan harapan? :3 saya sudah memasukkan ’mainan’ juga sesuai dengan keinginan chingu ^^

Neh lama-lama saya kayak jualan sex toys saja..hahaha -_-”

Review? ^^

3001ChangMInnie

Advertisements

10 responses to “Sadistic

  1. Ternyata bummie nya juga masocist-___- kirain itu si bummie diculik atau gimana, eeh malah happy happy aja dia -___-

    Umm~ chap2 yunjae? Mau hanchul~

  2. eL-ch4n…mian br sempet komen *bungkuk badan*lg sibuk ujian..
    Kayaknya nami dpt bc ff ini..ap ni ff pernh dipublish d ffn..??
    Yang psti critanya keren..Siwon yg sadis n Kibum yg masokis..cocok bngt..kren…!
    Nami bleh request ya..minta ff KangTuek ya..tp jngn GS..nami gak bgt suka GS..mian nami bnyak maunya..hehehe
    Ditunggu crita selanjutnya ya ..
    Semangat trs eL-ch4n..
    Salam Nami

  3. et dah… seneng baca yang begini (yadong dong?)
    aq pikir kibum tuh diculik, udah ada adegan dia nangis gitu, nyatane malah masochist…
    yg seme sadistic pula
    klop bgt dah!

  4. El, NC nya HOT bgtlah.

    Adh, 2 yeoja itu malah kabur denger ‘ah… Ahhh…’ Harusnya intip aja hahaha *ga bener.

Leave your trail behind

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s