Part I


Title: Time’s Up

Couple: Hanchul

Rating: Slightly T

Summary: 

Bukan mau Heechul untuk terjebak di negara yang tidak dia ketahui bahasanya, bukan mau dia juga untuk akhirnya terjebak dalam pertempuran dua generasi dari ‘Two Families’ hanya karena ternyata penyelamatnya adalah salah satu pemimpin dari dua keluarga tersebut.

 

.x.

Derap langkah kaki terdengar semakin keras. Sekelompok pria berpakaian serba hitam melihat ke kiri dan kanan, tampak sedang mencari sesuatu – atau seseorang.

”Cari ke arah sana, dia tidak mungkin pergi jauh!” Salah satu dari mereka berteriak sembari menunjuk ke jalanan terbuka.

Kerumunan itu pun menghilang, setidaknya itulah yang dilihat oleh Kim Heechul dari tempatnya berdiri (baca: di atas atap gedung yang dapat melihat keadaan di bawah). Pria berwajah cantik itu menghela nafas lega dan menyandarkan tubuhnya ke dinding. Punggung tangan kanannya bertumpu di dahinya, menghalangi sebagian cahaya mentari yang tertangkap oleh indera penglihatannya.

”Syukurlah aku kehilangan mereka,” bisiknya pelan.

”Kehilangan siapa?” Sebuah suara yang rendah terdengar dari arah belakang Heechul. Bulu romanya mendadak berdiri menyadari siapa pemilik suara tersebut. Punggungnya semakin bertumpu ke belakang dan dia baru kemudian merasakan ’Sejak kapan dinding terasa sedikit lebih lembut?’. Dengan enggan, Heechul menyingkirkan punggung tangannya. Matanya kemudian menangkap wajah yang selama seminggu ini selalu menghantuinya.

”WAA!” Tidak, kau salah mendengar, Heechul tidak berteriak seperti seorang wanita, terima kasih. Dia hanya terkejut melihat pria yang sedang dihindarinya berada di sana dan dia hanya terkejut, itu saja. Dia melompat ke depan, menghindari sosok tersebut. Lompatannya sedikit jauh membuat keseimbangannya hilang. Dan seperti film klise romansa lainnya, Hankyung –nama pria yang mengejutkannya tadi – menarik dirinya sebelum terjatuh membuat kedua tubuh mereka saling bertubrukan dan tak ada jarak yang memisahkan mereka. Seperti film klise lainnya lagi, Heechul mengaduh kesakitan dan dagunya terangkat membuat keduanya saling bertatapan.

Wajah Hankyung tersenyum, tetapi Heechul dapat melihat apa yang kita namakan amarah di balik ekspresinya. Gulp. Heechul menelan ludah dan berpikir apa yang akan kemungkinan terjadi pada dirinya. Dia sendiri sudah sadar bahwa seminggu ini kehidupannya sudah berubah 180 derajat dari sebelumnya.

”Kau mau ke mana tadi?” tanya Hankyung dengan lembut namun menekan.

Heechul tidak berani menjawab dan hanya menggelengkan kepalanya, tidak percaya dengan suara yang akan dikeluarkannya saat ini. ”Oh, jadi kau tidak bermaksud kabur dariku kan?” tanya Hankyung lagi.

”Tidak!” seru Heechul. ”Aku hanya – ”

Gyut. Tubuh Heechul ditarik semakin erat dalam pelukan (jika tangan Hankyung yang melingkar di pinggangnya dapat dikatakan sebagai pelukan), dagunya dipaksa terangkat untuk menatap Hankyung. ”Kalau kau mencoba melakukan ini sekali lagi, Heechul, aku akan membuatmu bahkan lupa dengan namamu sendiri jika aku harus.”

Hankyung menunduk perlahan dan memberi kecupan singkat di pipi Heechul kemudian menjilatnya. Dia lalu menarik tubuhnya dan melepaskan Heechul dari genggamannya. Pria cantik itu segera menghentakkan kaki karena kesal lalu berjalan menuju pintu untuk keluar dari atap tersebut. Tentu saja Hankyung dengan senang hati mengikutinya, tak lupa dengan senyuman lega yang terlewatkan oleh Heechul.

.x.

times up

Part I

22.08.2014

.x.

”Aku bisa jalan sendiri!” gerutu Heechul saat mendapati Hankyung memegang tangannya.

”Maaf, aku takut kau tersesat,” balas Hankyung. Heechul tahu bahwa Hankyung sedang menggodanya. Ya, dipikir-dipikir ini semua terjadi sekitar seminggu lalu. Tidak, kalian tidak perlu khawatir, Heechul tidak akan menceritakan kejadian dari awal sampai akhir hingga harus dimulai dengan kata 1 minggu yang lalu.

Singkat ceritanya saja, Heechul memenangkan 2 tiket ke Cina untuk liburan dan dia bermaksud menggunakannya dengan adiknya, Jessica, tetapi ternyata tepat sehari sebelum keberangkatan Jessica jatuh sakit. Sebenarnya Heechul sudah tidak mau pergi, tetapi Jessica memaksanya untuk pergi dan menceritakan petualangannya nanti setelah dia pulang. Heechul-pun akhirnya setuju. Sesaat setelah keluar dari airport yang penuh dengan bahasa asing itu, tas Heechul yang berisi passport, dompet, visa, dan segala isinya diambil orang. Dia mencoba mengejar orang tersebut, namun karena kegiatan fisik bukanlah kemampuannya, dia kehilangan orang tersebut dan tersesat di tempat yang hanya Tuhan dan orang sekitarnya yang tahu.

Di sanalah dia bertemu Hankyung, penyelamatnya – atau tidak, yang membawa Heechul ke mansion Hankyung untuk tinggal di sana sampai Heechul dapat membuat passport-nya kembali. Beruntung dia menyimpan beberapa lembar yuan di kantongnya sehingga dia dapat me-request pembuatan passport di kedutaan besar Korea yang ada di Cina. Heechul tidak akan menceritakan bagaimana prosesnya, namun ternyata Hankyung bukanlah apa yang terlihat.

”Selamat datang kembali tuan muda,” seru sekelompok pria berjubah hitam yang sebagian besar tadi mengejar Heechul. Mereka semua berdiri membentuk barisan di kiri dan kanan lalu membungkukkan badannya ke arah Heechul dan Hankyung. Tidak, mereka tidak sedang membungkuk untuk Heechul, melainkan kepada Hankyung, yang merupakan pimpinan mereka.

Siapa yang menduga kalau Hankyung yang terlihat baik hati, ramah, dan tenang sebenarnya adalah pemimpin keluarga Tan, salah satu keluarga dari dua keluarga mafia yang berada di Cina. Oh percayalah Heechul sendiri tidak ingat bagaimana dia mengetahuinya, namun hal itu terjadi begitu saja. Mulai dari Hankyung yang suka menghilang tengah malam atau tengah hari, dirinya yang dikekang tak boleh keluar sembarangan tanpa izin Hankyung dan bodyguard, sampai pada tubuh Hankyung yang terkadang penuh luka.

Brak.

Heechul memukul pintu kamarnya dengan keras sebelum Hankyung dapat mengikutinya masuk ke dalam. Tubuhnya bersandar pada daun pintu setelah menguncinya sehingga Hankyung hanya bisa menghela nafas atas kelakuan pria yang ditolongnya itu. ”Aku mau pulang!” seru Heechul.

”Xi Che,”

”Namaku Heechul!” sela Heechul.

”Kau tahu passport-mu sedang diproses dan setelah itu kau bisa pulang,” jelas Hankyung.

”Aku tahu kau melakukan sesuatu! Proses pembuatannya tidak akan selama ini.”

”Heechul, buka pintunya,” desis Hankyung.

”Tidak mau! Kalau kau berikan aku passport-ku, aku akan membukanya.”

Terdengar nafas panjang dari balik pintu sebelum perlahan kenop pintu diputar. Oh shit. Heechul lupa bahwa Hankyung mempunyai kunci cadangan kamarnya. Belum sempat Heechul berlari untuk bersembunyi, Hankyung sudah masuk ke kamar dan menghentikan langkah Heechul. ”Dengar,” mulai Hankyung dengan nada gelap. ”Jangan bersikap manja, ini tidak aman, kau tahu itu.”

”Iya, dan itu semua karena kau,” gerutu Heechul. ”Lagipula masa mereka menduga aku apa? Pacarmu? Memangnya kau gay?”

Heechul tahu bahwa dia sebenarnya sedang bermain dengan api. Dia tahu mengenai orientasi seksualnya, biseksual mungkin. Heechul tidak masalah yang mana asalkan dia tetap mendapatkan kenikmatan yang dia cari, tapi dia tidak tahu dengan Hankyung dan, to be honest, itu sedikit mengganggunya. Hankyung berlaku seperti orang paling straight sedunia namun detik berikutnya dia akan menggoda Heechul.

”Ini bukan masalah itu, mereka tidak tahu, mereka hanya peduli kau sekarang tinggal bersamaku dan berada dalam naunganku, jadi mereka menganggap seperti itu. Sejujurnya aku juga tidak terlalu peduli, tapi aku juga tidak bisa membiarkan kau begitu saja. Kalau terjadi sesuatu padamu, aku akan melanggar janjiku.”

”I’ll protect you, I promise.”

”Kau menyebalkan,” bisik Heechul. Perkataan Hankyung, seperti biasa, berhasil meluluhkannya pada tingkat tertentu. Hankyung terkekeh pelan dan menarik Heechul ke dalam pelukannya, tangannya menepuk punggung Heechul. ”Kau berhutang Gucci dan Prada.” Hankyung kembali tertawa pelan dan hanya mengangguk.

Dirinya sekarang mungkin sudah terlihat tenang dan jinak, tetapi Heechul sudah bertekad untuk melakukan segala cara agar dia bisa kembali ke negaranya. Bukannya dia tidak suka dengan pelayanan yang didapatkannya, tetapi dia cukup khawatir dengan keluarganya di Korea. Apakah mereka khawatir tak mendapat kabar darinya karena ponselnya juga hilang bersamaan dengan semua isi tasnya? Apakah mereka sedang mencarinya? Meskipun terlihat tidak peduli dan blak-blakan, Heechul sangat peduli terutama terhadap keluarganya.

.x.

”Zhou Mi,” panggil Hankyung dari posisi duduknya. Pria yang bernama Zhou Mi maju ke depan mejanya, memberi hormat. ”Pastikan pengawasan terhadap Xi – Heechul semakin ketat. Aku tidak mau ada kejadian seperti ini lain kali untuk ke depannya.”

”Baik, Juĕ Yé (My lord),” ucap Zhou Mi setelah menegakkan badannya kembali.

”Kau tak perlu memanggilku seperti itu, Zhou Mi, Hangeng saja cukup. Bagaimana dengan passport-nya?”

”Semua sudah terkendali, kami sudah menyuruh beberapa orang dari organisasi untuk menghalangi proses pembuatannya. Satu bulan lagi mungkin baru akan capai gilirannya.” Hankyung mengangguk mendengar informasi tersebut. ”Kalau boleh saya bertanya, memangnya kenapa anda bersikeras untuk menahannya?”

Kali ini Hankyung tersenyum, sebuah senyuman yang di satu sisi membuat orang merasa tenang, namun juga mendatangkan aura menyeramkan di baliknya. ”Memangnya kau akan membiarkan mainanmu lari begitu saja?”

”Ah,” Zhou Mi pun mengangguk tanda mengerti dan kemudian mengizinkan dirinya untuk keluar dari ruangan tersebut.

Saat dirinya tinggal seorang diri, Hankyung menggelengkan kepalanya. ”Kau tak akan bisa lari sekarang, Chullie. Aku akan memastikannya.”

.x.

Part I  End

.x.

AN:

Ini gak tahu mau lanjut gimana, cuma karena terpikir aja makanya diketik. Kkk. Habis kemarin lagi liat2 EHB sama Intimate Note terus kangen mereka x3 Ywdah deh, akhirnya jadi bkin ini FF.

Somehow emang ngerasa kayaknya agak OOC sih, tapi ywdahlah uwu /plak

Enjoy reading 😀

Advertisements

8 responses to “Part I

  1. KAK ELMAAAAAAAAAAAAAA
    APA APAAN INI. hah hati ini. tapi actionnya kurang bgt romancenya jg ah iya kan baru part pertama lol
    aku tunggu loh kelanjutannya. terserah sih kapan, mau bd atau sd dulu yg diupdate atau ini akumah terserah kakak aja atuh hahahaha
    luvbgt sih hanchul ku kesayangan♡

    • Wkwk. Maafkan daku
      Habis sedang mager ketik panjang2 xD trus pengen ngegoda (?) kamu jdinya ywdah ketik sepanjang yg ku bisa kkkk x3
      Bd klo bkin side story hanchul bleh nih kkk

  2. Teh… eonni… kog ga tau dilanjut gimana??
    Ya dilanjut terus sampe ending 😀
    Hueww… ini serba nanggung loh.. heechul ga tau ceritanya gimana, han gege gimana? Love. . Lovenya belum,, apalagi NC xD #ngarepbanget
    Pokoknya tetep ditunggu buat lanjutnya… yang broken doll, sa dll juga ditunggu…
    Hwaiting eonni :*

  3. kyaaaaaa….
    saya kangen mereka >///.<
    untuk kedepannya berharap Hangeng semakin menggoda Heechul, karena sejujurnya saya ga nemu kecocokan antara Heecul dan Romantis, pasangan ini tuh kayak Tom&Jerry, saling menggoda untuk akhirnya saling mengejar -_-

  4. Kyaaaaaaaaaaaaa!!!!!!!!!
    HanChul!!!!!!!!!!!
    My OTP!!!!
    Gila! Sujud sukur banget soalnya bisa baca ff yang main cast nya HanChul! Kejadian langka T^T

    Ini awalnya aku kira kayak ‘You’re My Loveprize in View Finder’ gitu loh Onnie. Soalnya ada aksi cari-carian orang, terus ketemu dengan ‘majikannya’. Dan kayaknya ada unsur-unsur yang agak sama, mafia. Walaupun memang banyak yang mengangkat cerita dengan tokoh mafia. Tapi tetap aja yang kebayang dipikiran itu View Finder :3
    Hehehee~

    Onnie, makasih banget udah bikin fanfict HanChul #kecupbasah
    Tapi, ada yg salah deh tulisannya O.o

    Yang part ini:
    ”Zhou Mi,” panggil Hankyung dari posisi duduknya. Pria yang bernama Siwon maju ke depan mejanya, memberi hormat.

    O.o

    Kenapa tiba-tiba ada nama Siwon disitu? O.o

  5. annyeonghaseyo
    saya pengunjung baru
    salam kenal dan mohon bantuannya
    saya baca ff ini pertama kali
    waaahhhh menarik
    walau masih banyak yg blm ngerti
    semoga selanjutnya saya paham terima kasih

Leave your trail behind

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s