always


Title: always
Rating: K+
Genre: Romance, angst, drama
Couple: Choi Dong Wook (Se7en) x Shim Changmin; Se7min
Summary: Ketika terdengar suara ’halo’ dari seberang sana, dia langsung mengucapkan apa yang sudah dilatihnya sedari tadi, ”Selamat atas pernikahanmu, Shi – Dong Wook-shi.”

.x.

a12bb48a641a6fef34e48df3242828c7

Dia menunggu dering yang terdengar dari seberang sana. Satu. Dua. Setiap dering yang terdengar menciutkan niatnya, namun untunglah pada dering keempat, terdengar suara ’Halo’. Tak ada sapaan ataupun basa-basi seperti ’Apa kabar?’ dan sejenisnya. Dia mengucapkan apa yang sudah dilatihnya sedari tadi, ”Selamat atas pernikahanmu, Shi – Dong Wook-shi.”

”Minku?” Minku – Changmin – dapat mendengar suara gesekan yang menandakan pria itu sedang pergi ke tempat yang lebih tenang, mungkin untuk menghindari istrinya mendengar percakapan ini. Ya Tuhan Changmin, demi apapun, Choi Dong Wook sudah menikah dan seharusnya kau tahu hal itu. ”Halo, Minku? Kau masih di sana?”

”Ya,” jawab Changmin sembari menahan nafasnya.

”Apa kabarmu?”

Changmin tak tahu harus menjawab apa. Baik? Tidak juga, begitu mendengar mengenai pernikahan antara Dong Wook dengan Hanbyul, hati Changmin seolah pecah berkeping-keping. Buruk? Iya, mungkin, tapi dia juga di satu sisi merasa sedikit bebas karena mungkin ini artinya dia harus melangkah maju dan melupakan apa yang di belakangnya. Jadi Changmin memutuskan untuk menjawab, ”Seperti biasa, Dong Wook-shi. Maaf aku baru bisa mengucapkan selamat padamu sekarang dan aku tak dapat menghadiri pernikahanmu.”

Bohong. Changmin bukannya tidak bisa, tetapi dia sendiri dengan sengaja mengatur jadwal sehingga pada hari pernikahan Dong Wook di Korea, dia berada pada negara lain.

Hening menjadi balasannya. Deru nafas yang selama ini menjadi lantunan melodi sebelum tidur bagi dirinya sekarang, entah kenapa, terdengar begitu nostalgic.

”Terima kasih, aku mengerti kau sibuk.” Changmin tahu bahwa Dong Wook juga bukanlah pembohong yang baik, tapi keduanya adalah seorang artis, pelakon dalam industri ini sehingga topeng yang mereka kenakan cukup bisa membohongi semua orang – semua orang kecuali diri mereka dan satu sama lain. ”Aku dengar kalian sedang sibuk dengan MV baru ya? Jangan sampai sakit.”

Changmin hanya mengangguk meskipun dia tahu bahwa Dong Wook tidak akan dapat melihatnya. Selama hampir setengah jam, tak ada yang berbicara. Changmin merasa persetan dengan biaya telepon yang nanti mungkin akan membengkak dan amarah dari Yunho karena dia tak berhemat untuk hal ini. Hanya malam ini saja, Changmin ingin menikmati kehadiran dari pria di seberang sana, pria yang sudah menjadi suami dari orang lain.

”Apakah kau ingat saat pertama kau memelukku?”

”Aku ingat, ketika itu hujan dan kau kedinginan. Lucu juga, saat aku memelukmu dengan postur tubuhku yang lebih pendek dari dirimu.”

”Kau tidak lupa makan bukan?”

”Tentu saja, kau tidak perlu khawatir. Kau juga harus makan. Tubuhmu makin kurus saja, kau harus periksa ke dokter.”

”Bagaimana aku dapat – ”

”Kau masih memiliki kesempatan untuk mendapatkan yang lebih baik, dan aku bukan orang itu.”

Beberapa percakapan yang mungkin terjadi, tapi tak ada yang terucapkan karena keduanya saling mengerti. Seperti ada ikatan batin yang tak terungkap. Perjalanan keduanya sudah berakhir sampai di sini. Changmin tahu hari ini akan tiba, hanya saja dia tak menduga bahwa hari ini akan menjadi sesuatu yang begitu berat (meskipun dia sudah mempersiapkan hatinya).

”Sudah malam, kau harus istirahat.” Dong Wook yang memecahkan kesunyian di antara mereka. Changmin mengerti bahwa Dong Wook tak bermaksud mengusirnya. Pria itu hanya berharap dapat memancing percakapan yang mungkin dapat terjadi di antara mereka. ”Aku tak mau kau sakit.”

”Ya, kau juga. Kasihan Hanbyul-noona kalau sampai dia harus merawatmu kalau kau sakit.”

Terdengar kekehan tawa yang begitu miris dari seberang sana. ”Minku,” panggil Dong Wook dengan lembut. ”Kau akan bahagia, ya?” Lidah Changmin ngilu. Mulutnya terbuka beberapa kali namun tak tahu harus kata apa yang keluar. ”Tak ada hal yang paling kuinginkan selain melihat kau bahagia, Minku. Aku hanya ingin kau tahu.”

Changmin berusaha untuk mengangguk. Tangannya yang tak menyentuh gagang telepon terkepal dengan erat sampai merah. Menggigit bibir bawahnya dengan kuat hingga sedikit darah keluar dari sana. ”Terima kasih untuk semuanya, Shichi.”

Seperti dapat melihat senyuman terukir di wajah Dong Wook, Changmin merasa sedikit lega, namun tak dapat dipungkiri bahwa kesedihan masih menguasai perasaannya. Sedikit amarah juga mungkin karena Dong Wook, mungkin juga karena kebodohannya, tapi satu kalimat dari Dong Wook membuat Changmin sadar bahwa apa yang mereka alami selama ini akan menjadi sebuah harta yang tak akan dapat digantikan. Bahkan ketika sekarang keduanya telah menapaki jalan yang berbeda.

”You will always be inside of me, Minku, always.”

.x.

The End

.x.

AN:

Sebenarnya mau bikin YunJae sih, tapi tadi saat mandi kepikirannya se7min, jadinya bikin ini :”)

Anyway, hope you’ll like it

Xoxo

eL

 

 

Advertisements

13 responses to “always

  1. 1st comment ya? aku serasa seperti stalker hahaha.
    btw
    WAH PENDEK BANGET YA KAK WAHHHHH.
    ini settingnya mereka as celebrity yah huhuhu aku jd agak nyesek ngebayanginnya.
    yah bikin mereka backstreet dong(?) kan hubungan sesama jenis itu masih tabu, makanya mereka menikah dengan ‘yang orang katakan normal’ lalu mereka ttp backstreet buat mencapai kebahagiaan. ((azek))
    sudahlah, intinya aku nunggu SD dan BD dan ff2 lainnya yah. kalo bisa sebelum selasa ini soalnya aku midterm. (ngelunjak)
    hahaha bye!

    xoxo

    • Hahaha tak apa. Aku senang kamu jdi stalkerku /eh
      IYAAA HABIS KEPIKIRNYA CMA GINI
      kan kasian changmin sementara si dong wook dah beristri :(( jdi simpanan dong
      Gak relaaa
      Wkwk gk bisaaa rabu kk juga ujian huhu. Trus ide interlude ilang T.T

  2. PENDEK BANGET!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
    kirain ada sambungannya atau gimana gitu
    duh persisi deh kaya nasib diriku yang nelpon Sungmin
    dan kasih selamat
    min percayalah aku mengerti perasaanmu
    uweeeeeeeeeeeee..#nangisgulingguling

  3. hallo eL..
    akhirnya kamu bikin MinKu ama Sichi lagi.
    untung yah ini hurt ny ga bgt2, cuma scene menyampaikan selamat nikah dan semoga kamu bahagia.
    Coba klo pas before wedding, duh Changmin merana lbh dr ini.
    ..
    btw, bagus kamu kepikirannya si Se7Min, bukan YunJae. Terima kasih lah ama kamar mandi (?)

    • Halo eon! Ah, kangen banget rasanya sama eon, gimana kabarnya? hhe
      Iyaa, sebenarnya pengen pake yunjae, tapi hati masih tidak tega sih </3
      kk, kenapa sama kamar mandi? xD

  4. hai kak eL…
    lama tak hijrah kesini. baru aja berasa kangen ama ff ka eL. trus buka profil dan nemu ini.
    hah… kenapa se7min bisa semanis ini? padahal ini scene bisa dibilang singkat banget lhoh…
    ” minku… ” pas se7en manggil gitu. aku bayanginnya. dia megang telepon dengan tatapan sendu gitu. suaranya rendah, berat tapi berusaha dilembut lembutin. ah… neomu choahae….

    • hi siska!
      hihi, aku juga udah lama nih gak sempat ke sini. Sedih juga rasanya. Lagi beranjak ke tempat lain aku /plak
      Karena mereka eamng couple terunyu dalam sejarahku (?) xD
      ….
      aku jadi sedih mikir dia kayak gitu.
      Sobs ;;

  5. . Huaaaah Se7Min aku kangeeeeennn merekaaaaaaaaaa.. Hueh kenapa Se7Min gak bersatu.. Dan kenapa ini cuma drabble #nangis guling2

    hueh Unnie ayo bikin ff Se7Min Lagi #maksa

    itu ff ‘Se7en’ kapan dilanjuuuttttt aku menungguuuu..
    Aku penasaran dengan kelanjutannya dan gak sabar ingin Liat Se7min bertemu.. #bbuingbbuingAegyo

Leave your trail behind

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s