Siwon’s Girlfriend


Annyeong lagi chingudeul ^^ gak..kali ini saya gak datang dengan ff NC, mau tobat bentar ._.v masih mau cari ilham jga buat ’Broken Doll’ dan mau mengerahkan semua keyadongan *?* saya di sana *eh* Nah chapter 2 ini ff req buat Shana Elfishy. Hope you’ll like it ^^

.

.

Title : Siwon’s Girlfriend

Rated : K+

Couple : Sibum (girl Kibum)

Warn: Genderswitch for uke! Don’t Like Don’t Read!!

Summary : Berita tentang Siwon si ketua OSIS mempunyai yeojyachingu sudah tersebar dan semua murid penasaran. Apakah dia Heechul sang cheerleader, Eunhyuk sang dancer, atau Sungmin sang koki?

.

.

Kim Kibum sedang duduk mengobrol bersama dengan teman-temannya. Lebih tepatnya, dia sedang menyantap makan siangnya dan mendengarkan pembicaraan dari ketiga temannya yang heboh itu. Sesekali Kibum menanggapi ketika ditanya, sisanya dia akan diam dan mengamati teman-temannya. Tiba-tiba saja, Ryeowook, yeojya paling aegyo dan jago masak di antara mereka bertanya kepada Kibum. ”Ne, Bummie. Menurutmu, siapa ya yeojyachingunya Siwon?”

Tlang.

Kibum segera meletakkan alat makannya ke atas piring menimbulkan bunyi yang cukup keras. ”Kenapa kau bertanya demikian?” tanya Kibum dengan nada datar.

”Aduh, masa kau tidak tahu sih? Kabar Siwon si ketua OSIS yang mempunyai yeojyachingu itu kan sudah tersebar sejak 1 minggu yang lalu!” Kim Jaejoong adalah yang tertua di antara mereka dan dia memiliki figur ibu untuk mereka. ”Jangan bilang kau yang tetangganya tidak tahu soal itu?”

Kibum berpikir sejenak sebelum menggeleng dan melanjutkan menyantap makan siangnya. ”Hahaha…Jae-eon ini, meski tetangga hubungan Bummie dan Siwon kan bagai api dan air.” Suara lumba-lumba milik Kim Junsu memenuhi suasana.

”Aish, bagaimana kalau kita menyelidikinya?” tawar Ryeowook. Mata Kibum membesar dan memolototi Ryewook, sayangnya yang diberikan tatapan tidak menyadarinya dan terus melanjutkan celotehannya. ”Kan kalau kita berhasil mengungkapnya pasti akan menjadi artikel yang heboh.”

”Boleh juga, itu pasti akan jadi artikel yang menarik! Ayo kita cari tahu!” seru Junsu nyaring membuat beberapa kepala menoleh ke arah mereka.

Kibum hanya menggelengkan kepalanya sambil menghela nafas. ”Kenapa, Bummie? Kau ikut juga kan?” tanya Jaejoong dengan nada dan muka memelas membuat Kibum hanya bisa mengangguk dengan malas. ”Yay! Kalau begini sudah diputuskan artikel minggu ini adalah The mysterious girlfriend of Choi Siwon.”

.

.

”Siwon’s Girflriend”

By eL-ch4n

27.02.2012

.

.

Kibum membuka pagar rumahnya yang tidak terkunci dengan malas. Mata cokelat melirik ke arah rumah di sampingnya dan mendapati jendela Siwon yang terbuka –tanda bahwa namja itu sudah pulang dari sekolah. Membicarakan sekolah, dia teringat dengan tindakan konyol dari para sahabatnya itu. Dia tertawa pelan ketika membuka pintu mendatangkan tanda tanya dari ibunya yang ada di dapur. ”Bummie, ada hal yang menarik?”

”Ani, gwenchana umma,” jawab Kibum dengan lembut. Kibum segera berlari menuju ke kamarnya yang ada di lantai dua. Rok seragam yang dipakainya ikut melambai dengan gerakannya menampilkan jenjang pahanya yang putih mulus.

Brag.

Pintu kamar Kibum dibanting oleh pemiliknya dan dengan segera juga ditutupnya. Tas yang dipegangnya dilempar ke atas ranjang dan Kibum kemudian mencari sesuatu di atas meja belajarnya –sebuah buku sketsa dan spidol hitam. Gorden kamarnya yang biru polos dibukanya sehingga dia langsung berhadapan dengan kamar Siwon yang jendelanya terbuka. Siwon sendiri tak kelihatan dalam pandangan sehingga Kibum harus sedikit bersabar menunggu dengan setia di kursinya.

Sebenarnya dia sudah lama tidak melakukan ini dengan Siwon, terakhir kali mereka menggunakan buku sketsa dan spidol adalah masa-masa SMP. Begitu masuk SMA, Siwon masuk ke dalam kawasan populer sementara Kibum lebih termasuk golongan yang nerd dan dikucilkan dari para murid. Kibum sendiri tidak ambil pusing selama dia masih mempunyai teman-temannya. Sayangnya tidak dengan Siwon, Kibum merasa Siwon selalu menghindarinya di sekolah dan karena itulah Kibum juga ikut cuek.

Mengenai yeojyachingu Siwon, Kibum sendiri tidak peduli namun karena paksaan teman-temannya, mau tak mau dia ikut serta. Sepanjang yang dia ingat, Siwon tak pernah membawa yeojya manapun ke rumahnya selain Kibum yang sesekali harus mampir berbagi makan malam.

Tak lama, Siwon keluar. Namja tampan itu memakai celana senam panjang hitam dan sebuah kaos putih polos membuat dirinya terlihat gagah. Sudah lama tak melihat Siwon dari jarak dekat, Kibum baru menyadari bahwa Siwon sudah semakin tampan. Garis-garis wajahnya terukir indah, lekuk tubuhnya membuat sebagian pria merasa iri, dan lesung pipi yang muncul ketika dia tersenyum membuatnya terlihat sedikit ramah dan imut.

Blush.

Kibum merasa pipinya memerah ketika melihat Siwon tersenyum lembut menampilkan lesung pipinya. Yeojya manis itu memalingkan wajahnya mencoba meredakan merah di pipinya. Ketika dia kembali melihat ke arah kamar namja itu, rautnya sedikit kecewa mendapati Siwon tak ada di seberang sana. Namun itu tak berapa lama, karena Siwon datang membawa buku sketsa yang bertuliskan:

Ada apa? ^^

Kibum segera menulis: ”Nothing. Hanya mendengar gosip ._.v

Siwon terkekeh melihat apa yang ditulis oleh yeojya itu. ”Gosip apa? XD

Yeojyachingumu?

Kibum melihat bagaimana kening Siwon merengut sesaat sebelum menuliskan sesuatu.

Penasaran? =P” Itulah yang dibaca Kibum di buku sketsa milik Siwon.

Kibum mengangkat kedua pundaknya. ”Just asking. -_-

Kalau begitu aku tak mau memberitahumu ^.~

Teman-temanku penasaran.

Siwon mengangkat kedua alisnya membaca tulisan itu. ”Temanmu? Bukan dirimu? 0_0

Kibum mengangguk. ”Kalau begitu aku tak mau memberitahumu 😛” Itulah jawaban terakhir yang diterima Kibum sebelum Siwon menutup gordennya dan menuju meja belajarnya.

Sumpah serapah keluar dari yeojya mungil itu. Buku sketsanya dilemparkan di atas ranjangnya begitu pula dengan tubuhnya. Rasanya begitu lelah. Tak lama dia pun tertidur menuju alam mimpi.

.

.

1st Suspect : Cheerleader Kim Heechul

Kim Heechul adalah seorang yeojya dengan rambut keriting berwarna hitam yang panjang dan merupakan identitas dari feminim. Badannya sangat proporsional semua lemak berada pada tempat yang sesuai. Gerakan tubuhnya juga lentur membuat dia cocok sebagai ketua dari klub cheerleader. Sifatnya ceria dan suka berbicara blak-blakan, tapi meskipun begitu banyak yang menyukainya karena dia tidak terlalu sombong. Yah, dia tetap suka membanggakan dirinya, tapi selalu diiringi tawa sehingga semua orang selalu menganggap itu sebagai candaan saja dan menerimanya.

Hari ini, Jaejoong, Ryeowok, dan Kibum sedang berada di gym untuk melihat para cheerleader yang sedang berlatih. Sementara Junsu sedang berada di ruang musik melatih piano untuk persiapan konsernya yang akan datang. Mereka bertiga sedang duduk di bangku penonton agar tidak terlihat mencurigakan.

”Eonnie, apa benar Siwon akan datang?” tanya Ryeowook sambil berbisik. Kibum yang berada di samping kiri Jaejoong – Jaejoong berada di tengah – hanya membaca buku tebal yang dipinjamnya dari perpustakaan sambil sesekali melirik ke arah lapangan.

”Menurut informasi yang kudapat, semenjak 1 minggu lalu, Siwon selalu datang ke sini setiap kegiatan OSIS dan berbincang-bincang dengan Heechul. Psst…itu dia.” Kibum yang sedari tadi diam akhirnya ikut memperhatikan ke arah pintu di mana Siwon sedang berjalan masuk dan disambut dengan pelukan hangat dari Heechul.

Entah kenapa ada sedikit rasa sakit di dadanya melihat hal itu, namun dia tak mengerti. Bukankah dia sudah sering melihat Siwon bermesraan dengan para yeojya di sekolahnya? ”Ayo coba kita dekati.” ujar Jaejoong sembari menarik Ryeowook dan Kibum, namun segera ditepis oleh Kibum.

”Mian, eonnie, aku harus pulang. Umma dari tadi sudah menanyakan aku di mana.” jawab Kibum dengan senyum yang dipaksakan.

Jaejoong merasa ada yang disembunyikan dongsaengnya itu tetapi dia memutuskan untuk dia dan mengikutinya saja. ”Arasso. Hati-hati  ya. Nanti kuberitahu hasilnya.” Kibum mengangguk. Tas selempangnya diletakkan di pundak kirinya dan segera berlari keluar melalui pintu gym yang satu lagi.

.

.

Malam pun tiba, Kibum yang baru keluar dari kamar mandi dan sedang mengeringkan rambutnya melihat ponselnya bergetar sesaat. ’Mungkin sms dari Jae-eonnie,’ pikirnya. Benar saja, begitu dia buka, dia mendapat pesan dari eonnienya itu.

To: Bummie

From : Jae-eonnie

Bummiee…ternyata bukan Heechul >w< siapa yg duga klo trnyta Heechul itu pacarnya Hankyung namja pindahan Cina itu. Dugaan meleset ;_;

Berikutnya Eunhyuk! Pkokny info ttg yeojyachingu Siwon hrus kt dapatkan sebelum malam prom!

Kibum hanya menggeleng melihat kegigihan dari eonnienya itu. Dia pun segera mengetik satu kata ’Ok’ saja dan segera meng-sendnya sebelum eonnienya itu menelepon dirinya. Mata Kibum tiba-tiba memfokuskan pada kata prom. Oh kenapa dia bisa lupa kalau Sabtu ini adalah malam prom! Lebih tepatnya malam Valentine yang tertunda. Ya, karena tugas mereka sudah semakin banyak akhirnya beberapa murid mengusulkan untuk melakukan pesta sebelum menghadapi ujian mereka.

Helaan nafas keluar dari mulut Kibum. Kibum yang hanya menggunakan celana pendek dan kaos rumah merasa sedikit kepanasan dan kemudian menyalakan pendingin.

Tug.

Dia mendengar ada sesuatu yang mengetuk jendela kamarnya. Lebih tepatnya seorang yang bernama Choi Siwon sedang melempar sesuatu ke jendela Kibum untuk menarik perhatian si yeojya. Kibum segera meraih buku sketsanya dan menulis sesuatu.

Ada apa?

Siwon tersenyum lebar dan segera membalasnya. ”Tadi kau ada di gym.

Kibum mengangguk. ”Ya, tapi umma memintaku pulang.

Ohh…:0

Belum tidur?” sambung Siwon.

Habis mandi. Bentar lagi, mungkin.” Ekspresi Kibum datar bertolak belakang dengan Siwon yang terus menyunggingkan sebuah senyum lebar.

Oh, oke. Night ^^ nice dream. Dream of me maybe? 😛

Kibum memutar bola matanya dan menulis. ”You wish.

Segera Kibum menutup gorden jendelanya dan melemparkan badannya ke atas kasur kemudian tak lama memejamkan matanya.

.

.

2nd Suspect : Dancer Lee Hyukjae/Eunhyuk

Kibum tak habis pikir kenapa dia mau-maunya ditarik oleh ketiga temannya itu ke ruangan di mana para dancer itu sedang mempersiapkan diri untuk acara Valentine yang akan datang. ”Aish, kalian tak usah menarikku, aku bisa jalan sendiri.” tegurnya kepada Junsu dan Jaejoong yang akhirnya dilepaskan oleh kedua yeojya itu.

Keempat sahabat itu duduk di pojok ruangan agar tak menganggu acara latihan para dancer. Lee Hyukjae adalah yeojya dengan rambut sedikit pirang yang berada di paling depan dan memberikan pengarahan. Walau tak seproporsional Heechul, Eunhyuk memiliki daya tariknya sendiri. Badannya begitu lentur di setiap gerakan-gerakan namun tegas sehingga tidak terlihat lemah gemulai.

”Kalau, Hyukkie alasannya apa?” tanya Junsu. Junsu dan Lee Hyukjae berteman akrab dulu saat mereka masih SMP, namun sekarang mereka sudah mulai sibuk dengan urusannya masing-masing sehingga jarang bertemu.

”Menurut informasi sih, setiap latihan selesai, Siwon akan datang menawarkan minum pada Hyukkie dan Hyukkie akan mengusir semua anggotanya mengatakan latihan sudah selesai. Dan setelah itu tak ada yang tahu apa yang mereka lakukan,” jelas Jaejoong.

”Lalu apa rencana kita?” tanya Ryeowook sementara Kibum sedang menatap malas ke arah para dancer yang masih menyesuaikan gerakan dengan tempo musik.

”Kita tunggu Siwon datang dan kemudian pas Hyukkie mengusir kita, kita letakkan ini.” Jaejoong mengeluarkan sejenis alat pendengar yang berbentuk seperti kancing yang biasanya dipakai di film-film.

Junsu menggeleng-geleng kepalanya melihat tingkah laku eonnienya itu. ”Ya ampun, eon, kau dapat dari mana alat ini?” tanya Ryeowook dengan polosnya.

Seringaian lebar menjadi jawaban dari Jaejoong. ”Kalau tidak punya alat-alat seperti ini, jangan panggil aku Kim Jaejoong.”

Kibum hanya bisa menggelengkan kepalanya bersamaan dengan Junsu kemudian menghela nafas. ”Wonnie!” teriakan dari Eunhyuk menyadarkan keempat yeojya itu terhadap tujuan awal mereka. Dari pintu terlihat seorang Choi Siwon yang memamerkan senyuman khasnya membuat beberapa yeojya di sana ’meleleh’ seketika.

”Kau sudah selesai?” tanya Siwon dengan lembut yang dijawab dengan anggukan antusias oleh lead dancer yeojya itu.

Mungkin ini hanya perasaan Kibum, tapi dia merasa sesaat tadi mata mereka saling bertemu dan ada sebuah seringaian tipis terpasang di wajah Siwon. ’Ah, itu hanya perasaanmu saja, Kibum.’

Sesuai dengan informasi Jaejoong, semua yang ada di dalam ruangan itu segera diusir secara halus oleh Eunhyuk termasuk keempat serangkai itu. Keempat serangkai itu segera menuju ke ruangan klub mereka. Jaejoong yang duduk di tengah segera menyalakan speaker itu.

”Kau ini makin kaku saja, Wonnie.” Suara yang pertama terdengar adalah suara Eunhyuk diiringi dengan erangan dari Siwon.

”Aduhh…duh…jangan nafsu begitu dong, Hyukkie! Kau ini kan yeojya!”

”Memang kenapa kalau aku yeojya? Kau mau kuselesaikan atau tidak?”

”Iya, iya, sudah kepalang basah begini, masa harus berhenti.”

Dan berikutnya yang terdengar adalah erangan dari Siwon yang membuat wajah keempat serangkai itu langsung bersemu merah.

Klik.

Jaejoong segera mematikan speaker tersebut dan perlu beberapa saat sebelum dia bisa menenangkan dirinya. ”Omo, apa –”

”Aku mau pulang,” sela Kibum sebelum Jaejoong sempat mengatakan apa-apa.

”Sudah mau pulang, Bummie? Kok cepat sekali?” tanya Ryeowook dengan nada khawatir.

Kibum melirik ketiga sahabatnya itu. ”Aku rasa kita tidak perlu berlama-lama lagi, sudah jelas kalau Hyukkie itu yeojyachingu-nya Siwon kan?” ujarnya dengan nada datar, namun terkesan sedikit sendu.

”Eh, aku ingat! Hyukkie itu kan pacarnya Donghae!” seru Junsu dengan semangat. Dia menepuk keningnya sendiri. ”Pabboya, kenapa aku bisa sampai lupa!”

”Donghae?” tanya Jaejoong penuh selidik.

”Iya, Lee Donghae, lead dancer dari ELF International High School lho. Si Donghae itu yang dapat julukan Fishy. Seingatku sih mereka sudah jadian hampir 2 bulan. Kalau tidak salah itu kan jadi berita yang heboh 2 bulan lalu. Kalian lupa?”

”Kalau begitu si Hyukkie selingkuh sama Siwon dong?” tanya Ryeowook yang mendatangkan keheningan dari mereka semua.

”Rasanya tidak mungkin kalau Hyukkie selingkuh sama  Siwon, tapi mungkin saja. Aduh, aku jadi bingung.” Junsu mengacak-acak rambut panjang sebahunya sehingga terlihat sedikit berantakan. ”Bagaimana kalau kita tanya langsung saja sama Hyukkie?” saran Junsu yang dijawab dengan anggukan semuanya kecuali Kibum. ”Bummie?” tanya Junsu pada sahabatnya yang terlihat berpikir itu.

Kibum menghela nafas. ”Arasso, tapi kalau ternyata dia benar adalah yeojyachingu Siwon, kita harus bagaimana?” Pertanyaan Kibum ada benarnya. Seandainya benar kalau yeojyachingu Siwon itu Eunhyuk bukankah berarti selama ini Eunhyuk berselingkuh dengan Siwon? Dan kalau seandainya bukan Eunhyuk, siapa itu yeojyachingu Siwon?

”Sudahlah, kita pikirkan ini dulu sekarang. Pikirkan tahap per tahap, oke?” Akhirnya Kibum hanya bisa mengangguk pasrah terhadap pertanyaan eonnienya itu. Dengan langkah mantap, kecuali Kibum, keempat serangkai itu berjalan menuju ke ruang dance. Junsu segera menggebrak pintu membuat orang yang ada di dalamnya tersentak kaget, namun yang bersama Eunhyuk sekarang bukan Siwon. Kalau begitu, namja itu adalah Lee Donghae – namjachingu Eunhyuk.

”Su? Ada apa?” tanya Eunhyuk, malu didapati dalam keadaan cukup intim dengan namjachingunya. Eunhyuk saat ini berada dalam pelukan Donghae. Kedua lengan kekar Donghae melingkar di perut dan memeluk Eunhyuk seperti sebuah boneka.

”Siwon mana?” tanya Junsu, cukup kaget dengan apa yang ditemukannya. Ketiga sahabat Kibum itu mengecek seluruh ruangan dan tidak mendapati siapapun kecuali sejoli yang ada di hadapan mereka.

”Siwon-shi?” Junsu mengangguk terhadap pertanyaan Donghae. ”Tadi dia baru saja keluar saat aku datang. Dia datang untuk hal ’itu’ ya, chagi?” tanya Donghae kepada yeojyachingunya yang mengangguk sembari bersemu merah. ”Dan bagaimana?”

”Dia sudah lebih jago dari sebelumnya, chagi, tapi badannya masih saja kaku, aku jadi kesel.” Eunhyuk memajukan bibirnya menunjukkan bahwa dia sedikit cemberut. Bagi Donghae, yeojyachingunya itu terlihat sangat imut dan menggemaskan. Dia segera mencubit pipi chubby milik kekasihnya dan segera menciumnya, mengabaikan 4 pasang mata yang melihatnya.

”Ka…kami pergi dulu,” ujar Jaejoong yang segera menarik ketiga dongsaengnya yang masih polos.

Setelah keluar dari ruangan dan menutup pintu, Jaejoong menghela nafas. ”Aigoo, kalau begitu berarti bukan Eunhyuk juga. Kalau begitu siapa ya?”

Entah kenapa Kibum merasa hatinya sedikit lebih ringan ketika melihat adegan mesra tadi. Itu artinya Eunhyuk tidak selingkuh dengan Siwon. Tapi, kenapa dia senang ya?

”Im Yoona?” saran Ryeowook yang langsung dibalas dengan gelengan dari Jaejoong.

”Nah, dia ditolak Siwon 2 minggu lalu. Lagipula sekarang dia sudah bersama dengan namjachingunya atlet basket itu, Ok Taecyeon ya kalau tidak salah?” jawab Jaejoong panjang lebar.

”Ah, Lee Sungmin!” seru Junsu senang.

”Lee Sungmin?” Jaejoong menaikkan alisnya meminta penjelasannya dari dongsaengnya itu.

”Iya, kan kalian tahu kalau Lee Sungmin, yeojya aegyo itu ketua klub memasak? Setiap kali masakannya sudah jadi, dia selalu memberikannya pada Siwon! Dan lagi ada juga yang bilang mereka terlihat sering jalan pulang bersama.”

Bug.

”Appo..sakit, kenapa aku dijitak?” tegur Junsu.

”Kalau tahu dia dekat dengan Siwon, seharusnya dia yang pertama diselediki tahu! Bagaimana ini, waktunya tinggal 2 hari lagi. Kibum, tak bisakah kau tanya sesuatu terhadap Wonnie-mu itu?”

Kibum menggeleng. ”Molla, aku sudah tidak dekat dengan dirinya. Dia saja tidak mau memberitahuku apa-apa.”

”Tanya sama ummanya saja, kalian cukup dekat kan?” tawar Jaejoong. Kibum menghela nafas. Kalau sudah menetapkan tekad, eonnienya yang satu ini tidak akan berhenti. Meski terlihat lemah, namun tekad eonnienya itu sekeras baja. Akhirnya Kibum hanya bisa mengangguk dengan lemah.

.

.

Langkah Kibum terlihat gontai. Sesungguhnya dia malas untuk pulang ke rumah mengingat kalau dia harus bertemu dengan umma Siwon hanya untuk menanyakan tentang yeojyachingu anaknya itu. Kesannya dia seperti seorang yeojya yang naksir sama anaknya dan ingin mencari tahu. Helaan nafas keluar dari dirinya ketika dia sedang berdebat di dalam otaknya.

Tiba-tiba saja langkahnya terhenti ketika melihat apa yang ada di depan matanya. DI hadapannya sekarang seorang yeojya dengan tubuh mungil, wajah aegyo, dan rambut hitam panjang sebahu sedang berpelukan dengan Siwon di depan rumah namja itu. Kakinya terasa membeku. Dia tak bisa bergerak, tak tahu harus melakukan apa. ’Ayo bergeraklah,’ tegurnya kepada kakinya yang masih terasa kaku itu. Mungkin kalau bukan karena panggilan dari ummanya, dia tidak akan berlari masuk ke dalam rumahnya mendatangkan tanda tanya dari ummanya dan perhatian dari kedua sejoli di depannya.

Kibum sekali lagi menghempaskan dirinya di atas kasurnya yang empuk. Kedua tangannya terlipat dan dia menumpukan matanya di atas tangannya seperti seorang anak yang sedang menangis dan tidak ingin ketahuan. Rasanya hati ini sakit sekali, jauh lebih sakit ketika melihat Heechul memeluk Siwon atau ketika mendengar Siwon dan Eunhyuk dari speaker. Dia tahu siapa yeojya itu.

Lee Sungmin.

Ya, ternyata tebakan Junsu benar, Lee Sungmin adalah yeojyachingu dari Choi Siwon. Kenapa rasanya hatinya sakit sekali?

Tok. Tok.

Suara ketukan di pintunya menyadarkan Kibum. Ummanya terlihat di depan pintu dengan wajah khawatir. ”Bummie, kau kenapa?” Dengan perlahan, Kibum mencoba untuk duduk di atas kasurnya dan tersenyum kepada ummanya. ”Gwenchana, umma.” jawab Kibum dengan datar.

”Kau yakin? Umma kaget kau baru pulang sekarang dan umma cukup khawatir ketika kau tiba-tiba lari seperti itu.”

”Ne, gwenchana umma. Aku hanya capek dan ingin cepat-cepat tidur.” elak Kibum. Dia tidak ingin membuat ummanya khawatir lebih dari ini.

”Arasso, kau sudah makan malam?” Kibum mengangguk. ”Sudah umma, tadi aku sudah makan sama yang lain saat jalan pulang.” Umma Kibum mengangguk dan mengelus rambut panjang Kibum dengan perlahan. ”Ne, kalau ada apa-apa, ceritakan sama umma ya?”

”Ne, gomawo umma.”

.

.

Keesokkan harinya Kibum merasa tidak bertenaga untuk pergi ke sekolah, namun karena tidak ingin membuat ummanya bertanya-tanya akhirnya dia memutuskan juga untuk pergi ke sekolah. Baru saja dia melangkahkan kakinya ke ruang kelasnya, Jaejoong sudah memeluknya dengan erat. ”Ne, ne, akhirnya kita sudah tahu siapa yeojyachingu Siwon!”

”Oh…chukkae,” jawab Kibum datar. Tentunya yang dimaksud itu pasti Lee Sungmin karena Kibum ingat sempat memberitahukan informasi tersebut kepada Jaejoong sebelum tidur.

”Kau terlihat tidak bersemangat, kenapa?” tanya Jaejoong sambil melepas pelukannya dan segera menarik Kibum ke tempat duduk dongsaengnya itu. Kibum meletakkan tasnya di atas meja sembari menghela nafas. ”Gwenchana, hanya kurang tidur.”

”Ohh…pasti karena kau juga senang karena mendapat artikel yang bagus untuk artikel kita.” Kibum hanya mengangguk pelan jika itu bisa membuat eonnienya itu diam sesaat dan membiarkan dirinya kalut dengan pikirannya sendiri. ”Ngomong-ngomong, kau akan pergi ke acara prom besok?” tanya Jaejoong menyita perhatian Kibum seutuhnya.

Sesaat Kibum terlihat berpikir keras namun kemudian dia menghela nafas dan menggelengkan kepalanya pelan. ”Ani, lagipula aku tidak tahu harus pergi sama siapa.” Jaejoong mengangkat alisnya tak percaya. ”Eonnie sendiri?” tanya Kibum cepat-cepat untuk mengalihkan pertanyaan Jaejoong.

”Err…itu.”

”Ah, aku tahu pasti sama Yunho-oppa kan,” goda Kibum yang sukses membuat muka Jaejoong bersemu merah.

”Siapa sama Yunho-oppa?” Sebuah suara khas milik Kim Junsu menyela pembicaraan mereka. ”Jaejoong-eonnie? Wah, chukkae, akhirnya!” seru Junsu yang sukses membuat muka Jaejoong semakin merah seperti tomat.

”Diam, kau sendiri sama Yoochun!”

Blush. Kali ini giliran yeojya muda dari saudara Kim itu yang memerah pipinya. ”Aish. Kau itu, eonnie! Darimana kau tahu? Ah, tak usah dijawab, pasti Yunho-oppa yang kasih tahu!”

”Kalau Wookie?” tanya Kibum kepada temannya yang daritadi tidak terdengar suaranya.

”Ah, dia sih sudah pasti sama Yesung. Begitu Yesung mengajaknya tadi, wajahnya langsung memerah dan dia terus melamun seperti itu daritadi. Lihat, sekarang saja matanya melihat entah ke mana.” Benar saja ketika Junsu melambaikan tangannya di depan Ryeowook, yeojya mungil itu masih juga tak sadar dari lamunannya. ”Nah, kau sendiri bagaimana?” tanya Junsu sambil berdecak pinggang.

”Sepertinya aku tidak pergi, capek rasanya dan acara seperti itu bukan untuk diriku,” jelas Kibum.

”Lho? Bu –”

Belum sempat Junsu menyelesaikan kalimatnya, bel kelas berbunyi. Jaejoong segera berlari menuju kelasnya karena dia berada satu tingkat di atas mereka. Dan akhirnya pelajaran hari itu pun dimulai.

.

.

Tok. Tok.

Kibum yang sedang mengerjakan tugas yang harus dikumpulkan hari Senin menghentikan kegiatannya ketika dia mendengar sesuatu mengetuk jendelanya. Hanya ada satu nama di benaknya saat itu. Choi Siwon. Dengan malas dia membuka gorden jendelanya dan menatap Choi Siwon yang sudah siap memegang buku sketsa dan spidol lengkap dengan senyuman lebar khas Siwon di wajahnya.

Helaan nafas keluar dari Kibum sebelum dia juga menggapai buku sketsa miliknya bersama dengan spidolnya. ”Ada apa?” tulisnya di buku sketsanya.

Ikut prom?

Kibum menggeleng. ”Malas -__-

😦

Kibum diam menunggu Siwon yang masih menulis sesuatu. ”Ayolah, pasti kau akan senang ^^

Mata Kibum memutar membaca tulisan di hadapannya. ”Ani, aku capek -_-

Please? 😦

”…”

Haha…is that mean yes?

Kibum mengangkat kedua bahunya. ”Maybe.”

Oh ayolah Kim Kibum.”

Aku mau tidur.” Dia tidak menunggu balasan dari Siwon dan segera menutup gordennya. Tiba-tiba saja dia kehilangan mood untuk melanjutkan pekerjaan rumahnya dan memutuskan untuk mendengar lagu dari ipodnya saja. Lagu yang diputarnya perlahan membawanya hanyut ke alam mimpi.

Grusak. Grusak.

Kibum membuka matanya dengan perlahan ketika mendengar suara berisik dari kamarnya. ”Dia sudah bangun.” Suara itu terdengar tidak asing di telinganya. Kalau tidak salah itu suara KIM JUNSU?! Dia segera membuka matanya lebar-lebar dan mendapati ketiga sahabatnya itu sudah berada di atas tempat tidurnya dengan seringaian di wajah mereka. Cahaya matahari menembus jendela membuat Kibum harus mengerjap beberapa kali untuk menyesuaikan pandangannya.

”Kalian sedang apa di kamarku?” tanya Kibum masih dengan nada mengantuk.

”Mempersiapkanmu.” Satu jawaban dari Jaejoong kemudian mendatangkan teriakan dari Kim Kibum.

Umma Kibum yang berada di dapur hanya bisa menggeleng-geleng kepala mendengar teriakan-teriakan dari kamar Kibum. ”Dasar anak-anak zaman sekarang.”

.

.

Jika dia menemukan ketiga sahabatnya, Kibum berjanji akan memotong tubuh mereka hingga beberapa bagian dan diberikan kepada anjing-anjing kelaparan sekitar rumahnya. Masih mencoba mengingat kembali bagaimana dirinya bisa berada di sini, di tengah-tengah para murid yang haus akan perhatian dan popularitas. Kibum tak bisa mengerti kenapa ada orang yang suka sekali berada dalam pesta seperti ini? Kalau bisa kabur, Kibum pasti akan memilih berada di kamarnya yang tenang dan membaca novel-novel terjemahan yang dia pinjam dari perpustakaan.

Oke, balik lagi ke pokok permasalahan. Jaejoong mengatakan kepada dirinya bahwa OSIS menetapkan setiap anggota dari klub harus datang dengan atau tanpa pasangan, yang berarti Kim Kibum yang tak memiliki pasangan harus datang ke acara pesta tersebut –seorang diri. Ya, karena ketiga sahabatnya itu sudah hilang begitu mereka menginjakkan kaki di pesta tersebut.

Sejujurnya dia merasa risih ketika semua mata memandangnya. Apakah gaun yang dipakainya saat ini slah? Dia memakai sebuah gaun dengan spaghetti line berbentuk mermaid line yang artinya gaunnya melebar di bagian akhir.  Gaun tersebut berwarna merah maroon sungguh kontras dengan kulitnya yang putih. Rambut hitam panjangnya diurai begitu saja sehingga menutupi bagian yang tidak tertutupi oleh gaunnya. Di bagian dadanya terdapat jalinan bunga-bunga putih sehingga sedikit tertutup. Sebenarnya tidak ada yang salah dengan penampilan Kibum malam itu. Malah sebaliknya, dia terlihat seperti seorang putri dalam dongeng terlebih lagi bibirnya tidak dipolesi lipstik karena sudah merah seperti buah apel –buah yang dibencinya. Julukan Snow White sepertinya cocok untuk dirinya, terutama kenyataan bahwa dia sangat membenci apel.

Dia merasa tersesat di antara sekumpulan orang itu. Akhirnya diapun memutuskan untuk duduk di pojok ruangan sembari meneguk jus jeruk yang diambilnya dari pelayan. Salah satu syarat agar pesta itu terlaksana, tidak boleh ada minuman keras yang disajikan. Entah sudah berapa kali Kibum menghela nafas di minggu itu. Dia mencoba melihat sekelilingnya dan sesuatu atau tepatnya 2 orang membuatnya terkejut.

Lee Sungmin terlihat sedang berbincang akrab dengan seorang namja yang diketahuinya sebagai Cho Kyuhyun, saudara sepupu Siwon yang baru masuk tahun ini. Lho? Bukankah Sungmin berpacaran dengan Siwon? Kenapa mereka tidak terlihat bersama? Belum sempat berpikir lebih lanjut, sebuah tangan sudah terjulur di depannya membuatnya harus mendongak melihat sang pemilik tangan. Betapa terkejutnya ketika mendapati Siwon yang sedang berada di hadapannya. Siwon yang memakai kemeja putih di dalam dibalut tuxedo hitam dengan dasi merah maroon seperti warna gaunnya terlihat memukau seperti pangeran berkuda putih.

May I have this dance?” Mulanya Kibum terlihat ragu, namun karena hampir dilihat oleh seluruh murid yang hadir di sana akhirnya dia menyanggupinya juga.

”Aku tidak bisa berdansa,” bisik Kibum pelan di telinga Siwon.

Siwon terkekeh pelan. ”Tenang saja, aku sudah belajar dari Hyukkie.”

Kedua alis Kibum terangkat. ”Hyukkie? Belajar?”

”Aku yakin kau dan ketiga temanmu salah paham ketika mendengar pembicaraan kami.” Kibum mengangguk malu dan mengalihkan pandangannya dari tatapan Siwon. ”Hyukkie hanya mengatakan bahwa ototku kaku dan kurang lentur untuk melakukan gerakan-gerakan dasar berdansa. Selama 1 minggu ini minta dia untuk mengajariku berdansa.” Haehyuk couple terlihat sedang berdansa tak jauh dari mereka. Keduanya terlihat begitu intim dengan kepala Eunhyuk bersandar di pundak Donghae.

”Heechul-eonnie?” tanya Kibum penuh selidik. Dia sudah menemukan keberaniannya untuk bertemu pandang dengan Siwon.

”Oh, dia hanya memintaku mengajarinya bahasa Mandarin supaya lebih mudah berkomunikasi dengan Hankyung-hyung sebagai gantinya dia memberitahu beberapa trik untuk melenturkan badanku.” Kibum melirik kepada Hanchul couple yang berada di sudut ruangan. Hankyung terlihat malu entah karena apa dan Heechul tertawa menggoda namjachingunya itu.

”Bagaimana dengan Sungmin-shi? Aku melihat kalian berpelukan di depan rumahmu. Kau tidak bisa membohongiku, Wonnie.” Kibum memajukan bibirnya terlihat cemberut. Sungguh terlihat menggemaskan.

”Oh itu, dia menitipi semua masakan yang dia berikan untuk Kyuhyun –sepupuku. Kau tahu kan kalau dia baru akan masuk tahun ini?” Kibum mengangguk. ”Nah, karena jarang bertemu akhirnya Sungmin menitipkannya padaku dan kemarin itu ketika dia memelukku.” Siwon terhenti sebentar begitu pula dengan dansa mereka. ”Itu karena dia senang mendengar kabar bahwa Kyuhyun diterima di sekolah ini dan juga karena akhirnya Kyuhyun menyatakan cintanya pada Sungmin, arasso?”

Kibum mengangguk, mengerti dengan semua kejadian-kejadian di sekitarnya. ”Lalu, kenapa kau menceritakan semua ini padaku, Wonnie?” tanya Kibum dengan nada yang agak sedikit manja.

Siwon meletakkan kedua tangannya di kedua pipi Kibum dan mencubitnya pelan, gemas dengan yeojya yang berada di hadapannya dan kemudian menggenggam tangannya dengan lembut. ”Masa kau tidak mengerti juga? Gosip tentang aku punya yeojyachingu itu sengaja kubuat agar aku bisa tahu tentang reaksimu dan well, aku cukup senang ketika kau terlihat memikirkannya.”

”Jangan bilang kau juga bekerja sama dengan Jaejoong-eonnie dan yang lainnya?” Siwon menyengir lebar. Segera saat itu juga, mata Kibum menyapu seluruh isi ruangan dan mendapati ketiga sahabatnya bersama dengan pasangan prom mereka menyengir dan memberikan peace kepada Kibum.

”Dasar. Mereka itu,” desis Kibum.

”Lagipula, kau sudah jadi yeojyachinguku kok sejak 1 minggu yang lalu.” Perkataan Siwon itu mendatangkan tanda tanya bagi Kibum. Pasalnya dia tidak ingin pernah dinyatakan cinta oleh Siwon 1 minggu lalu. ”Aku sudah minta ijin pada ummamu satu minggu lalu, jadi saat itu kita sudah resmi pacaran.”

Jawaban Siwon sukses membuat kedua pipi yeojya dingin seperti Kim Kibum memerah. Siulan-siulan nakal terdengar di sekitar mereka membuat kedua pasangan baru itu sukses memerah wajahnya karena malu. ”Cium! Cium!” teriakan dari Donghae memicu seisi ruangan untuk meneriakkan hal yang sama.

Siwon membawa Kibum dalam dekapannya. ”Well, kita tidak mau mengecewakan para penonton bukan?” Diapun mengecup bibir Kibum dengan halus dan penuh dengan perasaan.

Melihat pasangan yang menjadi perhatian itu, beberapa pasangan juga ikut bahagia.

Yesung mendekap erat yeojyachingunya itu. Haehyuk dan Hanchul couple juga tak mau kalah ikut berciuman. Yunjae couple hanya mengecup singkat dan Jaejoong kemudian bersandar pada pundak Yunho. Sepasang lengan melingkar di pinggang Junsu membuat yeojya imut itu menyandarkan dirinya dalam dada bidang sang kekasih yang kemudian mengecup keningnya dengan lembut.

.

.

”Well, akhirnya kita tahu bahwa yeojyachingu Choi Siwon itu adalah Kim Kibum, temannya sejak kecil. Alasan Siwon menjauhi Kibum ketika menginjak SMA adalah dia mulai melihat Kibum bukan sebagai teman, tetapi sesuatu yang lebih dan dia tidak ingin memaksakan perasaanya terhadap Kibum. Sebenarnya ada satu alasan lagi yang menurutku cukup konyol, namun masuk akal. Siwon ingin hanya dia yang bisa melihat kecantikan asli dari Kibum. Jika semua murid melihat mereka akrab maka akan banyak namja yang melihat daya tarik Kibum dan jika itu terjadi, Siwon tidak bisa mengontrol Kibum. Namun, kalau dia membiarkan Kibum sedikit dijauhi, dia bisa menjaga Kibum dan mengawasi siapa saja yang mendekatinya.

Oh, tapi pikiran Siwon tak sepenuhnya benar karena banyak juga namja yang menyadari daya tarik asli Kim Kibum. Namun sebagai ketua OSIS, dia berkuasa untuk mengatur dan let’s say, mengancam setiap mereka yang berani mendekati Kibum-nya.

Jadi, siapa yeojyachingu Choi Siwon? Maka aku akan menjawab dengan tegas bahwa yeojyachingu Choi Siwon adalah aku, Kim Kibum.”

.

.

The End

.

.

A/N:

Dan iya, saya emang ngambil sedikit dari mv ’You’ll belong with me’ nya Taylor Swift ._.v habis mv itu romantis dan so sweet banget >w<

Kalau boleh jujur, plot pertama saya itu sebenarnya Kibum dan Siwon sudah pacaran dan teman” Kibum maksa Kibum untuk nanya sama Siwon tanpa tahu bahwa Kibum itu yeojyachingu Siwon sendiri, namun karena saya stuck sama endingnya, akhrnya saya bikin seperti ini saja, semoga chingudeul semuany puas ._.v

.

.

Jadi ceritanya ff ini saya selesaikan dengan perut lapar dan mata tinggal 5 watt, soalny tanggung kalau diberhentikan *plak* 

Kalau ada yang kurang jelas silakan PM saya..hehe ^^

Akhir kata,

Review?

_Verzeihen

Advertisements

20 responses to “Siwon’s Girlfriend

  1. kenapa yah cast siwon pasti selalu jadi president sekolah kalo ga direktur muda /esmod? muka ga menipu ya ~_~

    eL bikin GS yg byk dong castnya Sibum ky gini ..
    cerita dipart awal sempet dibikin bingung jg sih ..apa eunhyuk ? ato heechul? karna kebetulan interaksi mereka berdua sama siwon cukup intens eh baru ngeh pas di part akhir hhhee
    eL agak weird juga klo temen2 kibum poke *Jae mianhe* tentang siwon GF
    ternyata Lucky Yeoja itu adalah Kibum *prok prok* tepuk tangan buat eL yang udah bikin aku ngira kalo Siwon GF itu sungmin ~_~ ㅠ..ㅠ..ㅠ. eLch4n

    • Karena memang wajahnya begitu sih XDD hihi

      Iya.kalau lagi dikejar ilham sih boleh..hehe
      Ne. yang eunhyuk paling mantep deh X3
      Hahaha..kenapa nangis? O.o
      kan harus seru2 gitu dong, sekali2 dibikin yang aneh XD
      #eh

  2. Aq dah yakin jawabannya pasti Kibum…tapi ternyata teteup yah…eL masih bisa kasih kejutan2 manis diakhir cerita…
    Segitu posesifnya Wonnie ke Bummie…manisnyaaaaaaaaa…suka banget…^_^
    Btw..castnya Jaejoong dimainkan dengan baik yah…gak nyangka aja si umma bisa berubah jadi detektip abal2 bgono…gimana reaksi si appa yah…wkwkwk…
    Suka eL…suka alurnya dan temanya juga gak maksa koq…(biarpun kata eL diambil dari MV-nya Taylor Swift) tapi pas aja sm endingnya…
    Ditunggu FF yg lainnya yah cinta..^^

    • Kejutan apa? O.o
      baguslah kalau chingu berhasil dikejutkan >w< #tebarconfetti #eh
      Gyaaa…*jerit2 ala fansgirl* hehe…appa makin cinta, tapi serem juga sih, kalau umma jadi mata2 / detektif, bsa2 musuhnya ketagihan semua (?)
      Wah gomawo XDDD
      Ne..makasih ya 🙂

  3. Ah, saya sudah pernah membaca ff ini sebelumnya , waktu itu saya memang sudah menebak kalo kibum orangnya . kan cast.a sibum bukan simin , sichul ato bahkan sihyuk . kekeke~

    ff nya mau diungsikan (?) ya ? 🙂

  4. hahaayyy aku benerrr ceritanya sedikit terinspirasi dr MVnya taylor swift yg you belong with me….
    tp aku gak nyangka respon kibum di akhir2nya waktu siwon blg yeojacingunya itu kibum, kibumnya cuma flat gak shock gmn gituuu kyk di ff lain, kalo ceweknya ditembak cowok.. wkwkwk
    eonnie bikin yg berbeda dr yg lain 🙂
    eonnn sibum shipper bukan???

    • iya XD
      karena entah kenapa pas ketik tiba2 lagi muter lagu you belong with me nya Taylor Swift dan voila jadilah ff ini…kk
      iya dong, biar beda sendiri. kibum harus cool, biar si siwon aja yang capek #plak

      So PASTI DONG XDD
      Eon sibum shipper X3 walau kadang juga baca kihae dan kihyun..kkk~ tapi ttp utamanya SIbum XDD

  5. I LOVE SIBUMMMM!!!
    nyaaaa~ siwon guenteeellll banget yack haha penuh ilham ya el-chan yang dibagian eunhyuk ama siwon hahaha *dijudo kibum*
    sosweet lah buat cerita ini huhuhuhu <3,<3

  6. lucu jg, author-ssi.. ^^
    jarang bc ff selain pairing db5k c, aplg yg bahasa ^^
    tp ff2 author-ssi bgus2, jdnya.. xD

    thank u for ur hard work *bow* ^^

  7. Salam kenal eonnie… Aku sering baca FF di sini tapi baru sempat comment sekarang, mianhae. Oh iya, aku mau pakai FF ini untuk tugas analisis cerpen. Full-credit, kok. Tapi aku butuh nama asli eonnie. Bolehkah? Gomapta, ne. 🙂

  8. annyeong ch!ngu.. Q reader baru..
    q suka scene2.a ringan v manis..^^
    nie part2.a? Aq gk nemu part1.a,, maklum d hp..he
    nice ff chingu

Leave your trail behind

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s